alexametrics
Sabtu, 31 Jul 2021
radarsurabaya
Home > Surabaya
icon featured
Surabaya

Khofifah Minta Masyarakat Tingkatkan Solidaritas Sosial

21 Juli 2021, 11: 40: 53 WIB | editor : Wijayanto

DEKAT KELUARGA: Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa merayakan Idul Adha bersama ketiga putranya.

DEKAT KELUARGA: Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa merayakan Idul Adha bersama ketiga putranya. (ISTIMEWA/INSTAGRAM)

Share this      

SURABAYA - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak masyarakat khususnya umat Islam untuk meningkatkan rasa solidaritas pada momen Idul Adha. Menurutnya perayaan lebaran kurban tahun ini masih dalam masa pandemi Covid-19.

"Momen Idul Adha ini, semoga kian meningkatkan solidaritas kemanusiaan dan kesalehan sosial di tengah pandemi Covid-19," tulisnya di Instagram @khofifah.ip,  Selasa (20/7).

Mantan Menteri Sosial itu menambahkan Idul Adha bukan hanya sekedar ajang penyembelihan hewan kurban saja. Ia mengatakan lebih dari itu, makna di dalamnya adalah menyingkirkan sifat-sifat buruk yang masih ada di dalam diri masing-masing. "Lebih dari sekadar menyembelih hewan kurban, tapi juga menyembelih sifat sombong, hawa nafsu dan egoisme kita pribadi," tuturnya.

Baca juga: Presiden Laksanakan Salat Idul Adha di Istana Bogor bareng Paspampres

Gubernur kelahiran Surabaya ini juga menyampaikan selamat hari raya Idul Adha dan selamat berkurban. Ia mengajak meresapi dan mengaktualisasikan setiap makna yang ada dalam momen besar ini. "Selamat meresapi dan mengaktualisasikan makna taqwa, ikhlas dan saling berbagi sesama anak manusia. InsyaAllah berkah," katanya.

Pada momen Idul Adha kali ini, perempuan yang juga Ketum PP Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) itu mengunggah foto bersama ketiga anak laki-lakinya. Ia menuturkan kalau menjalankan Salat Idul Adha di rumah dinas. "Foto bersama tiga jagoan saya, Jalal, Yusuf dan Ali usai sholat Iedul Adha di rumah dinas," ungkapnya.

Sementara itu sehari sebelumnya, Senin (19/7) menyerahkan seekor sapi, kepada panitia penyembelihan hewan kurban, di Masjid Al Akbar, Surabaya. Sama seperti tahun lalu, sapi yang dikurbankan pada Hari Raya Idul Adha tahun 2021 ini, berasal dari peternak yang sama, yakni dari Lamongan.

"Selain sehat, sapi tersebut juga telah memenuhi syarat sebagai hewan kurban. Sapi itu berasal dari Kecamatan Solokuro, Kabupaten Lamongan. Sapi tersebut berjenis Peranakan Ongole (PO) dengan berat 1.050 kilogram atau 1,05 ton," katanya.

Khofifah mengatakan mendapatkan referensi terkait dengan sapi kurban dari Kepala Dinas Peternakan Jatim. Ada kualifikasi khusus, bahwa hewan bisa dijadikan hewan kurban. Namun demikian, bukan berarti hewan kurban dari peternak wilayah lain tidak bagus.

"Masing masing daerah memiliki potensi hasil ternak yang luar biasa, seperti Jember, Tulungagung bahkan Madura. "Khusus di Madura, ada jenis sapi hasil perkawinan antara Madura dan Limousin (Madrasin). Di Jawa Timur ada keunggulan dalam peternakan sapi," pungkasnya. (mus/rak)

(sb/mus/jay/JPR)

 TOP