alexametrics
Selasa, 15 Jun 2021
radarsurabaya
Home > Hukum & Kriminal Surabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Surabaya

Tangkap Pemadat, Polisi Buru Pemasok Sabu di Simo

11 Juni 2021, 20: 28: 49 WIB | editor : Wijayanto

Tersangka Apriandi Taufik

Tersangka Apriandi Taufik (ISTIMEWA)

Share this      

Apriandi Taufik SURABAYA - Polisi masih memburu penyuplai sabu terhadap Apriandi Taufik, 33, warga Jalan Banyuurip Kidul IV Buntu, Surabaya. Identitas pemasok sudah dikantongi polisi. Namun, polisi masih menyebar anggota dan menyelidiki keberadaan pelaku. 

Kanit Reskrim Polsek Sawahan Iptu Ristitanto mengungkapkan, pelaku mendapatkan kiriman sabu dari S yang masih buron. "Masih kami buru untuk pemasoknya. Dia nekat menjadi pengedar karena tidak kerja," ujar Risti.

Menurut Risti, saat ditangkap tersangka juga kooperatif. Adapun 15 poket sabu yang disembunyikan di lemari baju sudah siap diedarkan.

Baca juga: Penyekatan di Suramadu Dinilai Mampu Tekan Penyebaran Covid-19

Sementara itu, tersangka Apriandi Taufik mengaku nekat menjadi pengedar sabu karena tergiur keuntungan yang didapat.

"Saya jual ke teman-teman. Sebelumnya sabu saya kemas ulang di kos Simo Gunung Kramat Timur IV," ucapnya kepada penyidik. Untuk memuluskan bisnisnya, Apriandi  juga kerap meranjau barang supaya tak terendus polisi.

Sebelumnya, Apriandi Taufik, warga Banyuurip Kidul IV Buntu, ditangkap anggota Reskrim Polsek Sawahan karena memiliki 15 poket sabu dengan berat sekitar 7,5 gram. Barang haram tersebut disembunyikan tersangka dalam bungkus rokok yang disimpan di lemari baju.

Terbongkarnya kasus peredaran sabu ini berawal dari informasi masyarakat. Pelaku yang tinggal di Simo Gunung Kramat Timur IV-A itu sering transaksi sabu dengan pembeli. Mendapati informasi tersebut, korps baju cokelat melakukan penyelidikan beberapa hari di sekitar indekosnya. Selanjutnya polisi menggerebek rumah kos tersangka. (rus/rek)

(sb/rus/jay/JPR)

 TOP