alexametrics
25 C
Surabaya
Wednesday, December 8, 2021
spot_img

Pengerjaan Plengsengan Arif Rahman Hakim Sudah 200 Meter 

SURABAYA –  Plengsengan sungai yang ambles sejak 2020 di kawasan Jalan Arief Rahman Hakim, saat ini masih dikerjakan secara bertahap. Sebelumnya, Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Pematusan (DPUMBMP) Kota Surabaya sudah memasang penahan di sepanjang sungai agar tidak terjadi longsor.

Kepala Rayon Gubeng DPUMBMP Kota Surabaya Bambang Yulianto mengatakan, pengerjaan saat ini sudah sepanjang 200 meter. Salah satu fokus yang dikerjakan yakni dinding saluran. “Perbaikan dari RS Gigi Mulut UHT (Universitas Hang Tuah, Red) ke timur sampai crossing saluran,” kata Bambang, Selasa (12/10).

Ia menjelaskan, progres perbaikan dari 200 meter itu sudah mencapai 65 persen. Sehingga, diprediksi perbaikan rampung 1,5 bulan mendatang. ”Jika tidak ada hambatan akan segera rampung. Sekalian untuk menghadapi musim penghujan,” sambungnya.

Secara keseluruhan DPUMBMP akan mengerjakan 360 meter plengsengan yang ambrol.  Awal mula terjadi amblesnya jalan karena tanah yang bergerak. Untuk mengatasi permasalahan genangan yang terjadi setiap hujan turun dengan melakukan normalisasi saluran air di sungai. Namun pengerukan dilakukan mencapai kedalaman sekitar tujuh meter menyebabkan adanya amblesnya tanah.

“Ya karena tanahnya gerak karena terlalu dalam itu sehingga tanah ambles,” tuturnya.

Oleh karena itu, kata Bambang, perbaikan plengsengan itu dilakukan dengan memasuki bawah jembatan. Hal itu dilakukan agar tak mengubah struktur secara menyeluruh. Selain itu, dalam perbaikan tersebut pihaknya juga melakukan pengerukan sedimen untuk mempermudah pengerjaan.

”Sementara banyak saluran yang tertutup. Ya dari sedimen juga,” pungkasnya.  (rmt/opi)


SURABAYA –  Plengsengan sungai yang ambles sejak 2020 di kawasan Jalan Arief Rahman Hakim, saat ini masih dikerjakan secara bertahap. Sebelumnya, Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Pematusan (DPUMBMP) Kota Surabaya sudah memasang penahan di sepanjang sungai agar tidak terjadi longsor.

Kepala Rayon Gubeng DPUMBMP Kota Surabaya Bambang Yulianto mengatakan, pengerjaan saat ini sudah sepanjang 200 meter. Salah satu fokus yang dikerjakan yakni dinding saluran. “Perbaikan dari RS Gigi Mulut UHT (Universitas Hang Tuah, Red) ke timur sampai crossing saluran,” kata Bambang, Selasa (12/10).

Ia menjelaskan, progres perbaikan dari 200 meter itu sudah mencapai 65 persen. Sehingga, diprediksi perbaikan rampung 1,5 bulan mendatang. ”Jika tidak ada hambatan akan segera rampung. Sekalian untuk menghadapi musim penghujan,” sambungnya.

Secara keseluruhan DPUMBMP akan mengerjakan 360 meter plengsengan yang ambrol.  Awal mula terjadi amblesnya jalan karena tanah yang bergerak. Untuk mengatasi permasalahan genangan yang terjadi setiap hujan turun dengan melakukan normalisasi saluran air di sungai. Namun pengerukan dilakukan mencapai kedalaman sekitar tujuh meter menyebabkan adanya amblesnya tanah.

“Ya karena tanahnya gerak karena terlalu dalam itu sehingga tanah ambles,” tuturnya.

Oleh karena itu, kata Bambang, perbaikan plengsengan itu dilakukan dengan memasuki bawah jembatan. Hal itu dilakukan agar tak mengubah struktur secara menyeluruh. Selain itu, dalam perbaikan tersebut pihaknya juga melakukan pengerukan sedimen untuk mempermudah pengerjaan.

”Sementara banyak saluran yang tertutup. Ya dari sedimen juga,” pungkasnya.  (rmt/opi)



Most Read

Berita Terbaru