alexametrics
Sabtu, 31 Jul 2021
radarsurabaya
Home > Politik
icon featured
Politik

Mensos Risma Siapkan Rp 7 Triliun untuk Korban PPKM Darurat

21 Juli 2021, 04: 47: 28 WIB | editor : Lambertus Hurek

Mensos Risma menjelaskan skema bansos untuk warga terdampak PPKM darurat.

Mensos Risma menjelaskan skema bansos untuk warga terdampak PPKM darurat. (ANTARA)

Share this      

SURABAYA - Kementerian Sosial menyiapkan Rp 7,08 triliun untuk bantuan sosial (bansos) kepada 5,9 juta keluarga penerima manfaat (KPM) baru yang berasal dari data pemerintah daerah pada masa PPKM darurat.

"Mereka ini sama sekali baru, datanya dari pemerintah daerah. Bantuannya sebesar Rp 200.000/KPM selama Juli-Desember 2021,” kata Menteri Sosial Tri Rismaharini dalam keterangannya yang diterima di Jakarta, Selasa.

Ia meminta masyarakat tenang karena dalam masa kedaruratan pemerintah menyalurkan bantuan cukup beragam untuk masyarakat.

Baca juga: Tiongkok Sukses Luncurkan Kereta Api Tercepat di Dunia, 600 Km/Jam

Selain itu, kebijakan baru yang diluncurkan dalam rangka mengurangi beban masyarakat bersamaan dengan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat adalah penyaluran beras.

Kemensos menyalurkan bantuan beras lima kilogram khusus untuk pekerja sektor informal terdampak pandemi di se-Jawa-Bali, yakni di zona penerapan PPKM Darurat.

Para penerima adalah pemilik warung makan, pedagang kaki lima, pengemudi ojek, buruh lepas, buruh harian, karyawan kontrak, dan sebagainya, yang tidak bisa bekerja karena pembatasan aktivitas.

Kemensos menyiapkan total 2.010 ton beras. Sebanyak 122 pemerintah kabupaten/kota mendapatkan masing-masing 3.000 paket beras (per paket seberat lima kilogram) dan 6.000 paket (per paket lima kilogram) untuk enam ibu kota provinsi.

Kemensos juga bermitra dengan Perum Bulog dalam penyaluran beras 10 kg/KPM untuk 10 juta KPM PKH, 10 juta KPM BST, dan 8,8 juta KPM Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT)/Kartu Sembako non-PKH.

“Yang menyalurkan Perum Bulog, Kemensos hanya mengirimkan data penerima kepada Kementerian Keuangan. Total volume untuk beras dari Perum Bulog sebesar 200 juta kg," katanya.

(sb/antara/rek/JPR)

 TOP