alexametrics
27 C
Surabaya
Wednesday, June 29, 2022

Diperiksa Kesehatannya, Jembatan Suramadu Ditutup 2 Jam Malam Ini

SURABAYA – Jembatan Suramadu yang menjadi akses utama penyeberangan dari Surabaya ke Bangkalan (Pulau Madura) bakal ditutup sementara selama dua jam, Senin (20/12) malam ini. Penutupan tersebut dilakukan untuk pemeriksaan kesehatan atau kelayakan jembatan.

Sosialisasi terkait dengan penutupan jembatan sepanjang 5,4 km itu telah disebarkan kepolisian di beberapa akses masuk baik dari Kota Surabaya dan Bangkalan. Penutupan berlangsung pada pukul 23.00–01.00 WIB. Selama itu, pengendara secara total dilarang melintasi jembatan yang mulai dibuka 10 Juni 2009 itu.

Kasatlantas Polres Pelabuhan Tanjung Perak AKP Eko Adi Wibowo menyatakan, rapat terkait dengan penutupan jembatan sudah dilaksanakan. Termasuk penempatan personel untuk mengatur lalu lintas. ”Kami juga sudah menyiapkan kantong parkir untuk roda empat selama penutupan,” kata Eko.

Dia mengungkapkan, penutupan hanya berjalan dua jam saja. Polisi sudah berkoordinasi dengan balai besar pelaksanaan jalan nasional (BBPJN) agar jadwal terlaksana sesuai rencana. Dengan demikian, tidak ada kemacetan akibat pemeliharaan jembatan.

Kasatker Preservasi Jalan Bebas Hambatan Jembatan Suramadu BBPJN VIII Surabaya Herlambang Zulfikar menjelaskan bahwa penutupan dilakukan karena pihaknya akan mengecek kondisi seluruh jembatan. Mulai balok, girder atau gelagar jembatan, hingga lantai.

”Memang harus ditutup total. Sebab, pengujian kesehatan juga dilakukan dengan menggunakan angkutan,” ujar Herlambang.

Rencananya, lanjut dia, ada 18 truk yang diterjunkan untuk mengecek lendut jembatan. Masing-masing memiliki bobot 30 ton. ”Penutupan juga mempertimbangkan keamanan pengendara,” jelas Herlambang.

Dia menuturkan, pengecekan kesehatan tidak hanya bertujuan memastikan keamanan jalur penghubung Surabaya–Bangkalan tersebut. Tetapi juga menentukan program pemeliharaan. Rencana perawatan telah disusun.

Berdasar informasi, BBPJN menyiapkan anggaran Rp 42 miliar untuk perawatan jembatan. Angka itu lebih banyak jika dibandingkan dengan tahun ini. Pada 2021, biaya pemeliharaan jembatan ”hanya” Rp 29 miliar. (jpc/antara/jay)

 

SURABAYA – Jembatan Suramadu yang menjadi akses utama penyeberangan dari Surabaya ke Bangkalan (Pulau Madura) bakal ditutup sementara selama dua jam, Senin (20/12) malam ini. Penutupan tersebut dilakukan untuk pemeriksaan kesehatan atau kelayakan jembatan.

Sosialisasi terkait dengan penutupan jembatan sepanjang 5,4 km itu telah disebarkan kepolisian di beberapa akses masuk baik dari Kota Surabaya dan Bangkalan. Penutupan berlangsung pada pukul 23.00–01.00 WIB. Selama itu, pengendara secara total dilarang melintasi jembatan yang mulai dibuka 10 Juni 2009 itu.

Kasatlantas Polres Pelabuhan Tanjung Perak AKP Eko Adi Wibowo menyatakan, rapat terkait dengan penutupan jembatan sudah dilaksanakan. Termasuk penempatan personel untuk mengatur lalu lintas. ”Kami juga sudah menyiapkan kantong parkir untuk roda empat selama penutupan,” kata Eko.

Dia mengungkapkan, penutupan hanya berjalan dua jam saja. Polisi sudah berkoordinasi dengan balai besar pelaksanaan jalan nasional (BBPJN) agar jadwal terlaksana sesuai rencana. Dengan demikian, tidak ada kemacetan akibat pemeliharaan jembatan.

Kasatker Preservasi Jalan Bebas Hambatan Jembatan Suramadu BBPJN VIII Surabaya Herlambang Zulfikar menjelaskan bahwa penutupan dilakukan karena pihaknya akan mengecek kondisi seluruh jembatan. Mulai balok, girder atau gelagar jembatan, hingga lantai.

”Memang harus ditutup total. Sebab, pengujian kesehatan juga dilakukan dengan menggunakan angkutan,” ujar Herlambang.

Rencananya, lanjut dia, ada 18 truk yang diterjunkan untuk mengecek lendut jembatan. Masing-masing memiliki bobot 30 ton. ”Penutupan juga mempertimbangkan keamanan pengendara,” jelas Herlambang.

Dia menuturkan, pengecekan kesehatan tidak hanya bertujuan memastikan keamanan jalur penghubung Surabaya–Bangkalan tersebut. Tetapi juga menentukan program pemeliharaan. Rencana perawatan telah disusun.

Berdasar informasi, BBPJN menyiapkan anggaran Rp 42 miliar untuk perawatan jembatan. Angka itu lebih banyak jika dibandingkan dengan tahun ini. Pada 2021, biaya pemeliharaan jembatan ”hanya” Rp 29 miliar. (jpc/antara/jay)

 

Most Read

Berita Terbaru


/