alexametrics
Sabtu, 31 Jul 2021
radarsurabaya
Home > Hukum & Kriminal Surabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Surabaya

Gelapkan Buah Senilai Rp 1,9 Miliar, Divonis 10 Bulan

15 Juli 2021, 12: 41: 53 WIB | editor : Wijayanto

Erfiani Djuarsa

Erfiani Djuarsa (DOK/RADAR SURABAYA)

Share this      

SURABAYA - Erfiani Djuarsa divonis 10 bulan penjara di Pengadilan Negeri Surabaya. Hakim Taufik Tatas menyatakan terdakwa terbukti melakukan penipuan dan penggelapan buah-buahan senilai Rp 1,9 miliar.

Erfiani Djuarsa melakukan penipuan secara berlanjut sebagaimana dalam dakwaan jaksa. "Menjatuhkan pidana kepada terdakwa dengan hukuman sepuluh bulan penjara," ucap Tatas kemarin.

Putusan itu lebih ringan daripada  tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Irene Ulfa. Sebelumnya jaksa memohon kepada majelis hakim agar terdakwa dihukum selama satu tahun enam bulan penjara dikurangi selama terdakwa berada dalam tahanan. Terdakwa dinilai bersikap sopan selama persidangan, mengakui perbuatannya dan belum pernah terlibat kejahatan.

Baca juga: Potong Gaji 50%, Messi Setujui Kontrak Baru 5 Tahun dengan Barcelona

Namun, setelah diringankan dan diputus hukuman selama sepuluh bulan Erfiani masih tidak terima.  "Pikir-pikir dulu," ujar terdakwa Erfiani.

Sebelumnya terdakwa  melakukan penggelapan uang pembelian buah yang disuplai dari PT Godong Segerabadi dan PT Sumber Segar Makmur hingga  mencapai Rp 1,9 miliar. Setelah seluruh buah yang dipesan telah sampai di CV Harum Manis, milik suami Erfiani, uang tidak kunjung dibayar. (gin/rek)

(sb/gin/jay/JPR)

 TOP