Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Antisipasi Bencana Hidrometeorologi, BPBD Surabaya Siapkan Ribuan Titik Evakuasi, Ini Lokasinya

Hildan Sepka • Kamis, 8 Februari 2024 | 12:50 WIB
Kepala BPBD Kota Surabaya Agus Hebi Djuniantoro.
Kepala BPBD Kota Surabaya Agus Hebi Djuniantoro.

SURABAYA - Pemkot Surabaya tengah bersiaga memasuki puncak musim hujan. Kondisi tersebut berpotensi terjadi bencana hidrometeorologi.

Saat ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Surabaya sudah siapkan langkah antisipasi.

Kepala BPBD Kota Surabaya Agus Hebi Djuniantoro mempersiapkan ribuan titik evakuasi. Kebijakan itu menghadapi potensi bencana hidrometeorologi yang terjadi.
Dia menunjuk sejumlah lokasi.

"Lokasinya di kantor pemerintah, balai RW, hingga sekolahan," ujar Agus Hebi Djuniantoro, Rabu (7/1).

BPBD sudah memetakan titik evakuasi tersebut. Pembuatan lokasi evakuasi itu untuk penanganan bencana yang berdampak besar.

Langkah tersebut sesuai arahan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). "Sudah, sudah kita laksanakan," ucapnya.

Hebi menyebutkan, puncak bencana hidrometeorologi basah di Jatim diprediksi terjadi pada Februari ini. Jenis bencana yang rawan adalah puting beliung karena potensi kerusakannya akan lebih tinggi.

"Seperti beberapa waktu lalu ada pohon tumbang karena angin kencang disertai hujan deras. Semoga tidak ada bencana. Tapi, ini harus dilakukan sebagai antisipasi," ungkap Hebi.

Pihaknya sudah mencatat 12 rumah yang rusak akibat angin kencang. BPBD menggandeng Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta Pertanahan (DPRKPP) dan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Surabaya.

Sinergi tersebut membantu penanganan rumah yang mengalami kerusakan. "Kita kerahkan sejumlah petugas untuk segera menyelesaikan persoalan ini," terangnya.

Sementara itu, Kabid Kedaruratan dan Logistik (Darlog) BPBD Kota Surabaya Buyung Hidayat menyatakan, ada lebih dari seribu titik evakuasi yang disiapkan BPBD. Lokasinya di gedung pemerintahan, balai RW, sekolah, dan sebagainya. Selain itu, pihaknya berencana menggandeng swasta.

"Kami juga sedang menjalin komunikasi dengan pihak swasta mengenai tempatnya untuk evakuasi sementara," tuturnya.

Buyung menyampaikan, pemetaan titik dilakukan di semua lokasi. Namun, ada beberapa wilayah yang menjadi atensi di lapangan. Yakni, area yang masuk Sesar Kendeng.

"Misalnya, di wilayah Wonokromo, Jalan HR Muhammad, hingga ke Lakarsantri yang berbatasan dengan Kabupaten Gresik. Kami berharap masyarakat bisa melihat potensi kerawanan itu lebih awal," paparnya. (hil/rek)

Editor : Jay Wijayanto
#bencana hidrometeorologi #pemkot surabaya #Agus Hebi Juniantoro #BPBD Kota Surabaya