Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pasca Vonis Bebas, Chinchin Adakan Tasyakuran

A
Penulis: Administrator❯
Photo
Photo

SURABAYA - Pasca putusan bebas oleh mejelis hakim, Mantan Direktur utama (Dirut) PT Blauran Cahaya Mulia (BCM), Trisulowati alias Chinchin ini kembali melakukan aktivitas seperti biasanya.


Chincin juga melakukan aktifitas seperti biasa seperti memasak untuk ketiga anaknya. Dimana Chinchin memasak makanan kesenangan dari ketiga anaknya. Selain itu, wanita energik ini berencana menggelar acara tasyakuran di kantornya Jalan Tanjungsari.


Melalui salah satu karyawan Chinchin, Beny Candra mengatakan jika rencana Chinchin untuk menggelar tasyakuran dilakukan pada 8 September. 


"Tasyakuran ini bentuk syukur bebasnya ibu," terang Beny, Kamis (24/8).


Beny mengatakan acara ini akan digelar malam hari. Dimana yang akan diundang kerabat dan pendukung dirinya. 


"Karena memang ibu menginginkan semuanya berkumpul untuk mengucapkan syukur atas vonis bebas ini," terangnya.


Seperti diketahui, pada Rabu (23/8) lalu, Majelis Hakim Unggul Warso Murti memvonis Chinchin dengan putusan bebas. Saat itu para pendukung Chincin yang mayoritas ibu-ibu langsung terharu dan menyambutnya dengan tawa gembira. 


Dalam dakwaan jaksa, perkara ini terjadi berawal dari laporan Gunawan Angka Wijaya, bos Empire Palace, yang tak lain adalah suami terdakwa sendiri. Gunawan tega melaporkan terdakwa karena dinilai telah menggelapkan dan mencuri sejumlah dokumen milik PT Blauran Cahaya Mulia (BCM) perusahaan yang juga berkantor di gedung megah Empire Palace, jalan Blauran Surabaya itu.


Padahal menurut pihak terdakwa, dokumen itu dipindahkan sesuai permintaan tim audit guna menindak lanjuti perintah Gunawan untuk dilakukannya audit keuangan pada perusahaan properti tersebut.


Advertisement
Advertisement
Editor : Administrator

Artikel Terkait

Pengelola Arisan Meow: Harusnya JK yang Melaporkan Saya ke Polisi

Pengelola Arisan Meow: Harusnya JK yang Melaporkan Saya ke Polisi

Kali ini, terlapor atau pengelola arisan Mourin Chienci Lintong mempertanyakan pemilik dana Rp 1,9 miliar. Uang tersebut diketahui ditransfer ke dirinya dari rekening seseorang berinisial JK bukan pelapor AH.

Diduga Dijerat Tali dan Dijejali Sabun, Anak Disabilitas Meninggal Jadi Korban Penganiayaan

Diduga Dijerat Tali dan Dijejali Sabun, Anak Disabilitas Meninggal Jadi Korban Penganiayaan

ZAA, 10, seorang anak disabilitas down syndrome menjadi korban dugaan perundungan dan penganiayaan berat oleh temannya di kawasan Rungkut, Surabaya, hingga meninggal dunia, Sabtu (12/9). 

Lakukan Kekerasan Seksual, Polisi Gadungan Asal Wonorejo Surabaya Ditangkap

Lakukan Kekerasan Seksual, Polisi Gadungan Asal Wonorejo Surabaya Ditangkap

Polisi gadungan ditangkap Satres Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Perlindungan Pekerja dan Orang Rentan (PPO) Polrestabes Surabaya.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer