alexametrics
28 C
Surabaya
Monday, May 23, 2022

Raih Piala FA, Liverpool Koleksi 2 Trofi Menuju Quadruple

LONDON – Liverpool menambah koleksi trofinya musim ini setelah menjuarai Piala FA Inggris, Sabtu waktu setempat (Minggu dinihari WIB). Liverpool menang adu penalti 6-5 dalam final melawan Chelsea di Stadion Wembley, London. Drama adu penalti dilakukan setelah selama 120 menit, kedua tim bermain imbang tanpa gol.

Pemain pengganti Kostas Tsimikas mencetak penalti penentu kemenangan The Reds, setelah tendangan kapten Chelsea Cesar Azpilicueta membentur tiang gawang dan kiper Alisson memblok tendangan penalti Mason Mount. Sementara Sadio Mane menjadi satu-satunya penendang penalti Liverpool yang gagal mengeksekusi dengan baik.

Hasil itu merupakan ulangan final Piala Liga pada Februari lalu, ketika Liverpool menang 11-10 lawan Chelsea melalui adu penalti, usai pertandingan selama 120 menit juga berakhir tanpa gol.

Kemenangan ini membuat Liverpool tetap di jalur untuk merengkuh empat trofi (quadruple) musim ini. Jika tercapai, maka The Reds akan menjadi klub kedua di Liga Inggris yang berhasil merengkuhnya setelah Manchester United di bawah Alex Ferguson mengoleksi trofi Piala Liga, Piala FA, juara Liga Primer dan Piala Champions.

Baca Juga :  Surabaya-Liverpool Kembangkan Kerja Sama Pelatihan Sepak Bola Usia Dini

Liverpool kini terpaut tiga poin di belakang Manchester City dalam perburuan juara Liga Premier, dengan sama-sama menyisakan dua pertandingan lagi. Klub asuhan Juergen Klopp itu juga akan bertemu Real Madrid dalam final Liga Champions pada 28 Mei.

Final kedua yang dihadapi Liverpool vs Chelsea musim ini berjalan alot. Liverpool berada di atas angin pada awal laga dengan Luis Diaz menjadi ancaman utama. Sebuah umpan terobosan dari Trent Alexander-Arnold membuat Diaz nyaris menciptakan gol, kalau tidak digagalkan kiper Edouard Mendym sebelum Naby Keita merebut bola rebound namun melebar dari gawang.

Chelsea membalas tekanan Liverpool dengan baik ketika Christian Pulisic nyaris mencetak gol pada menit ke-23, setelah manuver satu-dua yang luar biasa yang dilakukan Mount dan Reece James di sayap kanan.

Tak lama setelah itu, umpan Pulisic membuat Marcos Alonso menciptakan peluang mencetak gol, tetapi Alisson dengan cepat keluar dari sarangnya untuk menggagalkan upaya bek Chelsea itu.

Pada menit ke-33 Liverpool mendapat pukulan ketika Mohamed Salah terpaksa ditarik keluar karena cedera. Diogo Jota masuk menggantikannya untuk membuat sejumlah peluang bagus sebelum turun minum.

Baca Juga :  Klopp Ingin Steven Gerrard Gantikan Dirinya di Liverpool

Chelsea langsung menekan setelah turun minum di mana Pulisic memaksa Alisson melakukan penyelamatan gemilang, sedangkan bola dari tendangan bebas Alonso membentur mistar gawang.

Liverpool memiliki peluang emas untuk memenangi pertandingan, ketika umpan silang pemain pengganti James Milner mendapati Andy Robertson, tetapi sayang upaya jarak dekat yang dibuat gelandang The Reds itu membentur tiang.

Liverpool mendapat pukulan lain menjelang perpanjangan waktu ketika Virgil van Dijk keluar lapangan yang tampaknya cedera untuk digantikan oleh Joel Matip.

Kedua tim tidak mampu mencetak gol hingga babak tambahan yang membuat adu penalti untuk kedua kalinya musim ini mesti dilakukan. Dari lima penalti yang dilakukan pada tahap pertama, Cesar Azpilicueta dari Chelsea dan Sadio Mane dari Liverpool gagal mengeksekusi baik.

