alexametrics
Sabtu, 31 Jul 2021
radarsurabaya
Home > Surabaya
icon featured
Surabaya

Pemkot Surabaya Minta Tambahan Nakes ke Kemenkes

22 Juli 2021, 07: 58: 54 WIB | editor : Lambertus Hurek

Wawali Surabaya Armuji saat rapat virtual bersama Kemenkes RI.

Wawali Surabaya Armuji saat rapat virtual bersama Kemenkes RI. (Rahmat Sudrajat/Radar Surabaya)

Share this      

SURABAYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menggelar rapat koordinasi  bersama Pusat Perencanaan dan Pemberdayaan SDM Kesehatan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia melalui virtual, Rabu (21/7). Rakor ini dilakukan sebagai salah satu langkah percepatan dalam penanggulangan Covid-19.

Wakil Wali Kota Surabaya Armudji mengusulkan kepada Kemenkes agar mempercepat rekrutmen relawan tenaga kesehatan (nakes). ''Sehingga dapat menutupi kekurangan tenaga kesehatan (nakes), “ kata pria yang akrab disapa Cak Ji kemarin.

Ia menyatakan, pemkot dapat berkolaborasi dengan Program Internship Dokter Indonesia (PIDI) Tahun 2021. Hal ini sesuai dengan Surat Kepala PPSDMK Kemenkes RI. "Saat ini puskesmas beroperasi 24 jam melayani warga yang terinfeksi Covid 19,” imbuhnya.

Baca juga: 33 Kabupaten/Kota di Jatim Masih Berstatus Zona Merah

Cak Ji juga menyampaikan usulan Kota Surabaya melalui Program Internship Dokter Indonesia periode Agustus 2021 sebanyak 60 orang. Di antaranya, RSUD dr Soewandhie, RSUD Bhakti Dharma Husada, RSAL Ramelan, RS Marinir Ewa Pangalila, dan RS Bhayangkara.

"Kita juga telah menyiapkan hak-hak dokter yang internship. Kalau insentif disiapkan Kemenkes kita akan siapkan kebutuhan yang menjadi kewajiban pemerintah kota," kata Armudji.

Sebelumnya, Pemkot Surabaya sudah melakukan rektrutmen tenaga kesehatan sebanyak 150 orang untuk membantu penanganan pasien Covid-19 di RS Darurat Lapangan Tembak, Kedung Cowek.

(sb/rmt/rek/JPR)

 TOP