SURABAYA - Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Surabaya mengamankan sembilan orang yang positif sabu saat menggelar razia gabungan di salah satu tempat hiburan malam di Jalan Kapasari dan hotel kawasan Jalan Embong Malang Surabaya, Sabtu (9/9) malam.
Razia tempat hiburan malam dan hotel itu melibatkan petugas gabungan Polrestabes Surabaya, Pomad, Pomal, dan Satpol PP Kota Surabaya.
Kepala Seksi Humas BNNK Surabaya Singgih Widi Pratomo mengungkapkan, razia di lokasi pertama menyasar tempat hiburan malam di kawasan Surabaya Timur. Sedangkan razia kedua menyasar sebuah hotel dan tempat terapi di Jalan Embong Malang.
Saat razia, petugas melakukan tes urine terhadap 47 orang. Terdiri dari 25 laki-laki dan 22 perempuan. Hasil tes urine menyebutkan jika dua orang dinyatakan positif metamfitamina dan amfetamin (sabu).
"Satu laki-laki bagian operator, dan satu perempuan LC (ladies companion)," ujar dr Singgih Widi Pratomo, Minggu (10/9). Selain itu, petugas menemukan seorang LC positif Benzoidazepin (BZO) dalam pengobatan epilepsi.
Razia kedua, petugas menyasar salah satu hotel di kawasan Jalan Embong, Malang. Petugas melakukan tes urine terhadap 10 orang. Dari hasil pemeriksaan tes urine tersebut, tujuh orang positif sabu.
Dua orang laki-laki yang positif merupakan pegawai hotel dan seorang pengunjung laki-laki. Empat orang lainnya adalah pengunjung perempuan. "Jadi, total sembilan orang positif methamphetamine dan amphetamine yang kita amankan dari dua titik lokasi razia," sebutnya.
Singgih menjelaskan, sembilan orang yang terjaring razia kini diamankan di kantor BNNK Surabaya dalam rangka pemeriksaan dan pendalaman. "Masih proses pemeriksaan. Kita ada waktu 3 x 24 jam dan jika dirasa kurang dapat ditambahkan 3 x 24 jam," tuturnya.
Menurut Singgih, BNNK Surabaya bersama petugas gabungan akan terus melakukan razia ke sejumlah tempat yang dianggap rawan penyalahgunaan narkoba. Pada bulan Agus lalu, petugas telah melakukan tiga kali razia tempat hiburan. Di antaranya ke diskotek di Jalan Raya Kenjeran serta dua tempat karaoke di kawasan Surabaya Barat. (rus/rek)
Editor : Jay Wijayanto