25 C
Surabaya
Thursday, December 8, 2022

Bawa SS, Dua Pria Disergap di Dekat Jembatan Merah

SURABAYA – Saat mengmbil narkoba, dua pria ini ditangkap anggota Unit Reskrim Polsek Asemrowo. Firmansyah Rahman, 24, warga Jalan Teluk Nibung Barat, Surabaya, dan Dwi Nur, 20, warga Jalan Teluk Nibung Timur II, Surabaya, diamankan saat berada di Jalan Garuda, depan Jambatan Merah Plaza (JMP) Surabaya.

Kedua tersangka kedapatan membawa satu poket sabu-sabu (SS) seberat 1,09 gram. Mereka diketahui baru mengambil ranjauan sabu di sekitar lokasi. Polisi yang sudah mendapat informasi tersebut melakukan pengintaian.

Sesaat setelah keduanya mengambil sabu, polisi langsung menyergap. Mereka tidak bisa berkutik saat disergap anggota berpakaian preman. “Sabu itu ditaruh dalam bungkus rokok bekas. Kami bawa tersangka ke Mapolsek Asemrowo,” ujar Kapolsek Asemrowo Kompol Hari Kurniawan, Rabu (10/8).

Bungkus rokok tersebut ditaruh begitu saja di pinggir jalan. Kemudian kedua tersangka yang sudah dihubungi penjual sabu mencari keberadaan ranjauan ini.

Pengedar atasnya masih dalam penyelidikan kepolisian. “Kedua tersangka mengaku baru sekali ini membeli sabu dan hendak dijual,” kata Hari.

Hari mengungkapkan, sekilas bungkus rokok tersebut seperti bungkus bekas yang dibuang pemiliknya. Namun, di dalamnya ada serbuk amfetamin alias sabu. “Kami masih kami kembangkan lagi. Terutama terkait jaringannya. Kami juga mencurigai keduanya menggunakan narkoba,” tuturnya. (gun/rek)

SURABAYA – Saat mengmbil narkoba, dua pria ini ditangkap anggota Unit Reskrim Polsek Asemrowo. Firmansyah Rahman, 24, warga Jalan Teluk Nibung Barat, Surabaya, dan Dwi Nur, 20, warga Jalan Teluk Nibung Timur II, Surabaya, diamankan saat berada di Jalan Garuda, depan Jambatan Merah Plaza (JMP) Surabaya.

Kedua tersangka kedapatan membawa satu poket sabu-sabu (SS) seberat 1,09 gram. Mereka diketahui baru mengambil ranjauan sabu di sekitar lokasi. Polisi yang sudah mendapat informasi tersebut melakukan pengintaian.

Sesaat setelah keduanya mengambil sabu, polisi langsung menyergap. Mereka tidak bisa berkutik saat disergap anggota berpakaian preman. “Sabu itu ditaruh dalam bungkus rokok bekas. Kami bawa tersangka ke Mapolsek Asemrowo,” ujar Kapolsek Asemrowo Kompol Hari Kurniawan, Rabu (10/8).

Bungkus rokok tersebut ditaruh begitu saja di pinggir jalan. Kemudian kedua tersangka yang sudah dihubungi penjual sabu mencari keberadaan ranjauan ini.

Pengedar atasnya masih dalam penyelidikan kepolisian. “Kedua tersangka mengaku baru sekali ini membeli sabu dan hendak dijual,” kata Hari.

Hari mengungkapkan, sekilas bungkus rokok tersebut seperti bungkus bekas yang dibuang pemiliknya. Namun, di dalamnya ada serbuk amfetamin alias sabu. “Kami masih kami kembangkan lagi. Terutama terkait jaringannya. Kami juga mencurigai keduanya menggunakan narkoba,” tuturnya. (gun/rek)

Most Read

Berita Terbaru


/