alexametrics
27 C
Surabaya
Wednesday, June 29, 2022

Jalur Mitra Warga Dominasi PPDB di Surabaya

SURABAYA – Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya tengah mempersiapkan penerimaan peserta didik baru (PPDB) jenjang sekolah dasar. Salah satunya jalur afirmasi mitra warga dan inklusi serta perpindahan tugas orang tua.

Kadispendik Surabaya Yusuf Masruh mengatakan, kuota untuk jalur afirmasi dan inklusi sebanyak 15 persen. Perpindahan tugas orang tua 5 persen. Yusuf meminta para orang tua calon peserta didik baru untuk memahami potensi sekolah yang akan dipilih. Sebab, ada dua sekolah yang bisa dipilih.

“Jangan memaksakan bertumpuk di satu sekolah saja. Kami imbau pilihan pertama adalah sekolah yang memang dituju atau dipilih sesuai keinginan, kemudian pilihan sekolah kedua sekolah yang dekat dengan rumah siswa,” kata Yusuf, Senin (23/5).

Daya tampung SD dalam PPDB tahun ini mencapai 21.700 siswa. Dengan rombongan belajar (rombel) maksimum diisi 28 siswa. Sedangkan jumlah SD negeri di Surabaya mencapai 283 unit.

Yusuf menjelaskan, untuk jalur inklusi sampai saat ini yang mendaftar ada 73 siswa. Kemudian jalur mitra warga ada 2.705 siswa dan jalur perpindahan tugas orang tua 111 siswa.

Menurut dia, apabila lokasi rumah calon siswa tidak ada SD negeri, maka bisa memilih di kawasan terdekat. Misalnya, di kawasan Darmo yang tidak ada SD negerinya, maka bisa memilih di kawasan Ngagel. “Jadi, tidak usa bingung,” katanya.

PPDB sekolah dasar negeri ada tiga jalur. Tahap pertama jalur perpindahan tugas orang tua yang dibuka 23-24 Mei. Kemudian afirmasi mitra warga dan inklusi 23-25 Mei.

Setelah semua jalur tersebut rampung, kemudian jalur zonasi akan dimulai 7-9 Juni. Zonasi kecamatan dimulai 13 Juni dan zonasi Kota Surabaya dimulai 15 Juni. (rmt/rek)

SURABAYA – Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya tengah mempersiapkan penerimaan peserta didik baru (PPDB) jenjang sekolah dasar. Salah satunya jalur afirmasi mitra warga dan inklusi serta perpindahan tugas orang tua.

Kadispendik Surabaya Yusuf Masruh mengatakan, kuota untuk jalur afirmasi dan inklusi sebanyak 15 persen. Perpindahan tugas orang tua 5 persen. Yusuf meminta para orang tua calon peserta didik baru untuk memahami potensi sekolah yang akan dipilih. Sebab, ada dua sekolah yang bisa dipilih.

“Jangan memaksakan bertumpuk di satu sekolah saja. Kami imbau pilihan pertama adalah sekolah yang memang dituju atau dipilih sesuai keinginan, kemudian pilihan sekolah kedua sekolah yang dekat dengan rumah siswa,” kata Yusuf, Senin (23/5).

Daya tampung SD dalam PPDB tahun ini mencapai 21.700 siswa. Dengan rombongan belajar (rombel) maksimum diisi 28 siswa. Sedangkan jumlah SD negeri di Surabaya mencapai 283 unit.

Yusuf menjelaskan, untuk jalur inklusi sampai saat ini yang mendaftar ada 73 siswa. Kemudian jalur mitra warga ada 2.705 siswa dan jalur perpindahan tugas orang tua 111 siswa.

Menurut dia, apabila lokasi rumah calon siswa tidak ada SD negeri, maka bisa memilih di kawasan terdekat. Misalnya, di kawasan Darmo yang tidak ada SD negerinya, maka bisa memilih di kawasan Ngagel. “Jadi, tidak usa bingung,” katanya.

PPDB sekolah dasar negeri ada tiga jalur. Tahap pertama jalur perpindahan tugas orang tua yang dibuka 23-24 Mei. Kemudian afirmasi mitra warga dan inklusi 23-25 Mei.

Setelah semua jalur tersebut rampung, kemudian jalur zonasi akan dimulai 7-9 Juni. Zonasi kecamatan dimulai 13 Juni dan zonasi Kota Surabaya dimulai 15 Juni. (rmt/rek)

Most Read

Berita Terbaru


/