RADAR SURABAYA - Sebelum era streaming dan drama Korea mendominasi layar kaca, sinetron Indonesia pernah mengalami masa keemasan.
Di era 1990-an hingga awal 2000-an, berbagai sinetron lokal sukses mencuri perhatian masyarakat dengan cerita yang menyentuh, karakter ikonik, dan soundtrack yang tak terlupakan.
Banyak dari sinetron ini menjadi bagian dari kenangan kolektif generasi 90-an. Artikel ini akan mengajak kamu bernostalgia dengan 8 sinetron zaman dulu (jadul) yang sangat populer dan masih dikenang hingga kini.
8 Sinetron Zaman Dulu yang Sangat Populer
1. Tersanjung (Indosiar)
Sinetron legendaris yang tayang sejak 1998 ini bercerita tentang Indah, gadis malang yang hidup bersama paman dan bibinya yang kejam. Cerita penuh drama dan air mata ini memiliki banyak season dan pemeran utama yang berganti-ganti, menjadikannya salah satu sinetron terpanjang dan paling ikonik di Indonesia.
2. Si Doel Anak Sekolahan (RCTI)
Dibintangi Rano Karno, sinetron ini mengangkat kehidupan keluarga Betawi dan perjuangan Doel menjadi insinyur. Kisah cinta segitiga antara Doel, Sarah, dan Zaenab menjadi salah satu elemen paling dikenang dalam sejarah sinetron Indonesia.
3. Wah Cantiknya (SCTV)
Mengisahkan Cecep, pria dengan keterbatasan fisik yang menikah dengan Kartika demi warisan. Cerita unik dan penuh pesan moral ini membuat sinetron ini sangat dicintai penonton.
Baca Juga: Ini Season Lanjutan Drakor yang Paling Dinantikan di 2025
4. Tersayang (SCTV)
Bercerita tentang Dion yang menyamar sebagai pria yang dijodohkan dengan Mayang demi mendapatkan cintanya. Kisah cinta kampus yang ringan namun penuh konflik ini sangat populer di kalangan remaja.
5. Cinta (SCTV)
Mengangkat kisah cinta rumit antara Rini, Haris, dan Andi, sinetron ini menyuguhkan drama keluarga dan pengorbanan yang menyentuh hati. Ceritanya yang emosional membuat penonton sulit melupakannya.
6. Simphony Dua Hati (RCTI)
Diperankan oleh Paramitha Rusady dan Onky Alexander, sinetron ini dikenal lewat soundtrack-nya yang ikonik. Kisah cinta dan konflik keluarga menjadi daya tarik utama sinetron ini di era 90-an.
Baca Juga: BNI Menemani Tiap Langkahmu Lewat wondrfest x senada seirama fest di Wilayah 06
7. Abad 21 (RCTI)
Sinetron futuristik yang dibintangi Dicky Wahyudi dan Lulu Tobing ini cukup unik karena mengangkat tema masa depan, sesuatu yang jarang diangkat pada masanya.
8. Noktah Merah Perkawinan (Indosiar)
Mengangkat isu rumah tangga dan perselingkuhan, sinetron ini diperankan oleh Ayu Azhari dan Cok Simbara. Ceritanya yang realistis dan emosional membuatnya sangat membekas di hati penonton.
Sinetron-sinetron zaman dulu bukan hanya hiburan, tetapi juga bagian dari memori kolektif masyarakat Indonesia.
Dengan cerita yang kuat, karakter yang ikonik, dan nilai-nilai kehidupan yang disampaikan, delapan sinetron di atas menjadi bukti bahwa industri televisi Indonesia pernah berada di puncak kejayaan.
Bagi generasi 90-an, menonton ulang sinetron ini adalah cara terbaik untuk bernostalgia dan mengenang masa-masa sederhana yang penuh makna. (nur)
Editor : Nurista Purnamasari