Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Perwujudan Integrasi Layanan Primer Kesehatan, Pemkot Surabaya Luncurkan Program R1N1

D
Penulis: Dimas Mahendra❯

 

SEHAT BERSAMA: Wali Kota Eri Cahyadi saat meresmikan program 1 RW 1 Nakes di Menur Pumpungan, Surabaya, Rabu (17/7). (SURYANTO/RADAR SURABAYA)
SEHAT BERSAMA: Wali Kota Eri Cahyadi saat meresmikan program 1 RW 1 Nakes di Menur Pumpungan, Surabaya, Rabu (17/7). (SURYANTO/RADAR SURABAYA)

RADAR SURABAYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bakal menyediakan layanan RW 1 Nakes 1 (R1N1).


Advertisement

Program itu merupakan bentuk komitmen pemkot dalam mewujudkan penerapan integrasi layanan primer (ILP) kesehatan di Kota Surabaya.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengungkapkan, layanan bertujuan untuk mendekatkan pelayanan medis pada warga Kota Surabaya.

Dia ingin ketika warga akan memeriksa kesehatan, tidak sampai antre di Puskesmas.

Advertisement

“Sehingga sebelum sakit (parah) itu ada pemeriksaan rutin di Balai RW. Nah, kalau seumpama lagi greges (meriang) sedikit gitu, warga harus sadar segera periksa ke nakes, kemudian nanti nakes menyampaikan ke dokternya, diberi obat, kemudian obatnya dikirim ke Balai RW,” kata Wali Kota Eri usai meresmikan layanan R1N1 di Balai RW 5, Kelurahan Menur Pumpungan, Kecamatan Sukolilo, Surabaya, Rabu (17/7).

Eri mengungkapkan, melalui program ini nantinya warga yang sakit bisa segera mendapatkan penanganan langsung di Balai RW.

Dalam program ini, pemkot menurut dia menggandeng Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kota Surabaya dan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kota Surabaya.

Advertisement

“Ini tidak bisa kita lakukan sendiri, tanpa ada IBI dan PPNI. Sehingga mereka juga menugaskan orang-orang ini (nakes),” ucapnya.

Nantinya, dinkes menurut dia juga akan menyediakan sejumlah peralatan medis di masing-masing RW.

Sebutlah seperti tempat tidur pemeriksaan, alat pemeriksaan gula darah, dan sebagainya.

“Jadi orang itu bisa periksa gula darah, kolesterol, sehingga ini itu mendahului, mencegah. Setiap ada nakes di sini, maka nanti di 2025 ada dokter penanggung jawabnya, dengan begitu penanganan kesehatannya akan lebih cepat,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinkes Kota Surabaya, Nanik Sukristina menambahkan, dalam program ini, pemkot menyediakan sejumlah layanan pemeriksaan kesehatan dasar.

Selain itu, ada juga konsultasi kesehatan dan skrining.

“Untuk jadwalnya nanti menyesuaikan masing-masing Balai RW. Kami agendakan Senin sampai Jumat, nah ini kami adakan di 1177 Balai RW se-Surabaya,” ujarnya. (dim/opi)

 

Advertisement

Artikel Terkait

Beban Kerja Terlalu Berat, Banyak Nakes Tertekan dan Kehilangan Empati

Beban Kerja Terlalu Berat, Banyak Nakes Tertekan dan Kehilangan Empati

Sorotan publik terhadap sikap tenaga kesehatan (nakes) yang dinilai kurang empati kembali menjadi perbincangan hangat dan memicu stigma negatif terhadap kualitas pelayanan kesehatan di Indonesia. Pakar komunikasi Andria

ASN Surabaya Ngantor di Balai RW Mulai Oktober, Tidak Perlu Rapat Bertele-tele

ASN Surabaya Ngantor di Balai RW Mulai Oktober, Tidak Perlu Rapat Bertele-tele

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menetapkan kebijakan baru. Seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan jajaran Pemkot Surabaya akan bertugas atau berpindah kantor ke Balai RW.

500 RW Terbaik Berebut Tiket 200 Besar Lomba Kampung Pancasila 2026 Pemkot Surabaya

500 RW Terbaik Berebut Tiket 200 Besar Lomba Kampung Pancasila 2026 Pemkot Surabaya

Sebanyak 500 RW dinyatakan lolos ke tahap berikutnya dalam Lomba Kampung Pancasila 2026. Capaian tersebut merupakan hasil penyaringan dari 1.002 RW yang mengikuti proses verifikasi lapangan tahap sebelumnya.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer