alexametrics
Sabtu, 31 Jul 2021
radarsurabaya
Home > Features
icon featured
Features

Menolak Diajak ML, Ternyata Sudah Simpan PIL

21 Juli 2021, 00: 04: 15 WIB | editor : Wijayanto

Ilustrasi Iso Ae

Ilustrasi Iso Ae (GRAFIS: JUJUK SUWANDONO)

Share this      

Hati-hati kalau pasangan Anda mulai menolak ML alias making love alias berhubungan badan.  Bisa jadi karena mereka sudah punya sasaran lain.

GINANJAR ELYAS SAPUTRA-Wartawan Radar Surabaya

Komunikasi dalam hubungan rumah tangga menjadi salah satu kunci  keharmonisan. Bila itu diabaikan maka akan terjadi salah paham. Juga bisa menimbulkan perselisihan satu sama lain. Seperti hubungan Karin dan Donwori ini.

Baca juga: Tingkatkan Keandalan Listrik, PLN Lakukan Pekerjaan di GITET Grati

Hubungan pernikahan pasangan ini begitu rumit. Ketika ada masalah tidak langsung diselesaikan agar kembali berdamai. Yang ada kedua orang ini malah saling bungkam hingga akhirnya terjadi perselingkuhan.

Pernikahan yang dibina oleh Donwori sejak tahun 2007 kandas di Pengadilan Agama (PA) Klas IA Surabaya, setelah pria 31 tahun itu mengetahui istrinya selingkuh dengan pria lain.

Hal itu diketahui oleh Donwori ketika istrinya tidak pernah lagi perhatian seperti awal menikah. Selain itu  Donwori ketika meminta  untuk hubungan suami istri selalu ditolak oleh istrinya. “Saya curiga semenjak itu, soalnya kok sikapnya tiba-tiba jadi cuek,” kata Donwori.

Ketika istrinya bersikap cuek, Donwori  mencoba menanyakan, apakah ada masalah dalam hubungan rumah tangga selama ini. Karin masih saja bungkam dan tidak mau mengatakan yang sebenarnya terjadi kepada suaminya.

Donwori pun memutuskan diam dan bersabar. Suatu ketika Donwori memergoki istrinya berduaan dengan pria lain. Pria itu membonceng istrinya pulang menuju ke sebuah rumah. Donwori pun membuntuti pria tersebut. Sesampainya di rumah tersebut Karin tidak bisa mengelak ketika melihat suaminya.  “Semenjak itu kami pisah ranjang dan tidak ada penyelesaian. Karin ketika ditemui selalu menolak. Akhirnya saya putuskan untuk bercerai ini,” kata Donwori. (*/opi)

(sb/gin/jay/JPR)

 TOP