alexametrics
30 C
Surabaya
Wednesday, August 10, 2022

Dua Pria Edarkan SS, Dicokok di Simo Jawar

SURABAYA – Berdiri di depan minimarket Jalan Simo Jawar, Surabaya, dua pria ini akhirnya berurusan dengan polisi. Tersangka AP, 22, dan HM, 28, warga Jalan Simorejosari, Surabaya, ditangkap setelah polisi menemukan tiga poket sabu-sabu (SS) dengan berat total 2,47 gram.

Sabu tersebut hendak dijual kedua tersangka. Polisi juga menyita sebuah pipet kaca, timbangan elektrik, serta peralatan lain di tas milik salah atau tersangka. Dalam penggeledahan, kedua pekerja serabutan ini menyimpan sabu dalam bungkus rokok bekas.

Bungkus rokok tersebut disimpan di dalam tas milik salah satu tersangka. Keduanya mengakui sabu tersebut hendak dijual ke pelanggan. “Kami juga temukan pipet kaca. Diduga mereka juga menggunakan sabu itu,” Kasatresnarkoba Polrestabes Surabaya AKBP Daniel Marunduri, Jumat (5/8).

Saat diinterogasi, tersangka mengaku membeli sabu dari seseorang berinisial IM. Mereka membeli dua gram dengan harga Rp 1,1 juta per gramnya. Bandar itu meminta keduanya mengambil sabu secara ranjau di pinggir tempat sampah depan sebuah bank di dekat SPBU Gunungsari, Surabaya.
“Satu poket yang diambil berisi sabu dan memiliki berat dua gram,” tutur Daniel.

Kedua tersangka mengatakan, meski sabu sudah ditangan, pelunasan belum dilakukan. Tersangka masih membayar Rp 600 ribu. Dua gram serbuk haram itu harus mentransfer uang sejumlah Rp 2,2 juta. Namun, ia masih utang dulu.

“Tersangka membeli sistem utang. Diduga sudah lama sehingga bisa membayar dengan cara utang,” tutur Daniel. (gun/rek)

SURABAYA – Berdiri di depan minimarket Jalan Simo Jawar, Surabaya, dua pria ini akhirnya berurusan dengan polisi. Tersangka AP, 22, dan HM, 28, warga Jalan Simorejosari, Surabaya, ditangkap setelah polisi menemukan tiga poket sabu-sabu (SS) dengan berat total 2,47 gram.

Sabu tersebut hendak dijual kedua tersangka. Polisi juga menyita sebuah pipet kaca, timbangan elektrik, serta peralatan lain di tas milik salah atau tersangka. Dalam penggeledahan, kedua pekerja serabutan ini menyimpan sabu dalam bungkus rokok bekas.

Bungkus rokok tersebut disimpan di dalam tas milik salah satu tersangka. Keduanya mengakui sabu tersebut hendak dijual ke pelanggan. “Kami juga temukan pipet kaca. Diduga mereka juga menggunakan sabu itu,” Kasatresnarkoba Polrestabes Surabaya AKBP Daniel Marunduri, Jumat (5/8).

Saat diinterogasi, tersangka mengaku membeli sabu dari seseorang berinisial IM. Mereka membeli dua gram dengan harga Rp 1,1 juta per gramnya. Bandar itu meminta keduanya mengambil sabu secara ranjau di pinggir tempat sampah depan sebuah bank di dekat SPBU Gunungsari, Surabaya.
“Satu poket yang diambil berisi sabu dan memiliki berat dua gram,” tutur Daniel.

Kedua tersangka mengatakan, meski sabu sudah ditangan, pelunasan belum dilakukan. Tersangka masih membayar Rp 600 ribu. Dua gram serbuk haram itu harus mentransfer uang sejumlah Rp 2,2 juta. Namun, ia masih utang dulu.

“Tersangka membeli sistem utang. Diduga sudah lama sehingga bisa membayar dengan cara utang,” tutur Daniel. (gun/rek)

Most Read

Berita Terbaru


/