alexametrics
25 C
Surabaya
Wednesday, December 8, 2021
spot_img

Menunggu Karya-Karya Terbaik di Festival Film Indonesia 2021

JAKARTA – Festival Film Indonesia (FFI) akan kembali digelar pada tahun ini dan menjadi kali kedua saat pandemi Covid-19. Reza Rahadian selaku Ketua Komite FFI 2021-2023 mengatakan Festival Film Indonesia 2021 bakal diselenggarakan pada 10 November 2021.

“Itu akan menjadi FFI yang ke-41 sejak diselenggarakan pada 1955. Kami memilih tanggal itu karena bertepatan dengan Hari Pahlawan,” kata Reza Rahadian, belum lama ini.

Ia melanjutkan, menyelenggarakan FFI di tengah pandemi menjadi tantangan tersendiri. Ia bersyukur dan berterima kasih kepada Lukman Sardi yang masih bisa menghadirkan FFI 2020 di tengah pandemi.

Oleh sebab itu, ia mengatakan akan mencoba mengembangkan dan menyempurnakan penyelenggaraan FFI 2021. Salah satunya adalah dengan cara membuka ruang diskusi sebanyak mungkin dengan pemangku kepentingan hingga masyarakat.

“Komunikasi terbuka untuk elemen di perfilman nasional itu cara kami membuka ruang diskusi sebanyak mungkin. Kami terima masukan, kritik, saran, bagi kepanitiaan tahun ini sampai 2023,” lanjutnya.

“Tahun lalu (FFI) tetap jaga prokes, testing, dan tracing itu juga dilakukan dan masih sama dalam agenda saat ini, kecuali ada peraturan baru yang tentunya kami akan sesuaikan dengan hal itu. Semua masih tetap kami langsungkan acara dengan protkes pada 10 November 2021, malam puncak FFI,” beber pemeran Habibie di film laris Habibie & Ainun itu.

Dalam periode FFI 2021-2023, Sutradara Garin Nugroho dipercaya menjadi Ketua Bidang Penjurian. Ia mengatakan FFI tahun ini akan membuka kategori baru yakni Film Favorit, Aktris dan Aktor Favorit, yang bisa dipilih langsung pencinta film.

“Ini adalah salah satu tawaran kami untuk menjadikan media baru sebagai bagian komunikasi dari festival film kali ini,” kata Garin.

“Inilah apa yang menjadi satu perkembangan dan menyempurnakan dari sistem juri lama yang telah menjalankan tugasnya dengan baik. Kini dengan masukan dan juga membaca Indonesia ke depan, penjurian disempurnakan dengan beberapa penekanan baru untuk kebersamaan semua,” lanjutnya. (sen/opi)


JAKARTA – Festival Film Indonesia (FFI) akan kembali digelar pada tahun ini dan menjadi kali kedua saat pandemi Covid-19. Reza Rahadian selaku Ketua Komite FFI 2021-2023 mengatakan Festival Film Indonesia 2021 bakal diselenggarakan pada 10 November 2021.

“Itu akan menjadi FFI yang ke-41 sejak diselenggarakan pada 1955. Kami memilih tanggal itu karena bertepatan dengan Hari Pahlawan,” kata Reza Rahadian, belum lama ini.

Ia melanjutkan, menyelenggarakan FFI di tengah pandemi menjadi tantangan tersendiri. Ia bersyukur dan berterima kasih kepada Lukman Sardi yang masih bisa menghadirkan FFI 2020 di tengah pandemi.

Oleh sebab itu, ia mengatakan akan mencoba mengembangkan dan menyempurnakan penyelenggaraan FFI 2021. Salah satunya adalah dengan cara membuka ruang diskusi sebanyak mungkin dengan pemangku kepentingan hingga masyarakat.

“Komunikasi terbuka untuk elemen di perfilman nasional itu cara kami membuka ruang diskusi sebanyak mungkin. Kami terima masukan, kritik, saran, bagi kepanitiaan tahun ini sampai 2023,” lanjutnya.

“Tahun lalu (FFI) tetap jaga prokes, testing, dan tracing itu juga dilakukan dan masih sama dalam agenda saat ini, kecuali ada peraturan baru yang tentunya kami akan sesuaikan dengan hal itu. Semua masih tetap kami langsungkan acara dengan protkes pada 10 November 2021, malam puncak FFI,” beber pemeran Habibie di film laris Habibie & Ainun itu.

Dalam periode FFI 2021-2023, Sutradara Garin Nugroho dipercaya menjadi Ketua Bidang Penjurian. Ia mengatakan FFI tahun ini akan membuka kategori baru yakni Film Favorit, Aktris dan Aktor Favorit, yang bisa dipilih langsung pencinta film.

“Ini adalah salah satu tawaran kami untuk menjadikan media baru sebagai bagian komunikasi dari festival film kali ini,” kata Garin.

“Inilah apa yang menjadi satu perkembangan dan menyempurnakan dari sistem juri lama yang telah menjalankan tugasnya dengan baik. Kini dengan masukan dan juga membaca Indonesia ke depan, penjurian disempurnakan dengan beberapa penekanan baru untuk kebersamaan semua,” lanjutnya. (sen/opi)



Most Read

Berita Terbaru