25 C
Surabaya
Thursday, December 8, 2022

Polisi Gagalkan Peredaran Pil LL Sasar Anak di Kedondong Kidul

SURABAYA – Patroli yang dilakukan Polsek Tegalsari terbilang efektif. Anggota Polsek Tegalsari berhasil menggagalkan peredaran pil LL yang menyasar anak di bawah umur. Polisi menangkap tersangka Terry Ivandi, 37, warga Jalan Kedondong Kidul, Surabaya di rumahnya. Polisi menyita delapan botol berisi pil LL.

Delapan botol berisi 7.447 butir pil penenang. Polisi juga menyita uang diduga hasil penjualan pil senilai Rp 682 ribu, handphone (HP) serta satu bendel plastik. Satu poket berisi 10 butir pil.

“Ia menjual pil ke anak-anak dengan harga Rp 25 ribu per poketnya,” kata Kapolsek Tegalsari Kompol Imam Mustolih, Kamis (24/11).

Penangkapan tersangka Terry berawal saat anggota Polsek Tegalsari melakukan tugas pengamanan di sekitar Jalan Tunjungan, Surabaya. Saat itu ada dua anak di bawah umur mengendarai sepeda motor dengan gelagat mencurigakan.

Keduanya dihentikan agar tidak membahayakan orang lain. “Saat ditanya mereka usai mengonsumsi pil LL. Kami bawa ke polsek untuk pengembangan,” kata Imam.

Mereka diminta keterangan dan mengaku pil LL tersebut dibeli dari Terry. Polisi menyelidiki dan menemukan rumah tersangka hingga akhirnya digerebek. Delapan botol pil LL tersebut disimpan di lemari dalam kamarnya. “Pengakuannya, dapat dari temannya bernama Bendol. Ini masih kami kejar,” terang Imam. (gun)

SURABAYA – Patroli yang dilakukan Polsek Tegalsari terbilang efektif. Anggota Polsek Tegalsari berhasil menggagalkan peredaran pil LL yang menyasar anak di bawah umur. Polisi menangkap tersangka Terry Ivandi, 37, warga Jalan Kedondong Kidul, Surabaya di rumahnya. Polisi menyita delapan botol berisi pil LL.

Delapan botol berisi 7.447 butir pil penenang. Polisi juga menyita uang diduga hasil penjualan pil senilai Rp 682 ribu, handphone (HP) serta satu bendel plastik. Satu poket berisi 10 butir pil.

“Ia menjual pil ke anak-anak dengan harga Rp 25 ribu per poketnya,” kata Kapolsek Tegalsari Kompol Imam Mustolih, Kamis (24/11).

Penangkapan tersangka Terry berawal saat anggota Polsek Tegalsari melakukan tugas pengamanan di sekitar Jalan Tunjungan, Surabaya. Saat itu ada dua anak di bawah umur mengendarai sepeda motor dengan gelagat mencurigakan.

Keduanya dihentikan agar tidak membahayakan orang lain. “Saat ditanya mereka usai mengonsumsi pil LL. Kami bawa ke polsek untuk pengembangan,” kata Imam.

Mereka diminta keterangan dan mengaku pil LL tersebut dibeli dari Terry. Polisi menyelidiki dan menemukan rumah tersangka hingga akhirnya digerebek. Delapan botol pil LL tersebut disimpan di lemari dalam kamarnya. “Pengakuannya, dapat dari temannya bernama Bendol. Ini masih kami kejar,” terang Imam. (gun)

Most Read

Berita Terbaru


/