alexametrics
27 C
Surabaya
Wednesday, June 29, 2022

Beli Sabu di Jalan Kunti, Dijual Eceran, Dicokok di Pragoto

SURABAYA – Sebuah rumah kos di Jalan Pragoto, Surabaya, digerebek polisi. Seorang pemuda berinisial RM, 23, warga Jalan Pragoto, dicokok di rumahnya lantaran mengedarkan sabu-sabu (SS).

Anggota Satresnarkoba Polrestabes Surabaya mengamankan sabu berat 26,24 gram dalam delapan kemasan plastik klip. Polisi juga temukan pipet kaca berisi sisa sabu dan sebuah alat pres plastik. Alat pres tersebut diduga digunakan tersangka untuk mengemas narkoba sebelum dijual.

Tersangka RM juga diduga menggunakan serbuk haram itu. “Pipet kaca kami temukan di kamar kosnya. Kami temukan masih ada sisa sabu di dalamnya,” jelas Kasatresnarkoba Polrestabes Surabaya AKBP Daniel Marunduri, Senin (23/5).

Tersangka mengaku sabu tersebut dibeli dari seseorang berinisial AB. Ia membeli dengan bertemu langsung di salah satu warkop di Jalan Kunti, Surabaya. Biasanya ia membeli sabu dua plastik seharga Rp 9 juta.

Ia mendapat 10 gram sabu. “Kami amankan sabu sisa yang belum terjual,” kata Daniel.

Tersangka membagi sabu menjadi kemasan-kemasan kecil kemudian dijual ke pelanggannya. Mereka biasanya bertemu langsung. Namun, ada juga yang ditaruh secara ranjau.

“Kami masih kejar AB. Pengakuan tersangka, ia menjual sabu baru beberapa bulan,” tuturnya. (gun/rek)

SURABAYA – Sebuah rumah kos di Jalan Pragoto, Surabaya, digerebek polisi. Seorang pemuda berinisial RM, 23, warga Jalan Pragoto, dicokok di rumahnya lantaran mengedarkan sabu-sabu (SS).

Anggota Satresnarkoba Polrestabes Surabaya mengamankan sabu berat 26,24 gram dalam delapan kemasan plastik klip. Polisi juga temukan pipet kaca berisi sisa sabu dan sebuah alat pres plastik. Alat pres tersebut diduga digunakan tersangka untuk mengemas narkoba sebelum dijual.

Tersangka RM juga diduga menggunakan serbuk haram itu. “Pipet kaca kami temukan di kamar kosnya. Kami temukan masih ada sisa sabu di dalamnya,” jelas Kasatresnarkoba Polrestabes Surabaya AKBP Daniel Marunduri, Senin (23/5).

Tersangka mengaku sabu tersebut dibeli dari seseorang berinisial AB. Ia membeli dengan bertemu langsung di salah satu warkop di Jalan Kunti, Surabaya. Biasanya ia membeli sabu dua plastik seharga Rp 9 juta.

Ia mendapat 10 gram sabu. “Kami amankan sabu sisa yang belum terjual,” kata Daniel.

Tersangka membagi sabu menjadi kemasan-kemasan kecil kemudian dijual ke pelanggannya. Mereka biasanya bertemu langsung. Namun, ada juga yang ditaruh secara ranjau.

“Kami masih kejar AB. Pengakuan tersangka, ia menjual sabu baru beberapa bulan,” tuturnya. (gun/rek)

Most Read

Berita Terbaru


/