alexametrics
28 C
Surabaya
Wednesday, August 10, 2022

Tukang Rombeng Edarkan Sabu, Digerebek di Bratang Gede

SURABAYA – Lebih aman di kos. Ini yang membuat pengedar narkoba ini memilih indekos untuk mengedarkan sabu-sabu (SS). Namun, DN, 44, warga Jalan Bratang Gede, Surabaya, ini tidak bisa mengelabui anggota Satresnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak. Ia ditangkap di kosnya yang hanya beda gang dengan alamat rumahnya.

Polisi menyita satu plastik berisi 1,52 gram sabu. Polisi juga mengamankan uang Rp 100 ribu diduga hasil penjualan narkoba. Tersangka yang bekerja sebagai tukang rombeng itu tidak bisa berkutik ketika polisi mengepungnya. Saat digeledah, polisi menemukan ada bungkus rokok bekas.

“Kami periksa dan ditemukan satu poket sabu tersebut di dalam bungkus rokok,” kata Kasatresnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak AKP Hendro Utaryo, Kamis (4/8).

Tersangka DN mengaku membeli sabu untuk dijual kembali. Ia baru saja mengambilnya dengan cara bertemu langsung dengan penjual berinisial R di Bratang Gede. “Pengakuannya, bertemu dengan penjualnya tak jauh dari lokasi. Namun, saat kami datangi sudah tidak ada di lokasi,” kata Hendro.

Pihak kepolisian masih menyelidiki lagi kasus tersebut. DN mengaku telah menjual sabu tersebut beberapa bulan lalu. Biasanya ia menjual sabu dalam kemasan kecil. “Sabu yang kami sita belum dibagi menjadi kemasan poket kecil,” tutur Hendro. (gun)

SURABAYA – Lebih aman di kos. Ini yang membuat pengedar narkoba ini memilih indekos untuk mengedarkan sabu-sabu (SS). Namun, DN, 44, warga Jalan Bratang Gede, Surabaya, ini tidak bisa mengelabui anggota Satresnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak. Ia ditangkap di kosnya yang hanya beda gang dengan alamat rumahnya.

Polisi menyita satu plastik berisi 1,52 gram sabu. Polisi juga mengamankan uang Rp 100 ribu diduga hasil penjualan narkoba. Tersangka yang bekerja sebagai tukang rombeng itu tidak bisa berkutik ketika polisi mengepungnya. Saat digeledah, polisi menemukan ada bungkus rokok bekas.

“Kami periksa dan ditemukan satu poket sabu tersebut di dalam bungkus rokok,” kata Kasatresnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak AKP Hendro Utaryo, Kamis (4/8).

Tersangka DN mengaku membeli sabu untuk dijual kembali. Ia baru saja mengambilnya dengan cara bertemu langsung dengan penjual berinisial R di Bratang Gede. “Pengakuannya, bertemu dengan penjualnya tak jauh dari lokasi. Namun, saat kami datangi sudah tidak ada di lokasi,” kata Hendro.

Pihak kepolisian masih menyelidiki lagi kasus tersebut. DN mengaku telah menjual sabu tersebut beberapa bulan lalu. Biasanya ia menjual sabu dalam kemasan kecil. “Sabu yang kami sita belum dibagi menjadi kemasan poket kecil,” tutur Hendro. (gun)

Most Read

Berita Terbaru


/