alexametrics
25 C
Surabaya
Monday, September 26, 2022

Polrestabes Dalami Laporan Kasus Penjarahan di Persebaya Store

SURABAYA – Polrestabes Surabaya telah menerima laporan dari PT Persebaya Indonesia terkait dugaan penjarahan yang terjadi di Store Persebaya, Jalan Hayam Wuruk, Kamis (15/9) lalu. Peristiwa itu terjadi saat aksi demo suporter Persebaya seusai Green Force dikalahkan RANS Nusantara di Sidoarjo.

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Mirzal Maulana mengatakan, pihaknya telah menerima laporan kasus tersebut dan segera menindaklanjuti. “Iya, sudah diterima dam akan segera kami tindak lanjuti,” ujar Mirzal, Rabu (21/9).

Kasi Humas Polrestabes Surabaya Kompol Muhammad Fakih membenarkan adanya laporan dari manajemen Persebaya atas kejadian perampokan di salah satu toko tersebut. “Pelapor atau korban telah melakukan pelaporan ke SPKT. Kami menerima laporan tersebut untuk ditindaklanjuti,” kata Fakih.

Fakih mengatakan, pihaknya bakal melakukan proses penyelidikan kasus tersebut terlebih dahulu. Apabila ditemukan pelanggaran, pihaknya akan menaikan status dan berkoordinasi dengan Persebaya.

“Nanti kalau setelah dilakukan gelar perkara dan sebagainya baru kita lakukan penyidikan. Ini masih tahap penyelidikan,” jelasnya.

Dugaan penjarahan di Persebaya Store, Jalan Hayam Wuruk, terjadi saat aksi demonstrasi ratusan suporter pada Kamis (15/9) lalu. Dari rekaman kamera pengawas (CCTV) tampak beberapa oknum mengambil beberapa barang yang ada di Persebaya Store.

Manajemen Persebaya menyatakan akan mengambil langkah hukum terkait peristiwa tersebut. “Persebaya resmi mengambil langkah hukum atas tindak kejahatan penjarahan yang terjadi di Persebaya Store Sutos. Aksi kriminalitas tersebut berlangsung pada Kamis (15/9) malam. Para pelaku menyusup di antara suporter yang tengah melakukan demonstrasi atas kekalahan Persebaya dari Rans Nusantara FC,” tulis manajemen Persebaya. (gun/rek)

SURABAYA – Polrestabes Surabaya telah menerima laporan dari PT Persebaya Indonesia terkait dugaan penjarahan yang terjadi di Store Persebaya, Jalan Hayam Wuruk, Kamis (15/9) lalu. Peristiwa itu terjadi saat aksi demo suporter Persebaya seusai Green Force dikalahkan RANS Nusantara di Sidoarjo.

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Mirzal Maulana mengatakan, pihaknya telah menerima laporan kasus tersebut dan segera menindaklanjuti. “Iya, sudah diterima dam akan segera kami tindak lanjuti,” ujar Mirzal, Rabu (21/9).

Kasi Humas Polrestabes Surabaya Kompol Muhammad Fakih membenarkan adanya laporan dari manajemen Persebaya atas kejadian perampokan di salah satu toko tersebut. “Pelapor atau korban telah melakukan pelaporan ke SPKT. Kami menerima laporan tersebut untuk ditindaklanjuti,” kata Fakih.

Fakih mengatakan, pihaknya bakal melakukan proses penyelidikan kasus tersebut terlebih dahulu. Apabila ditemukan pelanggaran, pihaknya akan menaikan status dan berkoordinasi dengan Persebaya.

“Nanti kalau setelah dilakukan gelar perkara dan sebagainya baru kita lakukan penyidikan. Ini masih tahap penyelidikan,” jelasnya.

Dugaan penjarahan di Persebaya Store, Jalan Hayam Wuruk, terjadi saat aksi demonstrasi ratusan suporter pada Kamis (15/9) lalu. Dari rekaman kamera pengawas (CCTV) tampak beberapa oknum mengambil beberapa barang yang ada di Persebaya Store.

Manajemen Persebaya menyatakan akan mengambil langkah hukum terkait peristiwa tersebut. “Persebaya resmi mengambil langkah hukum atas tindak kejahatan penjarahan yang terjadi di Persebaya Store Sutos. Aksi kriminalitas tersebut berlangsung pada Kamis (15/9) malam. Para pelaku menyusup di antara suporter yang tengah melakukan demonstrasi atas kekalahan Persebaya dari Rans Nusantara FC,” tulis manajemen Persebaya. (gun/rek)

Most Read

Berita Terbaru


/