alexametrics
28 C
Surabaya
Monday, May 23, 2022

Tukang Servis AC Gubeng Jaya Ditangkap saat Membagi Sabu di Hotel

SURABAYA – Tukang servis air conditioner (AC) ditangkap Satresnarkoba Polrestabes Surabaya. Tersangka YS, 50, warga kontrak di Jalan Gubeng Jaya Tengah, Surabaya, diamankan saat berada di sebuah hotel dengan barang bukti dua poket sabu-sabu (SS) seberat 3,11 gram.

Tersangka YS diduga sedang membagi sabu di kamar salah satu hotel. Polisi membawa tersangka dengan berang bukti dompet dan timbangan elektrik. Dalam penggeledahan ditemukan dompet warna emas berisi dua poket sabu.

Serbuk haram tersebut diketahui merupakan sisa yang belum terjual. Tersangka hendak membagi menjadi kemasan lebih kecil. “Sabu tersebut sisa yang belum terjual,” kata Kasatresnarkoba Polrestabes Surabaya AKBP Daniel Marunduri, Kamis (12/5).

Baca Juga :  Pemkot Sebar & Siagakan Petugas Antisipasi Cuaca Ekstrem dan Pohon Tumbang

Saat diinterogasi, YS mengaku membeli sabu tersebut pada seseorang berinisial AX. Sabu itu diranjau, kemudian dambil di kawasan Jalan Pondok Jati, Sidoarjo. Setelah itu, tersangka membawanya dan membagi menjadi kemasan lebih kecil di lokasi.

“Dia membeli sabu lima gram seharga Rp 4,250 juta,” tutur Daniel.

Tersangka YS mengaku, sabu yang disita itu sudah pesanan pelanggannya. Jika ia berhasil menjual semua, ia baru tahu berapa keuntungannya. “Tersangka ini tidak menjual semuanya. Ia juga mengambil sebagian untuk digunakan sendiri,” jelasnya. (gun/rek)

SURABAYA – Tukang servis air conditioner (AC) ditangkap Satresnarkoba Polrestabes Surabaya. Tersangka YS, 50, warga kontrak di Jalan Gubeng Jaya Tengah, Surabaya, diamankan saat berada di sebuah hotel dengan barang bukti dua poket sabu-sabu (SS) seberat 3,11 gram.

Tersangka YS diduga sedang membagi sabu di kamar salah satu hotel. Polisi membawa tersangka dengan berang bukti dompet dan timbangan elektrik. Dalam penggeledahan ditemukan dompet warna emas berisi dua poket sabu.

Serbuk haram tersebut diketahui merupakan sisa yang belum terjual. Tersangka hendak membagi menjadi kemasan lebih kecil. “Sabu tersebut sisa yang belum terjual,” kata Kasatresnarkoba Polrestabes Surabaya AKBP Daniel Marunduri, Kamis (12/5).

Baca Juga :  Cek Stasiun dan Gereja di Surabaya, Pastikan Taat Prokes

Saat diinterogasi, YS mengaku membeli sabu tersebut pada seseorang berinisial AX. Sabu itu diranjau, kemudian dambil di kawasan Jalan Pondok Jati, Sidoarjo. Setelah itu, tersangka membawanya dan membagi menjadi kemasan lebih kecil di lokasi.

“Dia membeli sabu lima gram seharga Rp 4,250 juta,” tutur Daniel.

Tersangka YS mengaku, sabu yang disita itu sudah pesanan pelanggannya. Jika ia berhasil menjual semua, ia baru tahu berapa keuntungannya. “Tersangka ini tidak menjual semuanya. Ia juga mengambil sebagian untuk digunakan sendiri,” jelasnya. (gun/rek)

Most Read

Berita Terbaru


/