alexametrics
25 C
Surabaya
Wednesday, June 29, 2022

Cekcok dengan Istri, Pria Bertato Hendak Bunuh Diri di Tower SUTET

SURABAYA – Budiono, 40, nekat melakukan percobaan bunuh diri. Pria asal Jalan Bandarejo IV RT 04 RW 05, Benowo itu memanjat tower Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTET) di Jalan Kendungrejo, Sememi Benowo, Senin (2/7). Beruntung, niatannya mengakhiri hidup dengan menjatuhkan diri dari ketinggian bisa digagalkan.

Menurut informasi yang digali Radar Surabaya, percobaan bunuh diri itu terjadi sekitar pukul 07.30. Diduga sebelum kejadian pelaku sempat adu mulut dengan sang istri di rumahnya lantaran persoalan rumah tangga.

Usai bertengkar itulah, lelaki yang memiliki tatto di lengan tangannya itu pun menuju Sutet di kawasan sekitar Rumah Sakit Bhakti Darma Husada (BDH), Benowo. Lalu dia menaiki tower yang bertegangan tinggi itu. Selang beberapa menit kemudian pelaku yang mengenakan celana jeans itu sudah berada di atas Sutet. Warga sekitar yang tahu ada orang berada di atas Sutet lantas panik dan geger.

Mereka mencoba memanggil dan membujuk pelaku yang diduga deperesi usai cekcok itu, untuk segera turun dan mengurungkan niat untuk bunuh diri. Awalnya upaya rayuan warga tak diindahkan oleh pelaku yang memakai kaos hijau. Merasa khawatir pelaku nekat terjun, salah satu warga meneruskan informasi tersebut ke pihak kepolisian dan linmas setempat. 

Tidak lama kemudian personel kepolisian, linmas dan petugas pemadam kebakaran juga turut tiba di lokasi.

Kabid Operasional PMK Kota Surabaya Bambang Vistadi mengatakan mendapat laporan adanya orang akan melakukan percobaan bunuh diri langsung merespon dengan menurunkan tim rescue. “Kami menurunkan tim rescue, tim orong-orong dan alat penunjang air cushion untuk evakuasi,” ucap Bambang kepada Radar Surabaya, Senin (2/7). 

Namun, masih kata Bambang, sebelum dilakukan upaya evakuasi pelaku turun dengan sendirinya setelah dibujuk warga dan personel kepolisian sektor Benowo. Kemudian pelaku lantas dibawa ke Mapolsek Benowo. (rus/rtn)

SURABAYA – Budiono, 40, nekat melakukan percobaan bunuh diri. Pria asal Jalan Bandarejo IV RT 04 RW 05, Benowo itu memanjat tower Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTET) di Jalan Kendungrejo, Sememi Benowo, Senin (2/7). Beruntung, niatannya mengakhiri hidup dengan menjatuhkan diri dari ketinggian bisa digagalkan.

Menurut informasi yang digali Radar Surabaya, percobaan bunuh diri itu terjadi sekitar pukul 07.30. Diduga sebelum kejadian pelaku sempat adu mulut dengan sang istri di rumahnya lantaran persoalan rumah tangga.

Usai bertengkar itulah, lelaki yang memiliki tatto di lengan tangannya itu pun menuju Sutet di kawasan sekitar Rumah Sakit Bhakti Darma Husada (BDH), Benowo. Lalu dia menaiki tower yang bertegangan tinggi itu. Selang beberapa menit kemudian pelaku yang mengenakan celana jeans itu sudah berada di atas Sutet. Warga sekitar yang tahu ada orang berada di atas Sutet lantas panik dan geger.

Mereka mencoba memanggil dan membujuk pelaku yang diduga deperesi usai cekcok itu, untuk segera turun dan mengurungkan niat untuk bunuh diri. Awalnya upaya rayuan warga tak diindahkan oleh pelaku yang memakai kaos hijau. Merasa khawatir pelaku nekat terjun, salah satu warga meneruskan informasi tersebut ke pihak kepolisian dan linmas setempat. 

Tidak lama kemudian personel kepolisian, linmas dan petugas pemadam kebakaran juga turut tiba di lokasi.

Kabid Operasional PMK Kota Surabaya Bambang Vistadi mengatakan mendapat laporan adanya orang akan melakukan percobaan bunuh diri langsung merespon dengan menurunkan tim rescue. “Kami menurunkan tim rescue, tim orong-orong dan alat penunjang air cushion untuk evakuasi,” ucap Bambang kepada Radar Surabaya, Senin (2/7). 

Namun, masih kata Bambang, sebelum dilakukan upaya evakuasi pelaku turun dengan sendirinya setelah dibujuk warga dan personel kepolisian sektor Benowo. Kemudian pelaku lantas dibawa ke Mapolsek Benowo. (rus/rtn)

Most Read

Berita Terbaru


/