30 C
Surabaya
Thursday, December 8, 2022

Plengsengan Sungai di Sisi Timur Jalan AR Hakim Mulai Digarap

SURABAYA – Perbaikan plengsengan sungai di Jalan Arif Rahman Hakim, Surabaya, sudah mulai mengarah ke sisi timur, di depan kampus Universitas Hang Tuah. Enam unit Corrugated Concrete Sheet Pile (CCSP) beton sudah terpasang di bibir sungai.

Kabid Drainase Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Kota Surabaya Eko Juli Prasetya mengatakan, pemasangan CCSP beton sisi timur atau arah Universitas Hang Tuah sudah berlangsung beberapa hari lalu. Dipastikan akan tersambung dengan sisi barat awal Desember nanti.

“Pengerjaan sudah dilakukan dua sisi. Sisi timur sudah mulai dikerjakan. Nanti akan terus tersambung dengan pengerjaan yang ada di sisi barat,” kata Eko, Rabu (21/9).

Eko menjelaskan, kontrak pengerjaan untuk sisi timur itu sudah mulai bulan Juli. Dipastikan penyelesaian akan rampung sesuai dengan kontrak pada awal Desember.

Selain itu, untuk sisi timur CSSP beton ada dua jenis yang akan digunakan, yakni ukuran 350 dan 200 sentimeter. “Ini yang datang (CSSP beton) yang 350 sentimeter untuk sisi kanan sungai,” ujar Eko.

Sisi timur paling parah kerusakannya. Bahkan, di dekat pintu masuk Universitas Hang Tua bibir sungai sampai tergerus. Papan nama universitas juga rusak akibat ambrolnya penahan sungai.

Sementara itu, sisi timur jembatan atau depan RS Onkologi Surabaya, beton CCSP sudah hampir tertanam semua. Arus lalu lintas juga dialihkan melewati Perumahan Araya. Untuk lajur kendaraan dari arah timur atau simpang empat Keputih Tegal Timur menuju simpang empat MERR. Papan informasi telah ditempatkan di beberapa lokasi sebagai penanda rekayasa lalu lintas.

Sembari menuntaskan pemasangan CCSP, petugas juga juga menyelesaikan konstruksi sheet pile yang telah terpasang di sisi bagian timur jembatan. “Konstruksi yang dirampungkan adalah pemasangan capping beam. Pemasangan itu berfungsi sebagai pengikat rangkaian secant pile,” kata Kabid Jalan dan Jembatan DSDAMB Surabaya Adi Gunita.

Tujuannya agar beban konstruksi secant pile tetap rata dan kokoh untuk menahan struktur tanah di kawasan tersebut.  “Kalau sudah selesai, kami akan lakukan overlay aspalnya. Bertahap lah,” jelasnya. (rmt/rek)

SURABAYA – Perbaikan plengsengan sungai di Jalan Arif Rahman Hakim, Surabaya, sudah mulai mengarah ke sisi timur, di depan kampus Universitas Hang Tuah. Enam unit Corrugated Concrete Sheet Pile (CCSP) beton sudah terpasang di bibir sungai.

Kabid Drainase Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Kota Surabaya Eko Juli Prasetya mengatakan, pemasangan CCSP beton sisi timur atau arah Universitas Hang Tuah sudah berlangsung beberapa hari lalu. Dipastikan akan tersambung dengan sisi barat awal Desember nanti.

“Pengerjaan sudah dilakukan dua sisi. Sisi timur sudah mulai dikerjakan. Nanti akan terus tersambung dengan pengerjaan yang ada di sisi barat,” kata Eko, Rabu (21/9).

Eko menjelaskan, kontrak pengerjaan untuk sisi timur itu sudah mulai bulan Juli. Dipastikan penyelesaian akan rampung sesuai dengan kontrak pada awal Desember.

Selain itu, untuk sisi timur CSSP beton ada dua jenis yang akan digunakan, yakni ukuran 350 dan 200 sentimeter. “Ini yang datang (CSSP beton) yang 350 sentimeter untuk sisi kanan sungai,” ujar Eko.

Sisi timur paling parah kerusakannya. Bahkan, di dekat pintu masuk Universitas Hang Tua bibir sungai sampai tergerus. Papan nama universitas juga rusak akibat ambrolnya penahan sungai.

Sementara itu, sisi timur jembatan atau depan RS Onkologi Surabaya, beton CCSP sudah hampir tertanam semua. Arus lalu lintas juga dialihkan melewati Perumahan Araya. Untuk lajur kendaraan dari arah timur atau simpang empat Keputih Tegal Timur menuju simpang empat MERR. Papan informasi telah ditempatkan di beberapa lokasi sebagai penanda rekayasa lalu lintas.

Sembari menuntaskan pemasangan CCSP, petugas juga juga menyelesaikan konstruksi sheet pile yang telah terpasang di sisi bagian timur jembatan. “Konstruksi yang dirampungkan adalah pemasangan capping beam. Pemasangan itu berfungsi sebagai pengikat rangkaian secant pile,” kata Kabid Jalan dan Jembatan DSDAMB Surabaya Adi Gunita.

Tujuannya agar beban konstruksi secant pile tetap rata dan kokoh untuk menahan struktur tanah di kawasan tersebut.  “Kalau sudah selesai, kami akan lakukan overlay aspalnya. Bertahap lah,” jelasnya. (rmt/rek)

Most Read

Berita Terbaru


/