alexametrics
27 C
Surabaya
Wednesday, June 29, 2022

Sukses Gelar Surabaya Race, Pemkot Siap Tata Ulang Sarpras Sirkuit GBT

SURABAYA – Surabaya Race 2021 selesai digelar selama tanggal 11 hingga 12 Desember di Sirkuit Gelora Bung Tomo (GBT). Lomba balap sepeda oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya itu digelar diharapkan akan menjadi agenda rutin tahunan.
Wali Kota Surabaya Eri mengatakan bahwa Surabaya Race 2021 merupakan lomba balap sepeda yang pertama kali digelar oleh Pemkot Surabaya. Rencananya, lomba balap sepeda yang digelar di GBT ini akan dijadikan agenda tahunan seperti halnya Tunjungan Romansa yang ditetapkan sebagai kawasan wisata.
“Alhamdulillah, pesertanya ada 500 orang, semoga acara ini bisa menjadi agenda tahunan dari Pemkot Surabaya. artinya banyak yang suka bersepeda,” kata Wali Kota Eri, Minggu (12/12).
Wali Kota Eri berencana menata ulang sarana dan prasarana GBT, agar nantinya warga Surabaya bisa lebih nyaman menikmati berbagai fasilitas cabang olahraga di stadion terbesar di Kota Surabaya tersebut.
“Karena GBT ini bukan hanya untuk balapan sepeda, akan tetapi ada juga balap motor, mobil, sepatu roda, sepak bola, basket dan masih banyak lainya. Maka dari itu mari kita jaga GBT ini agar kita semakin nyaman saat berolahraga,” ujar Wali Kota Eri.
Perlombaan ini, bukan hanya diikuti oleh peserta dari Surabaya, namun ada juga peserta dari wilayah kota/kabupaten lain. Oleh karena itu, dia yakin dan memberi semangat kepada para peserta lomba, dengan adanya lomba ini diharapkan bisa mempersatukan masyarakat dari berbagai wilayah di Kota Surabaya. “Jadi, kalau pengen nyaman berolahraga, ya di Gelora Bung Tomo,” tuturnya.
Lomba balap sepeda Surabaya Race 2021 ini, dibagi menjadi 12 kategori putra dan putri. Di antaranya, kategori Men – Women usia 13 – 14 tahun, Men – Women usia 15 – 16 tahun, Men – Women usia 17 – 18 tahun, Men – Women usia 19 tahun, Master A usia 30 – 40 tahun, Master B usia 41 – 50, Master C usia 51 ke atas dan Executive 45 tahun ke atas.
Dengan adanya lomba ini kedepannya bisa meningkatkan potensi atlet balap sepeda Kota Pahlawan. “Diharapkan para atlet di Surabaya bisa memanfaatkan GBT untuk mengembangkan potensinya. Bukan hanya atlet balap sepeda, tapi juga untuk atlet-atlet lainnya,” harapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Kadispora) Kota Surabaya, M. Afghani Wardhana mengatakan, event Surabaya Race 2021 ini digelar dalam rangka Peringatan Hari Pahlawan dan menggelorakan semangat olahraga di Kota Surabaya.
“Lomba ini diikuti dari berbagai wilayah di Indonesia. Diantaranya, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Kalimantan dan Bali. Ini momentum yang luar biasa bagi para atlet Tanah Air, sehingga bisa dijadikan untuk meningkatkan prestasi atlet di Indonesia,” kata Afghani. (rmt/jay)
SURABAYA – Surabaya Race 2021 selesai digelar selama tanggal 11 hingga 12 Desember di Sirkuit Gelora Bung Tomo (GBT). Lomba balap sepeda oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya itu digelar diharapkan akan menjadi agenda rutin tahunan.
Wali Kota Surabaya Eri mengatakan bahwa Surabaya Race 2021 merupakan lomba balap sepeda yang pertama kali digelar oleh Pemkot Surabaya. Rencananya, lomba balap sepeda yang digelar di GBT ini akan dijadikan agenda tahunan seperti halnya Tunjungan Romansa yang ditetapkan sebagai kawasan wisata.
“Alhamdulillah, pesertanya ada 500 orang, semoga acara ini bisa menjadi agenda tahunan dari Pemkot Surabaya. artinya banyak yang suka bersepeda,” kata Wali Kota Eri, Minggu (12/12).
Wali Kota Eri berencana menata ulang sarana dan prasarana GBT, agar nantinya warga Surabaya bisa lebih nyaman menikmati berbagai fasilitas cabang olahraga di stadion terbesar di Kota Surabaya tersebut.
“Karena GBT ini bukan hanya untuk balapan sepeda, akan tetapi ada juga balap motor, mobil, sepatu roda, sepak bola, basket dan masih banyak lainya. Maka dari itu mari kita jaga GBT ini agar kita semakin nyaman saat berolahraga,” ujar Wali Kota Eri.
Perlombaan ini, bukan hanya diikuti oleh peserta dari Surabaya, namun ada juga peserta dari wilayah kota/kabupaten lain. Oleh karena itu, dia yakin dan memberi semangat kepada para peserta lomba, dengan adanya lomba ini diharapkan bisa mempersatukan masyarakat dari berbagai wilayah di Kota Surabaya. “Jadi, kalau pengen nyaman berolahraga, ya di Gelora Bung Tomo,” tuturnya.
Lomba balap sepeda Surabaya Race 2021 ini, dibagi menjadi 12 kategori putra dan putri. Di antaranya, kategori Men – Women usia 13 – 14 tahun, Men – Women usia 15 – 16 tahun, Men – Women usia 17 – 18 tahun, Men – Women usia 19 tahun, Master A usia 30 – 40 tahun, Master B usia 41 – 50, Master C usia 51 ke atas dan Executive 45 tahun ke atas.
Dengan adanya lomba ini kedepannya bisa meningkatkan potensi atlet balap sepeda Kota Pahlawan. “Diharapkan para atlet di Surabaya bisa memanfaatkan GBT untuk mengembangkan potensinya. Bukan hanya atlet balap sepeda, tapi juga untuk atlet-atlet lainnya,” harapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Kadispora) Kota Surabaya, M. Afghani Wardhana mengatakan, event Surabaya Race 2021 ini digelar dalam rangka Peringatan Hari Pahlawan dan menggelorakan semangat olahraga di Kota Surabaya.
“Lomba ini diikuti dari berbagai wilayah di Indonesia. Diantaranya, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Kalimantan dan Bali. Ini momentum yang luar biasa bagi para atlet Tanah Air, sehingga bisa dijadikan untuk meningkatkan prestasi atlet di Indonesia,” kata Afghani. (rmt/jay)

Most Read

Berita Terbaru


/