Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Otak Begal Motor di Surabaya Ternyata Pacar Tersangka

M
Penulis: M. Mahrus❯
DIRINGKUS: Tersangka Indra dan EWNC saat diinterogasi polisi di Mapolsek Sukomanunggal. Pasangan bakal motor ini ditangkap usai beraksi di Jalan Simo Gunung, Surabaya. (IST/RADAR SURABAYA)
DIRINGKUS: Tersangka Indra dan EWNC saat diinterogasi polisi di Mapolsek Sukomanunggal. Pasangan bakal motor ini ditangkap usai beraksi di Jalan Simo Gunung, Surabaya. (IST/RADAR SURABAYA)

Advertisement

RADAR SURABAYA - Tersangka pencurian dengan kekerasan IDS, 21, alias Indri warga Pakal Surabaya mengaku yang punya ide merampas motor korban MAP warga Sememi di Jalan Simo Gunung adalah pacarnya sendiri tersangka EWNC alias Erik.

"Dia yang punya ide (EWNC)," ucap tersangka Indri, Kamis (5/11).

 Indri mengaku awalnya berkenalan dengan korban MAP melalui aplikasi Omi. Dari perkenalan tersebut lalu terjadi komunikasi intens. Pada Sabtu, 26 September 2026 tersangka mengajak korban bertemu di warung kopi Jalan Banyu Urip.

"Main aplikasi Omi. Aku keluar sama korban mau minta beli makan buat makan sama teman-temanku," ungkapnya. 

Usai bertemu korban, tersangka Indri mengajak korban ke arah Dukuh Kupang untuk check in di salah satu penginapan. "Itu sebenarnya aku ngajak check in di daerah UWK," bebernya.

Advertisement

Namun saat itu tersangka IDS dan EWNC sudah bekerja sama dengan dua tersangka lainnya untuk merampas motor korban. Di Dukuh Kupang korban dan Indri dihampiri tersangka EWNC. Korban dituduh teman tersangka membawa lari istrinya. Kemudian dikejar hingga ditendang terjatuh di Jalan Simogunung. Diduga ketakutan korban kabur dan meninggalkan motor.

"Motor dijual tersangka R. Laku Rp 2, 5 juta. Dibayar cas Rp 1, 5 juta dan yang sejuta dalam bentuk sabu 1 gram," terang Kanit Reskrim Polsek Sukomanunggal Ipda Andrianto. 

Begal Motor di Surabaya Ditangkap

Diberitakan sebelumnya, empat komplotan begal ditangkap Polsek Sukomanunggal, Surabaya. Tersangka IDS, 21, alias Indri warga Jalan Pakal Barat, EWNC alias Erik, 26, warga Simo Gunung Kramat Timur, RAA alias Rafli, 23, warga Jalan Kembang Kuning dan FIA alias Fiqih, 26, warga Jalan Banyu Urip, Surabaya.

Kapolsek Sukomanunggal Kompol M Akhyar mengatakan, kasus perampasan bermula saat korban MAP kenal dengan tersangka perempuan IDS melalui aplikasi Omi. 

Korban dan IDS sempat berkomunikasi intens. Mereka kemudian janjian bertemu di warung kopi Jalan Banyu Urip Sabtu (26/9) malam. Setelah bertemu, pelaku meminta korban mengantarkanya ke kawasan Dukuh Kupang pada pukul 23.30.

Advertisement
Editor : Guntur Irianto
Sumber : radar surabaya

Artikel Terkait

Begal Motor di Genteng Kali Surabaya, Satu Korban Kena Luka Bacok

Begal Motor di Genteng Kali Surabaya, Satu Korban Kena Luka Bacok

Korban R, 17, warga Jalan Klimbungan, Peneleh, Surabaya, mengalami luka bacok di punggung. Korban dirujuk ke RSUD Dr Soewandi. Sementara teman perempuannya AA, 17, warga Sidotopo Lor, mengalami syok.

Empat Kawanan Begal di Surabaya, Gunakan Uang Hasil untuk Beli Sabu

Empat Kawanan Begal di Surabaya, Gunakan Uang Hasil untuk Beli Sabu

Empat kawanan begal modus umpan cewek yang ditangkap Polsek Sukomanunggal, Surabaya, menjual motor korbannya untuk digunakan membeli sabu.

Kontroversi Sayembara Tangkap Begal, Pakar Hukum Sebut Berpotensi Langgar HAM

Kontroversi Sayembara Tangkap Begal, Pakar Hukum Sebut Berpotensi Langgar HAM

Sayembara tangkap begal dinilai berpotensi melanggar HAM. Pakar hukum Unej mengingatkan kebijakan tersebut bisa memicu main hakim sendiri dan kekerasan.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer