alexametrics
28 C
Surabaya
Tuesday, May 24, 2022

Tingkatkan Layanan Kesehatan, Mayapada Hospital Jalin Kerja Sama dengan TETO

SURABAYA – Untuk meningkatkan pelayanan di bidang kesehatan, Rumah Sakit Mayapada Surabaya melakukan kerja sama dengan Taipei Economic and Trade Office Surabaya (TETO). Kerja sama ini diharapkan akan semakin memberikan makna bagi kesehatan masyarakat Jatim dan Indonesia Timur ke depan.

Menurut dr. Irawati Marga, MARS, QIA, Direktur Mayapada Hospital Surabaya, pihaknya berterimakasih bisa bekerjasama dengan TETO. Kerjasama ini akan berdampak positif ke depan. Sehingga pelayanan kesehatan terhadap masyarakat akan terus bisa ditingkatkan.

Dengan begitu, Surabaya akan menjadi pilihan menarik bagi masyarakat untuk pelayanan kesehatannya. Terlebih lagi, Mayapada Hospital Surabaya juga didukung dengan sejumlah peralatan medis yang canggih sehingga memiliki sejumlah keunggulan.

“Hadirnya Mayapada Hospital akan memberikan manfaat pada masyarakat di Surabaya, Jatim dan Indonesia Timur serta negara sahabat yang membutuhkan pelayanan kesehatan terbaik. Kami memiliki banyak keunggulan. Para dokter juga berkolaborasi dengan memberikan pelayanan yang terintegrasi dan komprehensif,” kata Irawati saat penandatangan kerjasama MoU dengan TETO, Kamis (12/5).

Dikatakan, Mayapada Hospital Surabaya merupakan rumah sakit kelima milik konglomerat, Mayapada Group. Empat rumah sakit Mayapada lainnya ada di Jakarta, Tangerang dan Bogor. Rencananya tahun ini akan menambah satu lagi di Bandung.

Baca Juga :  Perputaran Judi Wonokromo Capai Puluhan Juta

“Saat ini kerjasama dengan TETO masih di bidang pelayanan kesehatan. Semoaga kerjasama ini bisa diperluas lagi dengan Mayapada Group Jakarta atau corporate,” tambahnya.

Sementara itu, Benson D.S Lin, General Director TETO Surabaya, mengatakan, pihaknya menyambut baik kerja sama dengan Mayapada Hospital Surabaya. Selama ini hubungan baik antara Taiwan dengan Surabaya sudah berjalan lama sejak tahun 1960-an.

Hubungan perdagangan antara Taiwan dan Indonesia juga sangat baik dengan nilai transaksi USD 10 miliar. Indonesia menempati posisi ke 14 dalam hubungan dagang dengan Taiwan. Hubungan yang berkaitan dengan tenaga kerja juga sangat baik. Saat ini di Taiwan ada 300 ribu orang tenaga kerja (migran) asal Indonesia.

Bukan hanya itu, hubungan di bidang Pendidikan juga berjalan sangat baik. Saat ini ada 16 ribu pelajar asal Indonesia yang belajar di Taiwan. Pihaknya juga sering mengadakan pertukaran pelajar seperti dari Unair, ITS dan kampus lain. Setiap tahun RS Unair selalu mengirimkan dokternya ke Taiwan untuk belajar.

Baca Juga :  Nekat Terobos Tol, Dua Pemotor Tewas Tabrak Beton Pembatas Jalan

“Setiap tahun ada tambahan 12 ribu migran Indonesia yang bekerja di Taiwan. Bahkan saat ini ada sekitar 30 ribu gadis Indonesia yang kawin dengan orang Taiwan. Sebab itu, kami berharap kerjasama ini bisa diperluas dibidang-bidang yang lain,” ujar Benson.

Wiliam C Jiang, Deputi General Director TETO Surabaya, menambahkan, kerjasama ini sementara masih dibidang pelayanan kesehatan terutama untuk personel TETO Surabaya. Selain itu, juga untuk ekspatriat Taiwan di Surabaya yang jumlahnya 400 orang dan membutuhkan pelayanan kesehatan juga bisa datang ke Mayapada Hospital.

Dia yakin dengan kerjasama ini, nantinya Indonesia dan Taiwan memiliki standard kesehatan yang sama. Pembicaraan untuk kerja sama yang lain masih terus dibicarakan. Termasuk orang Surabaya dan sekitarnya yang mau ngurus visa Taiwan, bisa melakukan check-up di Mayapada Hospital.

