alexametrics
Selasa, 15 Jun 2021
radarsurabaya
Home > Hukum & Kriminal Surabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Surabaya

Tiga Sekawan Ngaku Polisi Tipu Penjual HP di Transaksi Online

11 Juni 2021, 19: 31: 24 WIB | editor : Wijayanto

AKAL BULUS: Renaldi, Ababil, dan Aldi.

AKAL BULUS: Renaldi, Ababil, dan Aldi. (GINANJAR ELYAS SAPUTRA/RADAR SURABAYA)

Share this      

SURABAYA - Tiga pemuda asal Bubutan menyaru sebagai polisi ketika membeli ponsel melalui transaksi daring (inline). Mereka adalah Renaldi Tunjung Pambudi, 28, Ababil Akbar Wicaksana, 22, dan Aldi Firmansyah, 21. Ketiganya tengah disidangkan di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Dewi Kusumawati menjelaskan, para terdakwa pada 1 Febuari 2021 menggunakan akun Facebook dengan nama profil Fajar Dwi Bagus. Di situ tercantum pada kolom pekerjaan sebagai anggota Polri. Dengan akun tersebut, Renaldi membeli ponsel Oppo Reno 5 warna Fantasy Silver yang ditawarkan Yono Sumarsono di marketplace. Ponsel tersebut dijual oleh Yono seharga Rp 4,4 juta. 

Terdakwa lalu meminta nomor telepon korban untuk melanjutkan transaksi via japri melalui WA. “Ketika berkomunikasi melalui WA, terdakwa sempat ditawari oleh saksi korban HP dengan merek lain. Namun, terdakwa menolak dan tetap memilih Oppo Reno 5 Warna Fantasy Silver,” kata Jaksa Yusuf kemarin.

Baca juga: Belgia Optimistis Petik Poin Penuh Lawan Rusia

Terdakwa kemudian mengirimkan bukti transfer ATM BCA. Namun, struk yang difoto oleh Renaldi bukanlah asli. Struk itu diedit atas nama Bagus Setyawan menggunakan aplikasi Picsay Pro. “Selanjutnya terdakwa mengirimkan bukti transfer palsu yang disandingkan dengan kartu anggota Polri melalui WA. Yono pun percaya,  sepakat dan mengirim HP tersebut ke alamat Jalan Kranggan Gang 6,” papar Yusuf.

Yono kemudian mengirim HP pesanan Renaldi ke alamat tersebut menggunakan jasa ojek online. Sesampainya di alamat tersebut, HP pesanan Renaldi diterima oleh Ababil dan Aldi. Nah, mereka menjualnya kembali seharga Rp 4 juta. 

“Bahwa terdakwa Renaldi tidak pernah melakukan pembayaran baik secara cash atau melalui transfer kepada saksi Yono. Bahwa Renaldi, Ababil, dan Aldi tidak ada mendapat izin dari saksi Yono dalam menjual kembali satu unit HP merek Oppo Reno 5 warna Fantasy Silver dan mengakibatkan saksi Yono Rp 4,4 juta,” ujar Yusuf. (gin/rek)

(sb/gin/jay/JPR)

 TOP