alexametrics
Sabtu, 31 Jul 2021
radarsurabaya
Home > Gresik
icon featured
Gresik

Kini Usai Bayi Lahir, Orang Tua Bisa Bawa Pulang Akta Kelahiran

Bisa Diurus di Bidan dan Rumah Sakit

13 Juni 2021, 13: 47: 52 WIB | editor : Wijayanto

Kini Usai Bayi Lahir, Orang Tua Bisa Bawa Pulang Akta Kelahiran

SURABAYA - Warga Surabaya tidak perlu bingung lagi dalam pengurusan akta kelahiran. Layanan administrasi kependudukan dan pencatatan sipil (adminduk-capil) itu saat ini bisa langsung diurus di bidan maupun rumah sakit. Sehingga begitu bayi dibawa pulang ke rumah, maka orangtua bisa langsung mengantongi akta kelahiran. 

Pemkot Surabaya sudah menunjuk 38 rumah sakit dan 80 bidan di Surabaya untuk bisa mempercepat pengurusan akta kelahiran. Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menjelaskan, saat ini pemkot telah menjalani kerja sama dengan rumah sakit dan bidan.

Bahkan, setelah bayi lahir maka RS, bidan, maupun klinik dapat langsung mengeluarkan akta kelahiran yang terintegrasi oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil). ”Sehingga saya berharap ke depan tidak ada lagi warga saya yang tidak memiliki akta kelahiran,” katanya.

Baca juga: Unair Kembangkan Model Tata Kelola Wakaf untuk Pondok Pesantren

Pelayanan kecepatan dalam pengurusan akta ini menjadi penting dilakukan. Sebab, menurutnya, jangan sampai warga tidak memiliki akta kelahiran. Mengingat akta kelahiran merupakan dokumen penting yang dapat digunakan berbagai keperluan administrasi. Misalnya, untuk kepentingan pendidikan sekolah maupun pengurusan paspor.

Dirinya memastikan, semua upaya tersebut tidak akan dapat terwujud tanpa adanya kerja sama dari berbagai pihak. Ia pun mencontohkan belasan pelayanan yang dapat diurus hanya cukup datang di kantor kelurahan.

Misalnya seperti, pelayanan perubahan nama pada akta kelahiran, perubahan tempat tinggal lahir pada akta kelahiran, perubahan nama orang tua pada akta, perubahan nama akta kematian dan pengesahan anak. ”Jadi kalau kemarin kami sudah kerja sama dengan Pengadilan Negeri (PN), lalu Pengadilan Agama cukup di kelurahan,” jelasnya.

Sementara itu, salah satu Bidan bernama Musfaizah asal Tambak Oso Wilangun menambahkan, program ini dinilai sangat bagus untuk menjawab keresahan masyarakat. ”Program Pak Wali Kota ini sangat membantu pasien saya dalam mengurus akta, saya sangat senang sekali,” ungkap bidan Musfaizah.

Musfaizah menjelaskan, untuk mekanisme pelaksanaannya, setiap bidan memiliki fasilitas komputer, print, serta akses internet. “Lalu untuk pengurusannya bisa langsung dengan kami terintegrasi dengan Dispendukcapil. Pasien pulang sekalian membawa akta pulang,” jelasnya.

Ada 38 rumah sakit yang sudah bekerja sama dengan Pemkot Surabaya untuk pengurusan akta kelahiran ini, dan juga klinik dan bidan lainnya. (rmt/nur)

(sb/rmt/jay/JPR)

 TOP