alexametrics
25 C
Surabaya
Monday, September 26, 2022

Pukuli Istri Siri Pakai Kabel PS gegara Chat WA

SURABAYA – Kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) cenderung meningkat selama pandemi. Hanz Gaizka Restu Pratama tega menganiaya istri sirinya, Ayu Pramita Zalzabila Aini, gara-gara cemburu berat.

Selain memukul dan menendang, warga Jalan Sidokumpul itu mencambukkan kabel PlayStation ke tubuh korban. Saat ini Hanz Gaizka Restu Pratama jadi pesakitan di Pengadilan Negeri Surabaya.

Jaksa penuntut umum (JPU) Dzulkifly Nento mengungkapkan, pada 6 Juli 2022 sekira pukul 07.00 di Sidosermo PDK III/385, korban menerima pesan WhatsApp (WA) dari teman kerjanya tentang masalah pekerjaan.

“Chat WA tersebut dibaca oleh terdakwa. Setelah itu, terdakwa marah dan menuduh korban telah selingkuh. Lalu, terdakwa menendang leher korban,” tutur JPU Dzulkifily di Pengadilan Negeri Surabaya, Rabu (21/9).

Tak ayal terjadi cekcok mulut antara terdakwa dengan korban. Tak berapa lama terdakwa langsung memukul kepala korban dengan tangan kosong. Tak hanya itu. Hanz melempar korban dengan botol parfum. “Setelah melakukan penganiayaan terdakwa pergi meninggalkan korban di kos,” sambungnya.

Jaksa Dzulkifily menerangkan, penganiayaan yang dilakukan terdakwa bukan hanya sekali saja. Pada 4 Juli 2022 sekira pukul 04.00 di kamar kos Sidosermo PDK III/385 juga terjadi penganiayaan.

Terdakwa melakukan penganiayaan dengan menggunakan kabel PlayStation beberapa kali mengenai paha istri sirinya. “Terdakwa juga memukul korban dengan menggunakan tangan kosong mengenai bagian kepala, leher, wajah, dada dan beberapa bagian tubuh yang lain,” beber jaksa.

Akibat perbuatan terdakwa tersebut, korban mengalami trauma, kepala pusing, memar di beberapa bagian tubuh dan seluruh badan terasa sakit. Hanz pun dijerat dengan Undang-Undang tentang Pencegahan Kekerasan Dalam Rumah Tangga. “Benar, Yang Mulia,” ujar terdakwa Hanz. (jar/rek)

SURABAYA – Kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) cenderung meningkat selama pandemi. Hanz Gaizka Restu Pratama tega menganiaya istri sirinya, Ayu Pramita Zalzabila Aini, gara-gara cemburu berat.

Selain memukul dan menendang, warga Jalan Sidokumpul itu mencambukkan kabel PlayStation ke tubuh korban. Saat ini Hanz Gaizka Restu Pratama jadi pesakitan di Pengadilan Negeri Surabaya.

Jaksa penuntut umum (JPU) Dzulkifly Nento mengungkapkan, pada 6 Juli 2022 sekira pukul 07.00 di Sidosermo PDK III/385, korban menerima pesan WhatsApp (WA) dari teman kerjanya tentang masalah pekerjaan.

“Chat WA tersebut dibaca oleh terdakwa. Setelah itu, terdakwa marah dan menuduh korban telah selingkuh. Lalu, terdakwa menendang leher korban,” tutur JPU Dzulkifily di Pengadilan Negeri Surabaya, Rabu (21/9).

Tak ayal terjadi cekcok mulut antara terdakwa dengan korban. Tak berapa lama terdakwa langsung memukul kepala korban dengan tangan kosong. Tak hanya itu. Hanz melempar korban dengan botol parfum. “Setelah melakukan penganiayaan terdakwa pergi meninggalkan korban di kos,” sambungnya.

Jaksa Dzulkifily menerangkan, penganiayaan yang dilakukan terdakwa bukan hanya sekali saja. Pada 4 Juli 2022 sekira pukul 04.00 di kamar kos Sidosermo PDK III/385 juga terjadi penganiayaan.

Terdakwa melakukan penganiayaan dengan menggunakan kabel PlayStation beberapa kali mengenai paha istri sirinya. “Terdakwa juga memukul korban dengan menggunakan tangan kosong mengenai bagian kepala, leher, wajah, dada dan beberapa bagian tubuh yang lain,” beber jaksa.

Akibat perbuatan terdakwa tersebut, korban mengalami trauma, kepala pusing, memar di beberapa bagian tubuh dan seluruh badan terasa sakit. Hanz pun dijerat dengan Undang-Undang tentang Pencegahan Kekerasan Dalam Rumah Tangga. “Benar, Yang Mulia,” ujar terdakwa Hanz. (jar/rek)

Most Read

Berita Terbaru


/