alexametrics
25 C
Surabaya
Monday, September 26, 2022

Wajah Baru Mal Pelayanan Publik Siola

Kian Nyaman, Investasi Diharapkan Semakin Berdatangan 

SURABAYA – Mal Pelayanan Publik Siola telah mendapatkan sentuhan perbaikan. Kini pelayan publik satu atap itu menjadi semakin nyaman. Wajah baru Mal Pelayanan Publik terbesar di Kota Surabaya itu mengalami banyak perubahan, mulai dari tata letak stan dan fasilitas lainnya.

Di Mal Pelayanan Publik Siola itu ada berbagai stan, mulai dari Klinik Investasi, pengurusan pajak, perpanjangan SIM, administrasi kependudukan (adminduk), pembayaran denda tilang, tempat berbelanja dan masih banyak lainnya. Selain itu, ruang tunggunya juga semakin lega dan tampak estetik, dilengkapi dengan area bermain untuk anak-anak serta ruang tunggu khusus disabilitas.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi yakin, dengan perombakan ini akan membuat pengunjung bertambah nyaman ketika ingin mengurus perizinan, adminduk atau berinvestasi. “Tambah jos iki rek, orang Surabaya kalau mau berinvestasi datang saja ke Klinik Investasi di Mal Pelayanan Publik Siola. Nanti tinggal dilihat, wilayah mana saja yang ingin dikembangkan,” kata Eri, Rabu (21/9).

SEMAKIN LENGKAP: Klinik Investasi menjadi salah satu layanan yang akan memudahkan investor untuk melakukan investasi di Kota Pahlawan. (SURYANTO/RADAR SURABAYA)

Eri juga meminta kepada Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Surabaya Dewi Soeriyawati agar setiap pengunjung yang datang diberi nomor antrean masuk dan layar touchscreen untuk mengetahui nilai kepuasan masyarakat terhadap pelayanan Pemkot Surabaya.

“Jadi di setiap pintu keluar ada layar itu, pengunjung diminta pencet layar itu biar tau seperti apa kepuasan masyarakat terhadap pelayanan kita. Termasuk di kelurahan dan kecamatan juga ada harusnya,” ujarnya

Selain ada Klinik Investasi, Mal Pelayanan Pelayanan Publik Siola juga terkoneksi dengan Surabaya Kriya Gallery (SKG) dan juga museum. Selain itu, pemkot juga menyediakan tempat khusus pijat refleksi bagi pengunjung mal Siola.

Dengan adanya Mal Pelayanan Publik, diharapkan masyarakat mendapatkan kepastian ketika mengurus suatu perizinan dan sebagainya. “Karena mal pelayanan publik itu harus nyaman, maka saya ubah total. Tidak lama lagi segera kita resmikan, jadi selain bisa mengurus di kelurahan bisa juga di tempat ini, ada juga nanti satu lagi masih kita bangun,” pungkasnya. (rmt/nur)

SURABAYA – Mal Pelayanan Publik Siola telah mendapatkan sentuhan perbaikan. Kini pelayan publik satu atap itu menjadi semakin nyaman. Wajah baru Mal Pelayanan Publik terbesar di Kota Surabaya itu mengalami banyak perubahan, mulai dari tata letak stan dan fasilitas lainnya.

Di Mal Pelayanan Publik Siola itu ada berbagai stan, mulai dari Klinik Investasi, pengurusan pajak, perpanjangan SIM, administrasi kependudukan (adminduk), pembayaran denda tilang, tempat berbelanja dan masih banyak lainnya. Selain itu, ruang tunggunya juga semakin lega dan tampak estetik, dilengkapi dengan area bermain untuk anak-anak serta ruang tunggu khusus disabilitas.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi yakin, dengan perombakan ini akan membuat pengunjung bertambah nyaman ketika ingin mengurus perizinan, adminduk atau berinvestasi. “Tambah jos iki rek, orang Surabaya kalau mau berinvestasi datang saja ke Klinik Investasi di Mal Pelayanan Publik Siola. Nanti tinggal dilihat, wilayah mana saja yang ingin dikembangkan,” kata Eri, Rabu (21/9).

SEMAKIN LENGKAP: Klinik Investasi menjadi salah satu layanan yang akan memudahkan investor untuk melakukan investasi di Kota Pahlawan. (SURYANTO/RADAR SURABAYA)

Eri juga meminta kepada Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Surabaya Dewi Soeriyawati agar setiap pengunjung yang datang diberi nomor antrean masuk dan layar touchscreen untuk mengetahui nilai kepuasan masyarakat terhadap pelayanan Pemkot Surabaya.

“Jadi di setiap pintu keluar ada layar itu, pengunjung diminta pencet layar itu biar tau seperti apa kepuasan masyarakat terhadap pelayanan kita. Termasuk di kelurahan dan kecamatan juga ada harusnya,” ujarnya

Selain ada Klinik Investasi, Mal Pelayanan Pelayanan Publik Siola juga terkoneksi dengan Surabaya Kriya Gallery (SKG) dan juga museum. Selain itu, pemkot juga menyediakan tempat khusus pijat refleksi bagi pengunjung mal Siola.

Dengan adanya Mal Pelayanan Publik, diharapkan masyarakat mendapatkan kepastian ketika mengurus suatu perizinan dan sebagainya. “Karena mal pelayanan publik itu harus nyaman, maka saya ubah total. Tidak lama lagi segera kita resmikan, jadi selain bisa mengurus di kelurahan bisa juga di tempat ini, ada juga nanti satu lagi masih kita bangun,” pungkasnya. (rmt/nur)

Most Read

Berita Terbaru


/