alexametrics
28 C
Surabaya
Wednesday, August 10, 2022

Siapkan Karet Romansa, Pemkot Aspal Jalan Bibis hingga Pertigaaan Kembang Jepun

SURABAYA – Kawasan kota lama di Surabaya Utara kembali mendapatkan sentuhan yakni dengan pengaspalan jalan untuk menunjang wisata kota lama yang akan dihidupkan kembali oleh Pemkot Surabaya di kawasan tersebut.
Pengasapalan jalan tersebut baru dimulai Kamis (4/8) malam dengan titik awal di jalan Bibis dan saat ini baru sampai ke Jalan Gula.
Kabid Jalan dan Jembatan Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDAMB) Surabaya Adi Gunita mengatakan nantinya pengaspalan akan dilakukan hingga ke pertigaan jalan Kembang Jepun.
“Kami aspal untuk menunjang dihidupkannya wisata kota lama di kawasan Pecinan. Mulai dari Jalan Bibis (tikungan SPBU Bibis) hingga nantinya ke Pertigaan Jalan Kembang Jepun,” kata Adi, Jumat (5/8).
Adi menjelaskan bahwa pengaspalan baru dikerjakan secara bertahap dari  sisi kanan. Supaya tidak menganggu menggunakan jalan lainnya. Bahkan Jumat malam akan kembali dilakukan pengaspalan untuk Jalan Gula hingga ke pertigaan Jalan Kembang Jepun.
“Targetnya empat hari bisa rampung. Karena yang kami kerjakan dulu baru sebagian yakni sisi kanan ruas jalan. Dan sampai di jalan Gula. Nanti malam (Jumat malam) akan kami lanjutkan kembali,” jelasnya.
Ia juga menyebut aspal tersebut mempunyai ketebalan 3 centimeter. “Hanya untuk meratakan saja. Karena jalannya berlubang dan bergelombang. Jadi kami aspal 3 centimeter saja,” ujarnya.
Dalam revitalisasi tersebut tidak hanya DSADMB saja namun Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta Pertanahan (DPRKPP) hingga Dinas Lingkungan Hidup (DLH) juga diturunkan untuk membenahi kawasan Pecinan tersebut.
Camat Pabean Cantian, Muhammad Januar Rizal mengatakan, usul pengaspalan dilakukan setelah dilakukan pengecatan tiang PJU dan juga penambahan ornamen jalan seperti lampion di Jalan Karet. Karena nantinya kawasan tersebut akan dijadikan sebagai Tunjungan Romansa kedua.
“Ujungnya nanti ke Kembang Jepun. Masyarakat bisa menikmati wisata jalan Karet yang sekaligus terintegrasi dengan Kya-Kya Kembang Jepun. Saat ini sudah mulai diaspal. Paling tidak September atau akhir Agustus sudah bisa dinikmati untuk Karet Romansa,” kata Rizal. (rmt/jay)
SURABAYA – Kawasan kota lama di Surabaya Utara kembali mendapatkan sentuhan yakni dengan pengaspalan jalan untuk menunjang wisata kota lama yang akan dihidupkan kembali oleh Pemkot Surabaya di kawasan tersebut.
Pengasapalan jalan tersebut baru dimulai Kamis (4/8) malam dengan titik awal di jalan Bibis dan saat ini baru sampai ke Jalan Gula.
Kabid Jalan dan Jembatan Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDAMB) Surabaya Adi Gunita mengatakan nantinya pengaspalan akan dilakukan hingga ke pertigaan jalan Kembang Jepun.
“Kami aspal untuk menunjang dihidupkannya wisata kota lama di kawasan Pecinan. Mulai dari Jalan Bibis (tikungan SPBU Bibis) hingga nantinya ke Pertigaan Jalan Kembang Jepun,” kata Adi, Jumat (5/8).
Adi menjelaskan bahwa pengaspalan baru dikerjakan secara bertahap dari  sisi kanan. Supaya tidak menganggu menggunakan jalan lainnya. Bahkan Jumat malam akan kembali dilakukan pengaspalan untuk Jalan Gula hingga ke pertigaan Jalan Kembang Jepun.
“Targetnya empat hari bisa rampung. Karena yang kami kerjakan dulu baru sebagian yakni sisi kanan ruas jalan. Dan sampai di jalan Gula. Nanti malam (Jumat malam) akan kami lanjutkan kembali,” jelasnya.
Ia juga menyebut aspal tersebut mempunyai ketebalan 3 centimeter. “Hanya untuk meratakan saja. Karena jalannya berlubang dan bergelombang. Jadi kami aspal 3 centimeter saja,” ujarnya.
Dalam revitalisasi tersebut tidak hanya DSADMB saja namun Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta Pertanahan (DPRKPP) hingga Dinas Lingkungan Hidup (DLH) juga diturunkan untuk membenahi kawasan Pecinan tersebut.
Camat Pabean Cantian, Muhammad Januar Rizal mengatakan, usul pengaspalan dilakukan setelah dilakukan pengecatan tiang PJU dan juga penambahan ornamen jalan seperti lampion di Jalan Karet. Karena nantinya kawasan tersebut akan dijadikan sebagai Tunjungan Romansa kedua.
“Ujungnya nanti ke Kembang Jepun. Masyarakat bisa menikmati wisata jalan Karet yang sekaligus terintegrasi dengan Kya-Kya Kembang Jepun. Saat ini sudah mulai diaspal. Paling tidak September atau akhir Agustus sudah bisa dinikmati untuk Karet Romansa,” kata Rizal. (rmt/jay)

Most Read

Berita Terbaru


/