alexametrics
25 C
Surabaya
Wednesday, December 8, 2021
spot_img

Kenalan di FB, Gondol Motor Teman Wanita di Lapangan Karah

 

SURABAYA – Eka Bayu Setiawan, 33, harus berurusan dengan polisi. Pria asal Desa Sendang, Kecamatan Ngajum, Malang, itu dicokok pihak berwajib karena menggelapkan motor milik teman wanitanya, UM, 40, warga Jalan Gunungsari II, Surabaya.

Kasus penipuan penggelapan motor ini berawal saat pelaku bertemu dengan korban pada Sabtu (18/9) lalu. Tersangka datang ke Surabaya menemui korban. Dia dijemput korban menggunakan motor di Terminal Bungurasih sekitar pukul 14.00.

Selanjutnya, korban dan tersangka sempat berhenti di sekitar Masjid Al Akbar, Surabaya, untuk ngobrol sebentar. Tidak lama kemudian, keduanya lalu menuju kos di Jalan Karah.

Namun, sebelum sampai indekos, tersangka diminta berhenti menunggu di Masjid Al Hudah, Jalan Karah Agung bersama anak korban. Sementara korban pulang ganti baju.

Setelah itu, korban dan tersangka menuju warung kopi (warkop) di Jalan Lapangan Karah I-C, Surabaya. Di lokasi tersebut, korban menitipkan kunci motor dan STNK ke penjaga warkop.

Beberapa saat kemudian, korban senam dengan komunitasnya di lapangan tidak jauh dari warkop. Mendapat kesempatan, tersangka lalu meminjam kunci motor dan STNK ke penjaga warkop dengan dalih hendak membeli pulsa seluler.

Namun, itu hanya akal-akalan tersangka. Nah, sepulang senam, korban kaget tersangka sudah tidak ada. Selain itu, motornya juga raib. Korban lalu menghubungi tersangka. Akan tetapi nomor ponselnya malah diblokir. Korban lalu melapor ke Polsek Jambangan.

“Setelah kami selidiki, pelaku berhasil ditangkap di rumahnya Ngajum, Malang,” ujar Kanit Reskrim Polsek Jambangan Iptu Hadi Ismanto, Kamis (23/9).

Iptu Hadi menambahkan, tersangka tak dapat mengelak saat diinterogasi. Apalagi barang bukti motor juga ditemukan di rumah tersangka.

“Tersangka dan korban baru kenal sekitar satu bulanan. Kenal melalui Facebook,” terangnya.

Dari tangan tersangka, korps baju cokelat menyita barang bukti selembar STNK dan satu unit motor Honda Beat warna putih merah nopol AG 2947 UQ. (rus/rek)


 

SURABAYA – Eka Bayu Setiawan, 33, harus berurusan dengan polisi. Pria asal Desa Sendang, Kecamatan Ngajum, Malang, itu dicokok pihak berwajib karena menggelapkan motor milik teman wanitanya, UM, 40, warga Jalan Gunungsari II, Surabaya.

Kasus penipuan penggelapan motor ini berawal saat pelaku bertemu dengan korban pada Sabtu (18/9) lalu. Tersangka datang ke Surabaya menemui korban. Dia dijemput korban menggunakan motor di Terminal Bungurasih sekitar pukul 14.00.

Selanjutnya, korban dan tersangka sempat berhenti di sekitar Masjid Al Akbar, Surabaya, untuk ngobrol sebentar. Tidak lama kemudian, keduanya lalu menuju kos di Jalan Karah.

Namun, sebelum sampai indekos, tersangka diminta berhenti menunggu di Masjid Al Hudah, Jalan Karah Agung bersama anak korban. Sementara korban pulang ganti baju.

Setelah itu, korban dan tersangka menuju warung kopi (warkop) di Jalan Lapangan Karah I-C, Surabaya. Di lokasi tersebut, korban menitipkan kunci motor dan STNK ke penjaga warkop.

Beberapa saat kemudian, korban senam dengan komunitasnya di lapangan tidak jauh dari warkop. Mendapat kesempatan, tersangka lalu meminjam kunci motor dan STNK ke penjaga warkop dengan dalih hendak membeli pulsa seluler.

Namun, itu hanya akal-akalan tersangka. Nah, sepulang senam, korban kaget tersangka sudah tidak ada. Selain itu, motornya juga raib. Korban lalu menghubungi tersangka. Akan tetapi nomor ponselnya malah diblokir. Korban lalu melapor ke Polsek Jambangan.

“Setelah kami selidiki, pelaku berhasil ditangkap di rumahnya Ngajum, Malang,” ujar Kanit Reskrim Polsek Jambangan Iptu Hadi Ismanto, Kamis (23/9).

Iptu Hadi menambahkan, tersangka tak dapat mengelak saat diinterogasi. Apalagi barang bukti motor juga ditemukan di rumah tersangka.

“Tersangka dan korban baru kenal sekitar satu bulanan. Kenal melalui Facebook,” terangnya.

Dari tangan tersangka, korps baju cokelat menyita barang bukti selembar STNK dan satu unit motor Honda Beat warna putih merah nopol AG 2947 UQ. (rus/rek)



Most Read

Berita Terbaru