Dari Statistika ke Kursi Direktur, Alumni UNAIR ini Dorong Pembangunan Berbasis Data

RADAR SURABAYA – Di balik setiap keputusan pembangunan, data memiliki peran penting dalam memberikan gambaran kondisi masyarakat dan menentukan arah kebijakan. Namun, data tidak cukup hanya dikumpulkan dan dianalisis. Dibutuhkan kemampuan untuk menerjemahkan hasil analisis menjadi informasi yang dapat dipahami dan dimanfaatkan sebagai dasar pengambilan keputusan. Peran inilah yang menjadi bagian dari kiprah Lussi Agustin, alumni S1 Statistika Fakultas Sains dan Teknologi (FST) Universitas Airlangga (UNAIR), dalam bidang konsultasi statistik dan pengembangan kebijakan berbasis bukti.
Lussi merupakan alumni Statistika FST UNAIR angkatan 2012–2016 yang kini dipercaya sebagai Direktur PT Cemerlang Statistika Indonesia (StatsMe). Perusahaan tersebut bergerak dalam bidang konsultasi, analisis data, serta pengembangan kebijakan berbasis bukti. Melalui perannya, Lussi terlibat dalam berbagai kegiatan yang membantu pemerintah daerah maupun organisasi memahami permasalahan, mengevaluasi kondisi, serta merumuskan arah kebijakan berdasarkan informasi yang terukur.
Perjalanan profesionalnya menunjukkan bahwa kompetensi statistika tidak hanya berkaitan dengan pengolahan angka, tetapi juga memiliki peran strategis dalam menjembatani data dengan kebutuhan pembangunan dan tata kelola pemerintahan.
Dari Data Menuju Kebijakan Publik
Sebagai Direktur StatsMe, Lussi terlibat dalam berbagai proyek yang memanfaatkan analisis statistik untuk mendukung pengambilan keputusan. Kiprahnya menunjukkan bahwa pekerjaan seorang statistisi tidak berhenti pada pengumpulan dan pengolahan data, tetapi juga mencakup kemampuan menerjemahkan hasil analisis menjadi informasi yang relevan bagi para pemangku kepentingan.
Salah satu bentuk kontribusinya adalah keterlibatan dalam penyusunan indikator dan instrumen pengukuran untuk melihat capaian pembangunan serta kualitas tata kelola pemerintahan. Melalui pendekatan tersebut, data digunakan untuk memberikan gambaran yang lebih terukur mengenai kondisi dan kebutuhan suatu wilayah.
Mengukur Tata Kelola Pemerintahan lewat Data
Salah satu proyek yang melibatkan Lussi adalah penyusunan Indeks Good Governance, sebuah instrumen yang menggunakan sejumlah indikator terukur untuk memberikan gambaran mengenai kualitas tata kelola pemerintahan.
Selain itu, Lussi juga terlibat dalam berbagai analisis statistik daerah yang mencakup data sosial, ekonomi, dan pembangunan. Melalui proses analisis, data tersebut diolah menjadi informasi yang dapat memberikan pemahaman lebih komprehensif mengenai kondisi suatu daerah.
Hasil analisis tersebut dapat dimanfaatkan sebagai salah satu bahan pertimbangan bagi pemerintah daerah dalam menyusun program, menentukan prioritas pembangunan, serta mengevaluasi kebijakan dan pelayanan publik yang telah dilaksanakan.
Statistika Lebih dari Sekadar Angka
Perkembangan kebutuhan terhadap data turut menghadirkan tuntutan baru bagi para profesional di bidang statistika. Selain menguasai metode analisis, seorang statistisi juga perlu memiliki kemampuan untuk menyampaikan hasil pengolahan data secara efektif kepada pengguna informasi.
Dalam pekerjaannya, Lussi berupaya menjembatani hasil analisis statistik dengan kebutuhan pihak yang memanfaatkan data. Informasi yang dihasilkan perlu disampaikan secara jelas agar dapat dipahami, termasuk oleh pemangku kepentingan yang tidak memiliki latar belakang keilmuan statistika.



