Infrastruktur Sidoarjo Barat 2026 Dikebut: Jalan Junwangi–Kemangsen Dicor Ulang
Diky Putra Sansiri• Rabu, 18 Februari 2026 | 17:57 WIB
BERLUBANG: Jalan di kawasan Krian butuh perbaikan secara masif. (DIKY SANSIRI/RADAR SIDOARJO)
RADAR SURABAYA – Pembangunan infrastruktur di kawasan barat Kabupaten Sidoarjo dipastikan menjadi prioritas pada 2026. Wilayah penyangga industri seperti Krian, Balongbendo, dan Tarik akan mendapat perhatian serius, terutama pada perbaikan jalan, peningkatan penerangan, serta penanganan banjir.
Anggota Komisi C DPRD Sidoarjo, M Nizar, mengungkapkan sedikitnya ada dua proyek strategis yang menjadi fokus utama, yakni perbaikan Jalan Junwangi hingga Jalan Kemangsen di Kecamatan Krian.
Menurut politisi senior Partai Golkar tersebut, peningkatan kualitas infrastruktur di Sidoarjo Barat tidak boleh lagi setengah-setengah. Ia secara khusus menyoroti spesifikasi teknis proyek Jalan Kemangsen agar pengerjaannya benar-benar sesuai standar dan tahan lama.
“Saya sampaikan ke Dinas PU Bina Marga dan Sumber Daya Air agar lapisan beton lama itu dibongkar. Tujuannya supaya tidak goyang dan tidak berubah posisinya. Alhamdulillah usul ini didengar dan nanti realisasinya menggunakan beton cor,” tegas Nizar, Rabu (18/2).
Langkah tersebut diambil sebagai evaluasi atas sejumlah proyek sebelumnya yang dinilai kurang maksimal. Dengan pembongkaran total lapisan lama, diharapkan konstruksi jalan lebih kokoh dan tidak mudah rusak meski dilalui kendaraan berat dari kawasan industri.
Perencanaan Dimulai Awal Tahun, Hindari Proyek Molor
Belajar dari pengalaman tahun-tahun sebelumnya, di mana sejumlah proyek infrastruktur molor akibat keterlambatan proses lelang, Nizar memastikan skema pelaksanaan tahun 2026 akan lebih terstruktur.
Ia menjelaskan, perencanaan proyek sudah dimulai sejak triwulan pertama. Dengan demikian, pengerjaan fisik bisa dilakukan pada triwulan kedua tanpa harus menunggu terlalu lama.
“Kalau 2026 ini, perencanaan sudah mulai di triwulan pertama. Jadi triwulan kedua sudah bisa eksekusi fisik. Kalau kemarin kan molor semua, mungkin karena ada dinamika tertentu,” jelas Ketua Fraksi Golkar DPRD Sidoarjo tersebut.
Pemerataan Pembangunan Sidoarjo Barat
Sebagai legislator dari Dapil IV (Krian, Balongbendo, Tarik), Nizar membawa misi pemerataan pembangunan agar tidak terpusat di kawasan kota saja. Ia menyebut sedikitnya ada empat titik prioritas di daerah pemilihannya yang telah masuk pembahasan Badan Anggaran (Banggar).
“Saya ingin Sidoarjo Barat pembangunannya merata, tidak timpang dengan wilayah kota. Program saya jelas: jalan halus, penerangan baik, dan bebas banjir,” ujarnya.
Ia juga menambahkan, kondisi banjir di sebagian wilayah barat saat ini relatif terkendali. Namun, upaya antisipasi tetap harus dilakukan melalui perbaikan drainase dan infrastruktur pendukung lainnya.
Dengan komitmen percepatan pembangunan ini, masyarakat Sidoarjo Barat diharapkan dapat merasakan manfaat infrastruktur yang lebih baik, aman, dan mendukung aktivitas ekonomi kawasan industri. (dik/vga)