26 C
Surabaya
Tuesday, January 31, 2023

Remaja Asal Bohar Dibacok dan Motornya Dirampas di Menanggal

SURABAYA – Seorang remaja menjadi korban pembacokan dan perampasan motor di Jalan Menanggal III Gang Delima, Gayungan, Surabaya, Senin (23/1) sekitar pukul 04.30. Korban, DF, 16, warga Jalan Bohar, Taman, Sidoarjo, mengalami luka robek di bahu kanan. Sepeda motor korban pun raib dibawa kabur komplotan pelaku.

Srifatun, salah satu saksi, mengungkapkan, aksi pengeroyokan terjadi Senin sekitar pukul 04.30. Awalnya ada pengendara motor dan beberapa remaja terlibat keributan di depan rumahnya di Menanggal III Gang Delima. Setelah dilihat melalui jendela, beberapa remaja membawa sajam jenis celurit.

“Saya dengar (korban) teriak, tolong… tolong.. aku dibacok. Setelah itu ada tetangga keluar bilang ke anak-anak itu kalau kelahi jangan di sini,” ujar Srifatun ditemui di rumahnya, Senin (23/1).

Nah, setelah ramai-ramai tetangga samping rumah Sumber Bagiono keluar. Srifatun pun turut keluar bersama tetangga lain. Menurutnya, ada teman korban diduga kabur ke arah timur dan sempat menjebol pagar depan rumah untuk menyelamatkan diri. “Dua orang lari ke sana sampai sawah (lahan kosong),” sebutnya.

Baca Juga :  Mengantuk Tabrak Pembatas Jalan di Jalan A Yani, Pemotor Tewas

Warga sekitar, Sumber Bagiono, menambahkan, korban mengalami luka bacok di punggung kanan. Usai dibacok, korban sempat jalan kaki sekitar 500 meter hingga ke perempatan Jalan Menanggal III Delima-Jalan Menanggal IV. Di tengah perempatan korban tak kuat jalan dan meminta pertolongan warga.

Dua orang teman korban kemudian datang. Kejadian tersebut dilaporkan warga ke polisi dan Command Center 112. “Korban luka di punggung. Pengakuannya motornya diambil (pelaku),” terangnya.

Kakek dua cucu ini menyatakan, sebelum terjadi pembacokan sempat terekam CCTV ada tiga motor berboncengan masuk ke gang buntu depan rumahnya. Terduga pelaku ada sekitar enam orang yang terlibat keributan dengan kelompok korban. “Mereka masih remaja seperti gangster,” tuturnya.

Baca Juga :  Lomba Kampung Pendidikan Tambah Kategori Kampung Kreatif dan Inovatif

Setelah dilakukan penyisiran pagi hari, anggota kepolisian menemukan empat senjata tajam yang diduga dipakai penyerangan. Tiga buah sajam jenis celurit. Sebuah sajam sejenis gergaji es batu.

Plt Kepala BPBD Kota Surabaya Hidayat Syah membenarkan ada kejadian dugaan penyerangan menggunakan sajam dan perampasan motor tersebut. Awalnya korban dan temannya hendak pulang ke Jalan Bohar. Di tengah perjalanan ada pengendara motor lain mengejar korban dan melakukan penyerangan menggunakan sajam. Setelah korban ambruk, pelaku membawa kabur motor dan HP.

“Korban mendapatkan penanganan medis di lokasi. Lalu dirujuk ke RS Bhayangkara,” bebernya. Dua orang teman korban telah diamankan polisi untuk dimintai keterangan terkait kejadian tersebut.

Sumber internal kepolisian mengatakan, korban dan temannya sedang dimintai keterangan di Mapolsek Gayungan. “Pelakunya masih dicari,” katanya. (rus/rek)

SURABAYA – Seorang remaja menjadi korban pembacokan dan perampasan motor di Jalan Menanggal III Gang Delima, Gayungan, Surabaya, Senin (23/1) sekitar pukul 04.30. Korban, DF, 16, warga Jalan Bohar, Taman, Sidoarjo, mengalami luka robek di bahu kanan. Sepeda motor korban pun raib dibawa kabur komplotan pelaku.

Srifatun, salah satu saksi, mengungkapkan, aksi pengeroyokan terjadi Senin sekitar pukul 04.30. Awalnya ada pengendara motor dan beberapa remaja terlibat keributan di depan rumahnya di Menanggal III Gang Delima. Setelah dilihat melalui jendela, beberapa remaja membawa sajam jenis celurit.

“Saya dengar (korban) teriak, tolong… tolong.. aku dibacok. Setelah itu ada tetangga keluar bilang ke anak-anak itu kalau kelahi jangan di sini,” ujar Srifatun ditemui di rumahnya, Senin (23/1).

Nah, setelah ramai-ramai tetangga samping rumah Sumber Bagiono keluar. Srifatun pun turut keluar bersama tetangga lain. Menurutnya, ada teman korban diduga kabur ke arah timur dan sempat menjebol pagar depan rumah untuk menyelamatkan diri. “Dua orang lari ke sana sampai sawah (lahan kosong),” sebutnya.

Baca Juga :  Mengantuk Tabrak Pembatas Jalan di Jalan A Yani, Pemotor Tewas

Warga sekitar, Sumber Bagiono, menambahkan, korban mengalami luka bacok di punggung kanan. Usai dibacok, korban sempat jalan kaki sekitar 500 meter hingga ke perempatan Jalan Menanggal III Delima-Jalan Menanggal IV. Di tengah perempatan korban tak kuat jalan dan meminta pertolongan warga.

Dua orang teman korban kemudian datang. Kejadian tersebut dilaporkan warga ke polisi dan Command Center 112. “Korban luka di punggung. Pengakuannya motornya diambil (pelaku),” terangnya.

Kakek dua cucu ini menyatakan, sebelum terjadi pembacokan sempat terekam CCTV ada tiga motor berboncengan masuk ke gang buntu depan rumahnya. Terduga pelaku ada sekitar enam orang yang terlibat keributan dengan kelompok korban. “Mereka masih remaja seperti gangster,” tuturnya.

Baca Juga :  Dirut Pertamina Sampaikan Kuliah Umum di UTS

Setelah dilakukan penyisiran pagi hari, anggota kepolisian menemukan empat senjata tajam yang diduga dipakai penyerangan. Tiga buah sajam jenis celurit. Sebuah sajam sejenis gergaji es batu.

Plt Kepala BPBD Kota Surabaya Hidayat Syah membenarkan ada kejadian dugaan penyerangan menggunakan sajam dan perampasan motor tersebut. Awalnya korban dan temannya hendak pulang ke Jalan Bohar. Di tengah perjalanan ada pengendara motor lain mengejar korban dan melakukan penyerangan menggunakan sajam. Setelah korban ambruk, pelaku membawa kabur motor dan HP.

“Korban mendapatkan penanganan medis di lokasi. Lalu dirujuk ke RS Bhayangkara,” bebernya. Dua orang teman korban telah diamankan polisi untuk dimintai keterangan terkait kejadian tersebut.

Sumber internal kepolisian mengatakan, korban dan temannya sedang dimintai keterangan di Mapolsek Gayungan. “Pelakunya masih dicari,” katanya. (rus/rek)

Most Read

Berita Terbaru