alexametrics
Sabtu, 31 Jul 2021
radarsurabaya
Home > Surabaya
icon featured
Surabaya

SBMPTN Diumumkan, Pakai Foto Selfie Bakal Didiskualifikasi

14 Juni 2021, 13: 20: 59 WIB | editor : Wijayanto

PENGUMUMAN SBMPTN: Warga menunjukkan website pengumuman SBMPTN di gawai miliknya, Minggu (13/6), sehari sebelum pengumuman resmi nanti sore pukul 15.00.

PENGUMUMAN SBMPTN: Warga menunjukkan website pengumuman SBMPTN di gawai miliknya, Minggu (13/6), sehari sebelum pengumuman resmi nanti sore pukul 15.00. (ANDY SATRIA/RADAR SURABAYA)

Share this      

PENGUMUMAN SBMPTN: Warga menunjukkan

website pengumuman SBMPTN di gawai miliknya, Minggu (13/6), sehari sebelum pengumuman resmi nanti sore pukul 15.00.

SURABAYA - Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) akan mengumumkan hasil Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) hari ini (14/6), pukul 15.00. Pengumuman bisa dilihat di laman utama LTMPT https://pengumuman-sbmptn.ltmpt.ac.id.

Baca juga: Pebulu Tangkis Indonesia Bertolak ke Olimpiade Tokyo 8 Juli 2021

Tak hanya  melalui laman LTMPT, peserta juga dapat mengakses link mirror sejumlah kampus seperti Unair, ITS, Unesa, dan UPN Jatim. Peserta juga dapat melihat pengumuman SBMPTN 2021 di https://sbmptn.unair.ac.id;https://sbmptn.its.ac.id; https://sbmptn.unesa.ac.id; https://sbmptn.upnjatim.ac.id.

Ketua LTMPT Prof Moh Nasih mengatakan, pihaknya mempertimbangkan beberapa kondisi yang dapat menggugurkan penerimaan serta. "Ada 500 sekian ribu peserta yang belum beruntung lulus dalam SBMPTN kali ini. Artinya, yang tidak lulus sesungguhnya bukan tidak pintar karena selisih nilainya hanya tipis-tipis saja. Daya tampung terbatas, tidak semua bisa lulus," kata Nasih.

Menurut dia, ada sekitar 120 foto yang tidak sesuai dengan syarat dan ketentuan. Seperti foto selfie, foto ramai-rama, foto difoto (reproduksi). ''Mohon maaf, yang seperti itu kita keluarkan dan diskualifikasi terlepas dari hasil UTBK mereka," kata Nasih.

Prof Nasih juga mengatakan, tahun lalu peserta yang didiskualifikasi karena foto tidak sesuai persyaratan mencapai 1.000 peserta. Tahun ini kasus foto selfie masih berulang meskipun sudah berkurang.

Terkait penerimaan mahasiswa baru berdasarkan golden ticket, menurut dia, menjadi wewenang tiap kampus. Dan pertimbangan golden ticket tidak akan mengurangi daya tampung yang sudah diumumkan di masyarakat.

"Misalkan FK (Fakultas Kedokteran) menerima 75, kalaupun ada yang memperoleh golden ticket, maka akan kami tambahkan daya tampungnya. Demikian dengan jurusan yang lain, secara otomatis tetap kita tambahkan," katanya.

Pengumuman SBMPTN tahun ini bersifat individual. Jadi, hanya bisa diakses peserta masing-masing. "LTMPT tidak akan menyampaikan pengumuman melalui sekolah atau media," ungkapnya.

Wakil Rektor Bidang Akademik Unesa Prof  Bambang Yulianto mengatakan bahwa tahun ini, pendaftar SBMPTN Unesa sebanyak 29.971 peserta. Sementara daya tampung sebanyak 2.990 mahasiswa di 73 program studi. 

Karena itu,  tahun ini persaingannya cukup ketat, terutama di 10 program studi yang beberapa tahun terakhir menjadi favorit. Yaknu,  Ilmu Komunikasi, Gizi, Manajemen, Psikologi, Teknik Informatika, Desain Komunikasi Visual, Sastra Inggris, Ilmu Administrasi Negara, Akuntansi, dan Pendidikan Administrasi Perkantoran. 

Menurut dia, peserta yang tidak lolos SBMPTN tidak perlu khawatir. Sebab, mereka masih punya peluang masuk PTN lewat jalur mandiri. Salah satunya bisa menggunakan nilai UTBK. “Nilai UTBK itu bisa digunakan untuk mendaftar di SPMB,” kata Bambang. (rmt/rek)

(sb/rmt/jay/JPR)

 TOP