alexametrics
25 C
Surabaya
Wednesday, December 8, 2021
spot_img

Masuk Polda Jatim dan Polres Jajaran Wajib Pakai Aplikasi Peduli Lindungi

SURABAYA – Polda Jawa Timur memberlakukan scan QR code aplikasi Peduli Lindungi kepada seluruh tamu dan anggota yang masuk ke Mapolda Jatim mulai Selasa (28/9). Satu per satu tamu baik yang naik mobil maupun motor terlihat melakukan scan QR code yang dipasang di pintu masuk Mapolda Jatim.
Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta mengatakan, Polda Jatim dan seluruh jajaran di Polres telah melaksanakan proses aplikasi Peduli Lindungi di setiap satuan kerja di jajaran Polda Jatim.
“Dengan surat yang kami buat ke Kemenkes, maka setiap satuan di Polda Jatim sudah diberikan QR code. Kemudian orang yang mau masuk kantor polisi di Jatim maka wajib men-download aplikasi Peduli Lindungi kemudian men-scan QR code-nya,” terang Nico usai meninjau pelaksanaan scan QR barcode aplikasi Peduli Lindungi di pintu masuk Mapolda Jatim, Selasa (28/9).
Alumnus Akpol 1992 ini menjelaskan, dengan penggunaan scan QR code aplikasi Peduli Lindungi maka jumlah orang yang masuk ke markas polisi Jatim ini akan terdata. Selain itu juga akan teridentifikasi tiap tamu yang masuk apakah dalam kategori warna hitam, merah, kuning, atau hijau untuk status covid-19 nya. “Ini diadakan supaya protokol kesehatan (prokes) dilaksanakan di satuan wilayah Polda Jatim,” imbuhnya.
Jenderal bintang dua itu meminta masyarakat untuk men-download aplikasi Peduli Lindungi. Sebab selain di kantor polisi, lanjut Nico, aplikasi juga digunakan di mal, tempat wisata, perjalanan darat, laut, udara dan juga untuk memantau bagaimana seseorang melaksanakan vaksinasi atau tidak.
“Jadi tolong dipahami masyarakat,  download aplikasi Peduli Lindungi dan mari jaga prokes dimanapun kita berada,” tandasnya. (rus/jay)

SURABAYA – Polda Jawa Timur memberlakukan scan QR code aplikasi Peduli Lindungi kepada seluruh tamu dan anggota yang masuk ke Mapolda Jatim mulai Selasa (28/9). Satu per satu tamu baik yang naik mobil maupun motor terlihat melakukan scan QR code yang dipasang di pintu masuk Mapolda Jatim.
Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta mengatakan, Polda Jatim dan seluruh jajaran di Polres telah melaksanakan proses aplikasi Peduli Lindungi di setiap satuan kerja di jajaran Polda Jatim.
“Dengan surat yang kami buat ke Kemenkes, maka setiap satuan di Polda Jatim sudah diberikan QR code. Kemudian orang yang mau masuk kantor polisi di Jatim maka wajib men-download aplikasi Peduli Lindungi kemudian men-scan QR code-nya,” terang Nico usai meninjau pelaksanaan scan QR barcode aplikasi Peduli Lindungi di pintu masuk Mapolda Jatim, Selasa (28/9).
Alumnus Akpol 1992 ini menjelaskan, dengan penggunaan scan QR code aplikasi Peduli Lindungi maka jumlah orang yang masuk ke markas polisi Jatim ini akan terdata. Selain itu juga akan teridentifikasi tiap tamu yang masuk apakah dalam kategori warna hitam, merah, kuning, atau hijau untuk status covid-19 nya. “Ini diadakan supaya protokol kesehatan (prokes) dilaksanakan di satuan wilayah Polda Jatim,” imbuhnya.
Jenderal bintang dua itu meminta masyarakat untuk men-download aplikasi Peduli Lindungi. Sebab selain di kantor polisi, lanjut Nico, aplikasi juga digunakan di mal, tempat wisata, perjalanan darat, laut, udara dan juga untuk memantau bagaimana seseorang melaksanakan vaksinasi atau tidak.
“Jadi tolong dipahami masyarakat,  download aplikasi Peduli Lindungi dan mari jaga prokes dimanapun kita berada,” tandasnya. (rus/jay)


Most Read

Berita Terbaru