alexametrics
25 C
Surabaya
Thursday, January 27, 2022
spot_img

Fajar Arifianto Isnugroho Jadi Dirut RPH Surabaya

spot_img

SURABAYA – Selama setahun lebih direktur utama (dirut) PD Rumah Potong Hewan (RPH)Surabaya kosong. Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi akhirnya menetapkan Fajar Arifianto Isnugroho sebagai dirut RPH Surabaya. Wali Kota Eri menyerahkan surat keputusan (SK) kepada Fajar di Balai Kota Surabaya, Jumat (14/1).

Eri berharap dirut PD RPH yang baru bisa memberikan manfaat dan dampak positif untuk warga Surabaya. Misalnya, turun ke lapangan melihat langsung perkembangan harga dan kualitas daging di pasar. Pihak pemkot memberikan kontrak kinerja bagi direktur PD RPH dan badan pengawas (bawas) PD RPH selama setahun.

“Pak Direktur semoga bisa membawa perubahan besar sehingga lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya. Saya nggak pernah ikut campur dengan BUMD. Pokoke (yang penting) output dan outcome-nya tercapai wes apik (sudah bagus),” kata Eri.

Target kinerja yang harus dicapai oleh dirut RPH, menurut Eri, sama dengan para pejabat lingkungan Pemkot Surabaya. Dengan kontrak kinerja itu, diharapkan ada terobosan-terobosan baru dan perubahan besar di lingkup RPH. “Saya ingin ada percepatan-percepatan,” katanya.

Selain itu, pekerjaan rumah (PR) besar bagi dirut baru adalah menuntaskan rencana relokasi RPH di kawasan Pegirian ke Tandes. Sebab, lokasi RPH Pegirian akan digunakan menjadi pengembangan wisata religi Sunan Ampel. “Tolong nanti bisa dicari solusi dan inovasinya,” kata Eri.

Dirut PD RPH Fajar Arifianto Isnugroho mengatakan, dalam waktu dekat pihaknya bersama Bawas PD RPH akan menata RPH menjadi lebih baik dengan beberapa rencana kinerja. Mantan wartawan itu punya beberapa program selama setahun tersebut. Di antaranya, relokasi RPH Pegirian, antisipasi kenaikan harga daging dengan cara operasi pasar, dan persiapan Idul Adha pada Juli 2022.

“Intinya, kami berusaha melakukan perbaikan RPH. Kami belum bisa menjanjikan yang berlebihan karena RPH sendiri masih banyak PR (pekerjaan rumah),” ujar Fajar.

Ketua Bawas RPH Surabaya Muhammad Faiz menambahkan, terpilihnya Fajar Arifianto Isnugroho sebagai dirut PD RPH diharapkan dapat memberikan perubahan yang lebih baik. “Kami optimistis PD RPH akan jauh lebih bagus bersama Pak Fajar,” ujarnya.

Anggota Komisi B DPRD Surabaya John Thamrun mengatakan, jasa pemotongan sapi di RPH Pegirian masih tergolong rendah. Bahkan, RPH Pegirian berencana impor sapi melalui kerja sama dengan salah satu perusahaan untuk mengantisipasi kelangkaan daging sapi di Surabaya. karena itu, perlu regulasi yang tepat agar RPH bisa mengendalikan harga daging sapi.

“Yang paling urgen saat ini adalah perubahan Perda RPH. Sebab, Perda RPH sudah sejak tahun 1988. Jadi, harus segera diperbarui tahun 2022 ini,” kata John. (rmt/rek)

SURABAYA – Selama setahun lebih direktur utama (dirut) PD Rumah Potong Hewan (RPH)Surabaya kosong. Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi akhirnya menetapkan Fajar Arifianto Isnugroho sebagai dirut RPH Surabaya. Wali Kota Eri menyerahkan surat keputusan (SK) kepada Fajar di Balai Kota Surabaya, Jumat (14/1).

Eri berharap dirut PD RPH yang baru bisa memberikan manfaat dan dampak positif untuk warga Surabaya. Misalnya, turun ke lapangan melihat langsung perkembangan harga dan kualitas daging di pasar. Pihak pemkot memberikan kontrak kinerja bagi direktur PD RPH dan badan pengawas (bawas) PD RPH selama setahun.

“Pak Direktur semoga bisa membawa perubahan besar sehingga lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya. Saya nggak pernah ikut campur dengan BUMD. Pokoke (yang penting) output dan outcome-nya tercapai wes apik (sudah bagus),” kata Eri.

Target kinerja yang harus dicapai oleh dirut RPH, menurut Eri, sama dengan para pejabat lingkungan Pemkot Surabaya. Dengan kontrak kinerja itu, diharapkan ada terobosan-terobosan baru dan perubahan besar di lingkup RPH. “Saya ingin ada percepatan-percepatan,” katanya.

Selain itu, pekerjaan rumah (PR) besar bagi dirut baru adalah menuntaskan rencana relokasi RPH di kawasan Pegirian ke Tandes. Sebab, lokasi RPH Pegirian akan digunakan menjadi pengembangan wisata religi Sunan Ampel. “Tolong nanti bisa dicari solusi dan inovasinya,” kata Eri.

Dirut PD RPH Fajar Arifianto Isnugroho mengatakan, dalam waktu dekat pihaknya bersama Bawas PD RPH akan menata RPH menjadi lebih baik dengan beberapa rencana kinerja. Mantan wartawan itu punya beberapa program selama setahun tersebut. Di antaranya, relokasi RPH Pegirian, antisipasi kenaikan harga daging dengan cara operasi pasar, dan persiapan Idul Adha pada Juli 2022.

“Intinya, kami berusaha melakukan perbaikan RPH. Kami belum bisa menjanjikan yang berlebihan karena RPH sendiri masih banyak PR (pekerjaan rumah),” ujar Fajar.

Ketua Bawas RPH Surabaya Muhammad Faiz menambahkan, terpilihnya Fajar Arifianto Isnugroho sebagai dirut PD RPH diharapkan dapat memberikan perubahan yang lebih baik. “Kami optimistis PD RPH akan jauh lebih bagus bersama Pak Fajar,” ujarnya.

Anggota Komisi B DPRD Surabaya John Thamrun mengatakan, jasa pemotongan sapi di RPH Pegirian masih tergolong rendah. Bahkan, RPH Pegirian berencana impor sapi melalui kerja sama dengan salah satu perusahaan untuk mengantisipasi kelangkaan daging sapi di Surabaya. karena itu, perlu regulasi yang tepat agar RPH bisa mengendalikan harga daging sapi.

“Yang paling urgen saat ini adalah perubahan Perda RPH. Sebab, Perda RPH sudah sejak tahun 1988. Jadi, harus segera diperbarui tahun 2022 ini,” kata John. (rmt/rek)

Most Read

Berita Terbaru