25 C
Surabaya
Monday, May 29, 2023

Minta Maaf Ditolak, Bacok Tetangga Kos di Siwalankerto

SURABAYA – Heri Suhermanto, 43, harus dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara Surabaya sejak Sabtu (25/3) malam. Warga Tarokan, Kediri, itu menjadi korban pembacokan. Terduga pelaku Alan Prakoso alias Gundul, tetangga kos di Jalan Siwalankerto 67, Surabaya.

Aksi pembacokan bermula saat Gundul mendatangi Herman di warung kopi Jalan Siwalankerto 67, Sabtu (25/3) sekitar pukul 21.44. Gundul hendak meminta maaf kepada Suherman atas perselisihan sebulan lalu seusai pesta minuman keras.

Namun, diduga menyinggung perasaan, Heri memukul dahi Gundul menggunakan HP. Keduanya terlibat percekcokan kembali. Gundul lalu pulang ke kamar kos mengambil senjata tajam. Lalu kembali ke warung dan menyabetkan sajam itu ke badan korban.

Baca Juga :  Pembukaan Galeri Radar Surabaya dengan Diskusi Cagar Budaya

“Korban mengalami luka open fraktur lutut kanan dan luka robek di lutut kiri,” ujar Kabid Darlog BPBD Kota Surabaya Buyung Hidayat, Minggu (26/3).

Seusai membacok korban, si Gundul kabur ke kosnya. Kemudian melarikan diri menggunakan motor. Sementara korban setelah mendapatkan penanganan awal tim medis lalu dirujuk ke RS Bhayangkara.

Kapolsek Wonocolo Kompol Bayu Halim Nugroho mengungkapkan, pelaku nekat membacok korban diduga ada perselisihan. “Kurang lebih seperti itu (masalah satu bulan lalu saat mabuk). Mereka sempat nongkrong, ada perselisihan di situ,” ungkapnya.

Ia menyebut korban masih menjalani perawatan di rumah sakit. Namun, masih bisa dimintai keterangan. “Sebenarnya yang bacok ini orangnya enggak aneh-aneh. Mungkin karena ada narasi yang kurang pas. Sehingga, pelaku emosi,” jelasnya.

Baca Juga :  Titipkan Motor CBR ke Kos Cewek, Raib Diembat Maling

Mantan Kasat Lantas Polres Lumajang menerangkan, dari lokasi kejadian polisi mengamankan barang bukti sajam dan HP korban. Pelaku masih dalam proses pengejaran. “Kami sudah tahu tempat tinggalnya dan segala macam. Ya, sedang pemantauan,” tandasnya. (rus/rek)

SURABAYA – Heri Suhermanto, 43, harus dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara Surabaya sejak Sabtu (25/3) malam. Warga Tarokan, Kediri, itu menjadi korban pembacokan. Terduga pelaku Alan Prakoso alias Gundul, tetangga kos di Jalan Siwalankerto 67, Surabaya.

Aksi pembacokan bermula saat Gundul mendatangi Herman di warung kopi Jalan Siwalankerto 67, Sabtu (25/3) sekitar pukul 21.44. Gundul hendak meminta maaf kepada Suherman atas perselisihan sebulan lalu seusai pesta minuman keras.

Namun, diduga menyinggung perasaan, Heri memukul dahi Gundul menggunakan HP. Keduanya terlibat percekcokan kembali. Gundul lalu pulang ke kamar kos mengambil senjata tajam. Lalu kembali ke warung dan menyabetkan sajam itu ke badan korban.

Baca Juga :  Razia Pomal, Prajurit TNI Dilarang ke Tempat Hiburan Malam

“Korban mengalami luka open fraktur lutut kanan dan luka robek di lutut kiri,” ujar Kabid Darlog BPBD Kota Surabaya Buyung Hidayat, Minggu (26/3).

Seusai membacok korban, si Gundul kabur ke kosnya. Kemudian melarikan diri menggunakan motor. Sementara korban setelah mendapatkan penanganan awal tim medis lalu dirujuk ke RS Bhayangkara.

Kapolsek Wonocolo Kompol Bayu Halim Nugroho mengungkapkan, pelaku nekat membacok korban diduga ada perselisihan. “Kurang lebih seperti itu (masalah satu bulan lalu saat mabuk). Mereka sempat nongkrong, ada perselisihan di situ,” ungkapnya.

Ia menyebut korban masih menjalani perawatan di rumah sakit. Namun, masih bisa dimintai keterangan. “Sebenarnya yang bacok ini orangnya enggak aneh-aneh. Mungkin karena ada narasi yang kurang pas. Sehingga, pelaku emosi,” jelasnya.

Baca Juga :  Bandit Motor Ditangkap saat Ganti Plat Nomor di Ploso Timur

Mantan Kasat Lantas Polres Lumajang menerangkan, dari lokasi kejadian polisi mengamankan barang bukti sajam dan HP korban. Pelaku masih dalam proses pengejaran. “Kami sudah tahu tempat tinggalnya dan segala macam. Ya, sedang pemantauan,” tandasnya. (rus/rek)

Most Read

Berita Terbaru