alexametrics
28 C
Surabaya
Tuesday, May 24, 2022

Sembunyikan Sabu Dalam Helm, Dicokok di Tanah Merah

SURABAYA – Narkoba bisa disembunyikan di mana saja. Ada saja modus pengedar narkoba untuk mengelabui polisi. Ini pula yang dilakukan oleh SH, 46, warga Jalan Tanah Merah, Surabaya. Ia ditangkap saaat berada di sebuah warung kopi (warkop) di depan rumahnya.

KETAHUAN: Tersangka SH diamankan bersama barang bukti di Polrestabes Surabaya. (IST)

Polisi menyita 19 poket sabu-sabu (SS) yang disembunyikan dalam gabus helm serta uang Rp 1,5 juta diduga hasil jualan sabu. Tersangka SH berkelit saat digerebek Satresnarkoba Polrestabes Surabaya. Ia sempat tidak mengaku membawa sabu. Namun, berkat kejelian petugas, pemeriksaan dilakukan pada seluruh barang bawaan korban.

“Anggota curiga dengan helm yang ditaruh di samping tersangka. Saat digeledah ternyata ada sabu di dalam gabus helm,” ujar Kasatresnarkoba Polrestabes Surabaya AKBP Daniel Marunduri, Kamis (13/1).

Baca Juga :  Saat Anak Kos Mandi, Dua HP Diembat

Penangkapan budak sabu itu awalnya dari informasi masyarakat yang melihat ada seseorang membawa sabu di salah satu warkop Jalan Tanah Merah, Surabaya. Polisi menyelidiki dan menemukan tersangka sedang duduk di warkop.

Polisi menggeledah dan menemukan 19 poket sabu dengan berat total 5,15 gram. Tersangka kemudian dibawa ke Mapolretabes Surabaya.

Keterangan tersangka kepada penyidik, sabu tersebut didapat dari seseorang berinisial JE. Tersangka kemudian menjual kembali serbuk haram tersebut. Sabu paket hemat dijual seharga Rp 150 ribu dengan keuntungan Rp 25 ribu. Sementara untuk kemasan lebih besar ia bisa menjual Rp 250 ribu dengan keuntungan Rp 50 ribu per poketnya.

“Uang penjualan ini kemudian dibelikan sabu lagi. Pengakuannya sudah tiga kali ini membeli dari JE,” ujarnya. (gun/rek)

Baca Juga :  Kasus Aktif Naik, Tambah Nakes di Isoter Asrama Haji Sukolilo

SURABAYA – Narkoba bisa disembunyikan di mana saja. Ada saja modus pengedar narkoba untuk mengelabui polisi. Ini pula yang dilakukan oleh SH, 46, warga Jalan Tanah Merah, Surabaya. Ia ditangkap saaat berada di sebuah warung kopi (warkop) di depan rumahnya.

KETAHUAN: Tersangka SH diamankan bersama barang bukti di Polrestabes Surabaya. (IST)

Polisi menyita 19 poket sabu-sabu (SS) yang disembunyikan dalam gabus helm serta uang Rp 1,5 juta diduga hasil jualan sabu. Tersangka SH berkelit saat digerebek Satresnarkoba Polrestabes Surabaya. Ia sempat tidak mengaku membawa sabu. Namun, berkat kejelian petugas, pemeriksaan dilakukan pada seluruh barang bawaan korban.

“Anggota curiga dengan helm yang ditaruh di samping tersangka. Saat digeledah ternyata ada sabu di dalam gabus helm,” ujar Kasatresnarkoba Polrestabes Surabaya AKBP Daniel Marunduri, Kamis (13/1).

Baca Juga :  Tahap II, Kejaksaan Tahan Kades Laban

Penangkapan budak sabu itu awalnya dari informasi masyarakat yang melihat ada seseorang membawa sabu di salah satu warkop Jalan Tanah Merah, Surabaya. Polisi menyelidiki dan menemukan tersangka sedang duduk di warkop.

Polisi menggeledah dan menemukan 19 poket sabu dengan berat total 5,15 gram. Tersangka kemudian dibawa ke Mapolretabes Surabaya.

Keterangan tersangka kepada penyidik, sabu tersebut didapat dari seseorang berinisial JE. Tersangka kemudian menjual kembali serbuk haram tersebut. Sabu paket hemat dijual seharga Rp 150 ribu dengan keuntungan Rp 25 ribu. Sementara untuk kemasan lebih besar ia bisa menjual Rp 250 ribu dengan keuntungan Rp 50 ribu per poketnya.

“Uang penjualan ini kemudian dibelikan sabu lagi. Pengakuannya sudah tiga kali ini membeli dari JE,” ujarnya. (gun/rek)

Baca Juga :  Diparkir Ditinggal Kerja, Motor Karyawati Raib

Most Read

Berita Terbaru


/