alexametrics
27 C
Surabaya
Wednesday, December 8, 2021
spot_img

Lawan Persela, Aji Santoso Minta Skuad Green Force Waspada

SLEMAN –  Pelatih Persebaya, Aji Santoso, menilai sosok Iwan Setiawan sebagai guru dan seorang pelatih berpengalaman di sepak bola Indonesia. Persebaya Surabaya akan menjalani pertandingan derby Jawa Timur melawan Persela Lamongan, Kamis (21/10).

Pertandingan ini dipastikan akan berjalan dengan ketat, karena jika Persebaya yang mendapatkan tiga poin, maka mereka akan menuju persaingan di klasemen atas. Sebaliknya, jika Persela yang mengunci kemenangan, maka skuad Laskar Joko Tingkir akan mengambil alih posisi skuad Green Force.

Jelang laga tersebut, pelatih Persebaya Surabaya, Aji Santoso, memberikan sanjungan kepada pelatih Persela, Iwan Setiawan. Menurut Aji Santoso, Iwan Setiawan merupakan pelatih yang cerdas. Dia menambahkan jika mantan pelatih Borneo FC tersebut memiliki keunggulan dalam bidang taktikal.

“Coach Iwan Setiawan merupakan pelatih bagus yang cerdik dan teliti. Dia lebih mengedepankan bermain dengan cara taktikal,” kata Iwan Setiwan pada konferensi pers sebelum laga melawan Persela.

Aji Santoso bahkan secara jujur mengatakan jika sosok pelatih asal Medan tersebut merupakan gurunya dalam sepak bola. Sehingga, dia memberikan instruksi kepada semua pemainnya agar fokus dan memberikan penampilan terbaiknya.

“Pemain saya harus siap menghadapi, karena kita tahu coach Iwan pertama kali melatih saya belajarnya dari coach Iwan,” jelasnya.

Aji menambahkan jika Iwan Setiawan merupakan pelatih yang berpengalaman di sepak bola Indonesia. “Jadi, menurut saya, beliau pelatih yang memiliki wawasan yang luas dalam sepak bola,” pungkasnya.

Dari segi Head to Head Persebaya Surabaya lebih diunggulkan karena punya tren apik saat melawan Persela Lamongan. Dari lima pertemuan terakhir sejak Liga 1 2018 Green Force  berhasil memetik dua kemenangan, dua hasil imbang dan satu kali kekalahan. Secara berurutan di Liga 1 2018 putaran pertama berakhir imbang 1-1 dan menang 3-1 di putaran kedua. Menariknya pada musim ini Aji Santoso adalah pelatih dari Laskar Joko Tingkir.

Dilanjutkan kemudian Liga 1 2019 putaran pertama menang 3-2 namun kalah 1-0 di putaran kedua. Sedangkan pertemuan terakhir kedua tim terjadi di babak penyisihan grup C Piala Menpora 2021 yang berakhir dengan hasil imbang 0-0.

Meskipun demikian Aji Santoso justru meminta pemain untuk melupakan rekor pertemuan atau head to head ini. Walaupun hasilnya cukup baik, namun pelatih 51 tahun itu menegaskan bahwa rekor kemenangan tidak relevan untuk jadi sebuah hasil pertandingan.

“Itu sudah tidak bisa jadi patokan lagi karena waktunya sudah berbeda, situasinya sudah berbeda, saya berharap anak-anak tampil fight untuk memenangkan pertandingan supaya kami lebih confident,” ujar Aji Santoso. (sam/rak)


SLEMAN –  Pelatih Persebaya, Aji Santoso, menilai sosok Iwan Setiawan sebagai guru dan seorang pelatih berpengalaman di sepak bola Indonesia. Persebaya Surabaya akan menjalani pertandingan derby Jawa Timur melawan Persela Lamongan, Kamis (21/10).

Pertandingan ini dipastikan akan berjalan dengan ketat, karena jika Persebaya yang mendapatkan tiga poin, maka mereka akan menuju persaingan di klasemen atas. Sebaliknya, jika Persela yang mengunci kemenangan, maka skuad Laskar Joko Tingkir akan mengambil alih posisi skuad Green Force.

Jelang laga tersebut, pelatih Persebaya Surabaya, Aji Santoso, memberikan sanjungan kepada pelatih Persela, Iwan Setiawan. Menurut Aji Santoso, Iwan Setiawan merupakan pelatih yang cerdas. Dia menambahkan jika mantan pelatih Borneo FC tersebut memiliki keunggulan dalam bidang taktikal.

“Coach Iwan Setiawan merupakan pelatih bagus yang cerdik dan teliti. Dia lebih mengedepankan bermain dengan cara taktikal,” kata Iwan Setiwan pada konferensi pers sebelum laga melawan Persela.

Aji Santoso bahkan secara jujur mengatakan jika sosok pelatih asal Medan tersebut merupakan gurunya dalam sepak bola. Sehingga, dia memberikan instruksi kepada semua pemainnya agar fokus dan memberikan penampilan terbaiknya.

“Pemain saya harus siap menghadapi, karena kita tahu coach Iwan pertama kali melatih saya belajarnya dari coach Iwan,” jelasnya.

Aji menambahkan jika Iwan Setiawan merupakan pelatih yang berpengalaman di sepak bola Indonesia. “Jadi, menurut saya, beliau pelatih yang memiliki wawasan yang luas dalam sepak bola,” pungkasnya.

Dari segi Head to Head Persebaya Surabaya lebih diunggulkan karena punya tren apik saat melawan Persela Lamongan. Dari lima pertemuan terakhir sejak Liga 1 2018 Green Force  berhasil memetik dua kemenangan, dua hasil imbang dan satu kali kekalahan. Secara berurutan di Liga 1 2018 putaran pertama berakhir imbang 1-1 dan menang 3-1 di putaran kedua. Menariknya pada musim ini Aji Santoso adalah pelatih dari Laskar Joko Tingkir.

Dilanjutkan kemudian Liga 1 2019 putaran pertama menang 3-2 namun kalah 1-0 di putaran kedua. Sedangkan pertemuan terakhir kedua tim terjadi di babak penyisihan grup C Piala Menpora 2021 yang berakhir dengan hasil imbang 0-0.

Meskipun demikian Aji Santoso justru meminta pemain untuk melupakan rekor pertemuan atau head to head ini. Walaupun hasilnya cukup baik, namun pelatih 51 tahun itu menegaskan bahwa rekor kemenangan tidak relevan untuk jadi sebuah hasil pertandingan.

“Itu sudah tidak bisa jadi patokan lagi karena waktunya sudah berbeda, situasinya sudah berbeda, saya berharap anak-anak tampil fight untuk memenangkan pertandingan supaya kami lebih confident,” ujar Aji Santoso. (sam/rak)



Most Read

Berita Terbaru