alexametrics
28 C
Surabaya
Monday, May 23, 2022

Hancurkan Leicester 6-3, Manchester City Kokoh di Puncak Klasemen

MANCHESTER – Pep Guardiola mengaku serasa menaiki wahana “roller coaster” saat mendampingi Manchester City menjamu Leicester City dan menang 6-3 dalam laga Boxing Day Liga Inggris di Etihad, Minggu malam.

City nyaman memimpin 4-0 hingga turun minum berkat empat gol dalam 25 menit awal, tapi keunggulan itu nyaris terbuang sia-sia ketika Leicester mencetak tiga gol dalam sepuluh menit di periode awal babak kedua.

Namun, Aymeric Laporter kembali memperlebar margin keunggulan City sebelum Raheem Sterling mencetak gol keduanya dan mengunci kemenangan 6-3 hanya tiga menit jelang bubaran normal.

“Seperti roller coaster,” kata Guardiola membuka komentar pascalaga yang dikutip dari laman resmi City.

“Sungguh khas laga Boxing Day, sarat hujan gol. Itu tentu menghibur bagi kebanyakan orang. Tapi yang terpenting kami menang dan melanjutkan tren positif,” ujarnya menambahkan.

Baca Juga :  Aleix Espargaro Cetak Kemenangan Bersejarah di GP Argentina

Guardiola mengaku cukup dikejutkan dengan rentetan tiga gol Leicester dalam sepuluh menit di babak kedua yang dicetak oleh James Maddison, Ademola Lookman dan Kelechi Iheanacho.

Namun, ia sudah mewanti-wanti para pemainnya sebab Leicester tampak berbahaya di babak pertama tiap kali menguasai bola.

“Tentu saya tidak mengharapkannya. Tetapi saat turun minum kami sudah membicarakan bahwa kami unggul 4-0 dan mencetak peluang, tetapi tiap kali lawan memiliki bola mereka juga mengancam lini belakang kami,” katanya.

“Pertandingan begitu terbuka. Mereka tim besar sarat kualitas dan kemudian perubahan skema 5-4-1 itu mengubah keadaan,” ujar Guardiola melengkapi.

Juru taktik asal Spanyol itu juga mengakui sempat muncul kekhawatiran ketika Leicester memperkecil ketertinggalan 3-4, tetapi para pemainnya tetap bersabar menciptakan peluang dan akhirnya bisa meraih kemenangan.

Baca Juga :  Man City Lolos ke Semifinal Piala FA Usai Bungkam Southampton 4-1

“Sepak bola memang demikian, tak bisa ditebak, semua bisa terjadi dan para pemain mencetak dua gol akhir itu,” katanya.

“Kredit penuh untuk para pemain. Terkadang tim ini tampil bagus dan ketika itu terjadi, Anda bisa lihat yang mereka lakukan. Sungguh penampilan bagus, kami mungkin bisa mencetak lebih banyak gol,” tutup Guardiola.

Kemenangan atas Leicester membuat City kian mantap di puncak klasemen dengan koleksi 47 poin, unggul enam poin atas Liverpool yang mendapati laga Boxing Day mereka kontra Leeds United ditunda karena lonjakan kasus Covid-19.

City selanjutnya akan bertandang ke markas tim promosi Brentford pada Rabu (29/12) mengusung misi memperpanjang rentetan kemenangan yang kini sudah mencapai sembilan laga beruntun. (antara/rek)

MANCHESTER – Pep Guardiola mengaku serasa menaiki wahana “roller coaster” saat mendampingi Manchester City menjamu Leicester City dan menang 6-3 dalam laga Boxing Day Liga Inggris di Etihad, Minggu malam.

City nyaman memimpin 4-0 hingga turun minum berkat empat gol dalam 25 menit awal, tapi keunggulan itu nyaris terbuang sia-sia ketika Leicester mencetak tiga gol dalam sepuluh menit di periode awal babak kedua.

Namun, Aymeric Laporter kembali memperlebar margin keunggulan City sebelum Raheem Sterling mencetak gol keduanya dan mengunci kemenangan 6-3 hanya tiga menit jelang bubaran normal.

“Seperti roller coaster,” kata Guardiola membuka komentar pascalaga yang dikutip dari laman resmi City.

“Sungguh khas laga Boxing Day, sarat hujan gol. Itu tentu menghibur bagi kebanyakan orang. Tapi yang terpenting kami menang dan melanjutkan tren positif,” ujarnya menambahkan.

Baca Juga :  Jorge Martin Start Terdepan di MotoGP Qatar, Marquez Ke-3, Quartararo Ke-11

Guardiola mengaku cukup dikejutkan dengan rentetan tiga gol Leicester dalam sepuluh menit di babak kedua yang dicetak oleh James Maddison, Ademola Lookman dan Kelechi Iheanacho.

Namun, ia sudah mewanti-wanti para pemainnya sebab Leicester tampak berbahaya di babak pertama tiap kali menguasai bola.

“Tentu saya tidak mengharapkannya. Tetapi saat turun minum kami sudah membicarakan bahwa kami unggul 4-0 dan mencetak peluang, tetapi tiap kali lawan memiliki bola mereka juga mengancam lini belakang kami,” katanya.

“Pertandingan begitu terbuka. Mereka tim besar sarat kualitas dan kemudian perubahan skema 5-4-1 itu mengubah keadaan,” ujar Guardiola melengkapi.

Juru taktik asal Spanyol itu juga mengakui sempat muncul kekhawatiran ketika Leicester memperkecil ketertinggalan 3-4, tetapi para pemainnya tetap bersabar menciptakan peluang dan akhirnya bisa meraih kemenangan.

Baca Juga :  Barcelona, Sevilla dan Atalanta Melaju ke 16 Besar Liga Europa

“Sepak bola memang demikian, tak bisa ditebak, semua bisa terjadi dan para pemain mencetak dua gol akhir itu,” katanya.

“Kredit penuh untuk para pemain. Terkadang tim ini tampil bagus dan ketika itu terjadi, Anda bisa lihat yang mereka lakukan. Sungguh penampilan bagus, kami mungkin bisa mencetak lebih banyak gol,” tutup Guardiola.

Kemenangan atas Leicester membuat City kian mantap di puncak klasemen dengan koleksi 47 poin, unggul enam poin atas Liverpool yang mendapati laga Boxing Day mereka kontra Leeds United ditunda karena lonjakan kasus Covid-19.

City selanjutnya akan bertandang ke markas tim promosi Brentford pada Rabu (29/12) mengusung misi memperpanjang rentetan kemenangan yang kini sudah mencapai sembilan laga beruntun. (antara/rek)

Most Read

Berita Terbaru


/