“Investor Taiwan juga banyak yang masuk di Ngoro Industrial Park dan JIIPE yang tentu menyerap banyak tenaga kerja. Kami berharap kerjasama ini bisa terus diperluas,” tandas William. C Jiang. (fix)

SURABAYA – Untuk meningkatkan pelayanan di bidang kesehatan, Rumah Sakit Mayapada Surabaya melakukan kerja sama dengan Taipei Economic and Trade Office Surabaya (TETO). Kerja sama ini diharapkan akan semakin memberikan makna bagi kesehatan masyarakat Jatim dan Indonesia Timur ke depan.

Menurut dr. Irawati Marga, MARS, QIA, Direktur Mayapada Hospital Surabaya, pihaknya berterimakasih bisa bekerjasama dengan TETO. Kerjasama ini akan berdampak positif ke depan. Sehingga pelayanan kesehatan terhadap masyarakat akan terus bisa ditingkatkan.

Dengan begitu, Surabaya akan menjadi pilihan menarik bagi masyarakat untuk pelayanan kesehatannya. Terlebih lagi, Mayapada Hospital Surabaya juga didukung dengan sejumlah peralatan medis yang canggih sehingga memiliki sejumlah keunggulan.

“Hadirnya Mayapada Hospital akan memberikan manfaat pada masyarakat di Surabaya, Jatim dan Indonesia Timur serta negara sahabat yang membutuhkan pelayanan kesehatan terbaik. Kami memiliki banyak keunggulan. Para dokter juga berkolaborasi dengan memberikan pelayanan yang terintegrasi dan komprehensif,” kata Irawati saat penandatangan kerjasama MoU dengan TETO, Kamis (12/5).

Dikatakan, Mayapada Hospital Surabaya merupakan rumah sakit kelima milik konglomerat, Mayapada Group. Empat rumah sakit Mayapada lainnya ada di Jakarta, Tangerang dan Bogor. Rencananya tahun ini akan menambah satu lagi di Bandung.

Baca Juga :  Empat Lapas Besar di Jatim Punya Pimpinan Baru

“Saat ini kerjasama dengan TETO masih di bidang pelayanan kesehatan. Semoaga kerjasama ini bisa diperluas lagi dengan Mayapada Group Jakarta atau corporate,” tambahnya.

Sementara itu, Benson D.S Lin, General Director TETO Surabaya, mengatakan, pihaknya menyambut baik kerja sama dengan Mayapada Hospital Surabaya. Selama ini hubungan baik antara Taiwan dengan Surabaya sudah berjalan lama sejak tahun 1960-an.

Hubungan perdagangan antara Taiwan dan Indonesia juga sangat baik dengan nilai transaksi USD 10 miliar. Indonesia menempati posisi ke 14 dalam hubungan dagang dengan Taiwan. Hubungan yang berkaitan dengan tenaga kerja juga sangat baik. Saat ini di Taiwan ada 300 ribu orang tenaga kerja (migran) asal Indonesia.

Bukan hanya itu, hubungan di bidang Pendidikan juga berjalan sangat baik. Saat ini ada 16 ribu pelajar asal Indonesia yang belajar di Taiwan. Pihaknya juga sering mengadakan pertukaran pelajar seperti dari Unair, ITS dan kampus lain. Setiap tahun RS Unair selalu mengirimkan dokternya ke Taiwan untuk belajar.

Baca Juga :  Perputaran Judi Wonokromo Capai Puluhan Juta

“Setiap tahun ada tambahan 12 ribu migran Indonesia yang bekerja di Taiwan. Bahkan saat ini ada sekitar 30 ribu gadis Indonesia yang kawin dengan orang Taiwan. Sebab itu, kami berharap kerjasama ini bisa diperluas dibidang-bidang yang lain,” ujar Benson.

Wiliam C Jiang, Deputi General Director TETO Surabaya, menambahkan, kerjasama ini sementara masih dibidang pelayanan kesehatan terutama untuk personel TETO Surabaya. Selain itu, juga untuk ekspatriat Taiwan di Surabaya yang jumlahnya 400 orang dan membutuhkan pelayanan kesehatan juga bisa datang ke Mayapada Hospital.

Dia yakin dengan kerjasama ini, nantinya Indonesia dan Taiwan memiliki standard kesehatan yang sama. Pembicaraan untuk kerja sama yang lain masih terus dibicarakan. Termasuk orang Surabaya dan sekitarnya yang mau ngurus visa Taiwan, bisa melakukan check-up di Mayapada Hospital.

“Investor Taiwan juga banyak yang masuk di Ngoro Industrial Park dan JIIPE yang tentu menyerap banyak tenaga kerja. Kami berharap kerjasama ini bisa terus diperluas,” tandas William. C Jiang. (fix)

Most Read

Berita Terbaru


/