alexametrics
Selasa, 15 Jun 2021
radarsurabaya
Home > Surabaya
icon featured
Surabaya

Awas Berani Kabur Hindari Tes Swab di Suramadu, KTP Akan Diblokir

11 Juni 2021, 19: 47: 15 WIB | editor : Wijayanto

Kepala Satpol PP Kota Surabaya, Eddy Christijanto

Kepala Satpol PP Kota Surabaya, Eddy Christijanto (ISTIMEWA)

Share this      

SURABAYA - Selama penyekatan dan screening berlangsung di Suramadu. Satpol PP Kota Surabaya telah mengantongi 98 tanda pengenal mulai dari KTP, SIM, hingga STNK yang telah ditinggal oleh pengendara karena takut akan swab yang dilakukan di pos penyekatan Surabaya.

Kepala Satpol PP Kota Surabaya Eddy Christijanto menegaskan, identitas yang telah ditinggal oleh pemiliknya saat berada di meja swab akan diproses melalui Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil). Namun, ketika hendak mengambil identitas seperti KTP, mereka harus membawa surat bebas Covid-19.

Selain itu, untuk mengantisipasi permintaan pembuatan KTP baru pihaknya telah menyurati Dispendukcapil daerah masing-masing. "KTP yang Surabaya, kami sudah berkirim surat ke Dispendukcapil untuk dilakukan pemblokiran. Artinya, apabila mengajukan pergantian KTP, dengan alasan hilang, tidak dilayani," tegasnya.

Baca juga: Tiga Sekawan Ngaku Polisi Tipu Penjual HP di Transaksi Online

Eddy menjelaskan, mereka yang hendak dilakukan swab itu identitas diminta oleh petugas. Mereka diminta ke meja pendaftaran swab, namun ketika dipanggil mereka tidak juga hadir di meja swab. "Kami menduga mereka menghindari itu (swab) dan naik kendaraan lain. Karena ada kendaraan yang sampai saat ini masih ada di lokasi penyekatan," jelasnya.

Sejak dilakukan penyekatan dan rapid antigen pada Sabtu-Kamis ini, setidaknya sudah ada 13.735 pengendara yang dites rapid antigen. Dari jumlah tersebut, ada sebanyak 13.496 yang hasilnya negatif, dan 239 yang hasilnya positif.

Tak hanya diterapkan di kaki Jembatan Suramadu. Sebab, sejak kemarin, pihaknya juga menerapkan pola penyekatan yang sama di Dermaga Ujung, Pelabuhan Tanjung Perak.

"Jadi di Dermaga Ujung mulai kemarin juga dilakukan screening. Setiap warga yang datang dari Madura menggunakan angkutan kapal itu kita lakukan pemeriksaan di Dermaga Ujung. Apabila tidak dilengkapi dengan surat bebas Covid-19, kita langsung lakukan rapid antigen di lokasi," pungkasnya. (rmt/nur)

(sb/rmt/jay/JPR)

 TOP