26 C
Surabaya
Tuesday, January 31, 2023

Ditanya soal Penggeledahan Rumah Istri, Kusnadi: Nggak Tahu, Tanya KPK Saja

SURABAYA – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Timur Kusnadi tidak memberikan komentar banyak terkait penggeledahan yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di rumah istrinya, Fujika Senna Oktavia di Desa Puter, Kecamatan Kembangbahu, Lamongan. Bahkan, ia mengaku tidak tahu adanya pemanggilan dari KPK untuk pemeriksaan saksi terkait kasus suap alokasi dana hibah tersebut.

“Saya belum tahu ya, yang pasti KPK lah yang tahu,” ujar Kusnadi kepada wartawan saat ditanya usai acara dengan Kapolda Jatim di Hotel Wyndham terkait jumlah orang yang sudah dipanggil KPK sebagai saksi, Selasa (24/1).

Bahkan saat ditanya terkait penggeledahan oleh KPK di rumah istrinya di Lamongan, Kusnadi hanya tersenyum dan mengatakan belum mengetahuinya. “Ya tanya KPK lah, saya juga nggak tahu,” katanya.

Baca Juga :  Kantornya Diobok-obok, KHOFIFAH: KPK Hanya Bawa Flashdisk dari Ruang Sekda

Saat ditanya terkait adanya konfirmasi maupun obrolan dengan KPK? Kusnadi mengaku tidak ada. “Ya gak boleh lah saya ngobrol dengan KPK, malah jadi masalah nanti,” terangnya.

Setelah melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) dan menetapkan empat tersangka yang salah satunya Wakil Ketua DPRD Jawa Timur Sahat Tua Simanjuntak sebagai tersangka terkait suap pengelolaan dana hibah pada Desember 2022 lalu, KPK kembali melakukan penggeledahan ke rumah sejumlah pejabat di Jawa Timur.

Juru Bicara KPK Ali Fikri melalui keterangan resmi tertulisnya, Kamis (19/1) menyebutkan pada Selasa (17/1) dan Rabu (18/1), Tim Penyidik KPK telah selesai melakukan penggeledahan pada 3 lokasi berbeda di wilayah Jawa Timur. Pertama, Rumah kediaman dan kantor swasta milik Ketua DPRD Jatim. “Kedua, rumah kediaman Wakil Ketua DPRD Jatim dan ketiga adalah rumah kediaman Pj Sekdaprov Jatim,” ujarnya.

Baca Juga :  Polisi Temukan Jerigen Bensin dan Korek Api di TKP

Dari penggeledahan tersebut diamankan bukti antara lain berbagai dokumen dan bukti elektronik yang memiliki keterkaitan dengan penganggaran dana hibah. “Analisis dan penyitaan terhadap bukti-bukti tersebut segera dilakukan yang nantinya segera dikonfirmasi kembali pada para pihak yang dipanggil sebagai saksi,” katanya.

Sementara itu Jumat (20/1), KPK menggeledah rumah istri kedua Ketua DPRD Jawa Timur Kusnadi, Fujika Senna Oktavia, yang berada di Desa Puter, Kecamatan Kembangbahu, Kabupaten Lamongan. Diketahui Fujika Senna  juga menjabat sebagai Bendahara DPC PDIP Kabupaten Lamongan. (mus/jay)

SURABAYA – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Timur Kusnadi tidak memberikan komentar banyak terkait penggeledahan yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di rumah istrinya, Fujika Senna Oktavia di Desa Puter, Kecamatan Kembangbahu, Lamongan. Bahkan, ia mengaku tidak tahu adanya pemanggilan dari KPK untuk pemeriksaan saksi terkait kasus suap alokasi dana hibah tersebut.

“Saya belum tahu ya, yang pasti KPK lah yang tahu,” ujar Kusnadi kepada wartawan saat ditanya usai acara dengan Kapolda Jatim di Hotel Wyndham terkait jumlah orang yang sudah dipanggil KPK sebagai saksi, Selasa (24/1).

Bahkan saat ditanya terkait penggeledahan oleh KPK di rumah istrinya di Lamongan, Kusnadi hanya tersenyum dan mengatakan belum mengetahuinya. “Ya tanya KPK lah, saya juga nggak tahu,” katanya.

Baca Juga :  KPK Tangkap Bupati Penajam Paser Utara di Saat Nge-Mal di Jakarta

Saat ditanya terkait adanya konfirmasi maupun obrolan dengan KPK? Kusnadi mengaku tidak ada. “Ya gak boleh lah saya ngobrol dengan KPK, malah jadi masalah nanti,” terangnya.

Setelah melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) dan menetapkan empat tersangka yang salah satunya Wakil Ketua DPRD Jawa Timur Sahat Tua Simanjuntak sebagai tersangka terkait suap pengelolaan dana hibah pada Desember 2022 lalu, KPK kembali melakukan penggeledahan ke rumah sejumlah pejabat di Jawa Timur.

Juru Bicara KPK Ali Fikri melalui keterangan resmi tertulisnya, Kamis (19/1) menyebutkan pada Selasa (17/1) dan Rabu (18/1), Tim Penyidik KPK telah selesai melakukan penggeledahan pada 3 lokasi berbeda di wilayah Jawa Timur. Pertama, Rumah kediaman dan kantor swasta milik Ketua DPRD Jatim. “Kedua, rumah kediaman Wakil Ketua DPRD Jatim dan ketiga adalah rumah kediaman Pj Sekdaprov Jatim,” ujarnya.

Baca Juga :  KPK Tangkap Wali Kota Bekasi Terkait PBJ dan Lelang Jabatan

Dari penggeledahan tersebut diamankan bukti antara lain berbagai dokumen dan bukti elektronik yang memiliki keterkaitan dengan penganggaran dana hibah. “Analisis dan penyitaan terhadap bukti-bukti tersebut segera dilakukan yang nantinya segera dikonfirmasi kembali pada para pihak yang dipanggil sebagai saksi,” katanya.

Sementara itu Jumat (20/1), KPK menggeledah rumah istri kedua Ketua DPRD Jawa Timur Kusnadi, Fujika Senna Oktavia, yang berada di Desa Puter, Kecamatan Kembangbahu, Kabupaten Lamongan. Diketahui Fujika Senna  juga menjabat sebagai Bendahara DPC PDIP Kabupaten Lamongan. (mus/jay)

Most Read

Berita Terbaru