alexametrics
Sabtu, 31 Jul 2021
radarsurabaya
Home > Surabaya
icon featured
Surabaya

Buntut Lonjakan Covid di Bangkalan, Ratusan Pedagang Diswab Masal

14 Juni 2021, 13: 01: 25 WIB | editor : Wijayanto

JANGAN BERGERAK: Petugas medis mengambil sampel saat tes swab massal pada pedagang di Pasar Gembong, Surabaya, Minggu (13/6).

JANGAN BERGERAK: Petugas medis mengambil sampel saat tes swab massal pada pedagang di Pasar Gembong, Surabaya, Minggu (13/6). (SURYANTO PUTRA MUJI/RADAR SURABAYA)

Share this      

SURABAYA - Selain melakukan penyekatan dan skrining di Jembatan Suramadu, Pemkot Surabaya memasifkan swab massal di pasar-pasar tradisional. Tim Swab Hunter menyisir para pedagang di Pasar Gembong Asih dan pedagang kaki lima di kawasan Masjid Al Akbar, Surabaya, Minggu (13/6).

Kedua tempat ini sering mengundang kerumunan. Ada 135 pedagang yang mengikuti tes rapid antigen di halaman kantor Kecamatan Gayungan. Satu orang dinyataan positif berdasar swab PCR. Sedangkan di Pasar Gembong Asih ada 110 pedagang yang mengikuti tes swab. Hasilnya, dua orang positif PCR.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan, tes rapid antigen massal kepada para pedagang sebagai langkah deteksi dini untuk mencegah penyebaran Covid-19. Tim Swab Hunter yang terdiri dari petugas kecamatan, kepolisian, TNI, serta puskesmas menjaring para pedagang di kawasan MAS. Secara bergantian, para pedagang dites antigen. 

Baca juga: Barbora Krejcikova Persembahkan Trofi untuk Jana Novotna

DETEKSI COVID: Petugas medis mengambil sampel saat tes swab massal pada pedagang di Pasar Gembong, Surabaya.

DETEKSI COVID: Petugas medis mengambil sampel saat tes swab massal pada pedagang di Pasar Gembong, Surabaya. (SURYANTO PUTRA MUJI/RADAR SURABAYA)

"Satu orang pedagang di kawasan Masjid Agung itu kemudian dilakukan swab PCR dan hasilnya positif. Warga tersebut langsung kita bawa ke Asrama Haji untuk  isolasi," katanya.

Sebelumnya, Swab Hunter menyasar beberapa pasar di 31 kecamatan. Tiga pilar kecamatan melakukan rapid antigen massal bersama puskesmas. ''Tujuannya untuk mencegah supaya tidak ada klaster baru di Kota Surabaya," tegas Cak Eri.

Pada hari yang sama Swab Hunter juga menggelar rapid antigen massal kepada para pedagang di sekitar RSUD dr Soetomo Surabaya. Tes swab massal dipusatkan di area parkir Lapangan Hoki Dharmawangsa. 

Sementara itu, Koordinator Penegakan Hukum dan Kedisiplinan Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Surabaya Eddy Christijanto menyampaikan, Tim Swab Hunter akan terus menyasar ke tempat-tempat lain yang berpotensi menimbulkan kerumunan. "Bagi kita, satu orang positif bisa menyebarkan kepada 100 orang. Sehingga kita harus antisipasi dan cegah lebih dini ," ujarnya.

Tim Swab Hunter juga menyasar para pedagang di Pasar Gembong Asih. Menurut Eddy, Pasar Gembong Asih dipilih karena menjadi salah satu pusat kerumunan. Nah, apabila ada pedagang yang hasil rapid antigennya positif, maka dilanjutkan dengan pemeriksaan PCR.

Kepala Satpol PP Kota Surabaya ini juga menjelaskan, banyak pedagang di Pasar Gembong Asih yang berasal dari Kabupaten Bangkalan, Madura. Meski telah tinggal di Kota Pahlawan bertahun-tahun, mobilitas mereka ke Bangkalan cukup tinggi. (rmt/rek)

(sb/rmt/jay/JPR)

 TOP