Penalti pun dilanjutkan lagi. Mason Mount yang menjadi penendang penalti ketujuh Chelsea gagal mencetak gol. Sedangkan Kostas Tsimikas yang masuk menggantikan Van Dijk sukses mencetak gol untuk kemenangan The Reds 6-5. (jpc/ant/jay)

LONDON – Liverpool menambah koleksi trofinya musim ini setelah menjuarai Piala FA Inggris, Sabtu waktu setempat (Minggu dinihari WIB). Liverpool menang adu penalti 6-5 dalam final melawan Chelsea di Stadion Wembley, London. Drama adu penalti dilakukan setelah selama 120 menit, kedua tim bermain imbang tanpa gol.

Pemain pengganti Kostas Tsimikas mencetak penalti penentu kemenangan The Reds, setelah tendangan kapten Chelsea Cesar Azpilicueta membentur tiang gawang dan kiper Alisson memblok tendangan penalti Mason Mount. Sementara Sadio Mane menjadi satu-satunya penendang penalti Liverpool yang gagal mengeksekusi dengan baik.

Hasil itu merupakan ulangan final Piala Liga pada Februari lalu, ketika Liverpool menang 11-10 lawan Chelsea melalui adu penalti, usai pertandingan selama 120 menit juga berakhir tanpa gol.

Kemenangan ini membuat Liverpool tetap di jalur untuk merengkuh empat trofi (quadruple) musim ini. Jika tercapai, maka The Reds akan menjadi klub kedua di Liga Inggris yang berhasil merengkuhnya setelah Manchester United di bawah Alex Ferguson mengoleksi trofi Piala Liga, Piala FA, juara Liga Primer dan Piala Champions.

Baca Juga :  Skuad Tim Tertular Covid-19, Laga MU dan Tottenham Hotspur Ditunda

Liverpool kini terpaut tiga poin di belakang Manchester City dalam perburuan juara Liga Premier, dengan sama-sama menyisakan dua pertandingan lagi. Klub asuhan Juergen Klopp itu juga akan bertemu Real Madrid dalam final Liga Champions pada 28 Mei.

Final kedua yang dihadapi Liverpool vs Chelsea musim ini berjalan alot. Liverpool berada di atas angin pada awal laga dengan Luis Diaz menjadi ancaman utama. Sebuah umpan terobosan dari Trent Alexander-Arnold membuat Diaz nyaris menciptakan gol, kalau tidak digagalkan kiper Edouard Mendym sebelum Naby Keita merebut bola rebound namun melebar dari gawang.

Chelsea membalas tekanan Liverpool dengan baik ketika Christian Pulisic nyaris mencetak gol pada menit ke-23, setelah manuver satu-dua yang luar biasa yang dilakukan Mount dan Reece James di sayap kanan.

Tak lama setelah itu, umpan Pulisic membuat Marcos Alonso menciptakan peluang mencetak gol, tetapi Alisson dengan cepat keluar dari sarangnya untuk menggagalkan upaya bek Chelsea itu.

Pada menit ke-33 Liverpool mendapat pukulan ketika Mohamed Salah terpaksa ditarik keluar karena cedera. Diogo Jota masuk menggantikannya untuk membuat sejumlah peluang bagus sebelum turun minum.

Baca Juga :  Cukur Newcastle 5-1, Tottenham Geser Arsenal di Klasemen Liga Inggris

Chelsea langsung menekan setelah turun minum di mana Pulisic memaksa Alisson melakukan penyelamatan gemilang, sedangkan bola dari tendangan bebas Alonso membentur mistar gawang.

Liverpool memiliki peluang emas untuk memenangi pertandingan, ketika umpan silang pemain pengganti James Milner mendapati Andy Robertson, tetapi sayang upaya jarak dekat yang dibuat gelandang The Reds itu membentur tiang.

Liverpool mendapat pukulan lain menjelang perpanjangan waktu ketika Virgil van Dijk keluar lapangan yang tampaknya cedera untuk digantikan oleh Joel Matip.

Kedua tim tidak mampu mencetak gol hingga babak tambahan yang membuat adu penalti untuk kedua kalinya musim ini mesti dilakukan. Dari lima penalti yang dilakukan pada tahap pertama, Cesar Azpilicueta dari Chelsea dan Sadio Mane dari Liverpool gagal mengeksekusi baik.

Penalti pun dilanjutkan lagi. Mason Mount yang menjadi penendang penalti ketujuh Chelsea gagal mencetak gol. Sedangkan Kostas Tsimikas yang masuk menggantikan Van Dijk sukses mencetak gol untuk kemenangan The Reds 6-5. (jpc/ant/jay)

Most Read

Berita Terbaru


/