alexametrics
Selasa, 15 Jun 2021
radarsurabaya
Home > Ekonomi Surabaya
icon featured
Ekonomi Surabaya

2.700 Karyawan PT Dharma Lautan Utama Sudah Vaksinasi Covid-19

10 Juni 2021, 17: 07: 01 WIB | editor : Wijayanto

PREVENTIF: Penasihat PT DLU Bambang Haryo Soekartono (tengah) bersama dengan Direktur Utama PT DLU Erwin H. Poedjono (kiri) saat konferensi pers terkait vaksinasi seluruh direksi dan karyawan, Selasa (8/6).

PREVENTIF: Penasihat PT DLU Bambang Haryo Soekartono (tengah) bersama dengan Direktur Utama PT DLU Erwin H. Poedjono (kiri) saat konferensi pers terkait vaksinasi seluruh direksi dan karyawan, Selasa (8/6). (NURUL AFIAH/RADAR SURABAYA)

Share this      

SURABAYA – PT Dharma Lautan Utama (DLU) menjadi pionir jasa angkutan perusahaan pelayaran nasional yang telah melakukan vaksinasi kepada seluruh karyawannya. Hal tersebut diungkapkan Direktur Utama PT DLU, Erwin H. Poedjono saat konferensi pers, Selasa (8/6).

Dia mengungkap vaksinasi menjadi salah satu upaya preventif pihaknya demi keberlangsungan transportasi laut. Utamanya angkutan laut. “Sebagai perusahaan yang bergerak di sektor pelayanan publik, kami merasa lebih percaya diri saat melayani kebutuhan para penumpang setelah divaksin. Apalagi ada muncul varian baru virus korona yang makin membuat kami waspada,” ujarnya. 

Dalam kesempatan tersebut, Erwin juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Dinas Kesehatan Kota Surabaya. “Kami mengapresiasi Dinkes Kota Surabaya  yang telah aktif memberi informasi terkait vaksinasi. Khususnya ke perusahaan transportasi. Sehingga seluruh karyawan, dari jajaran direksi, staf, hingga kru kapal PT DLU yang berjumlah sekitar 2.700 orang telah menuntaskan vaksinasi Sinovac sampai tahap kedua,” tambah Erwin.

Baca juga: Gojek Jalin Sinergi dengan Sampoerna untuk Indonesia Melalui BEDO

VAKSINASI: Suasana vaksinasi pertama karyawan PT DLU yang dilakukan tanggal 10 Mei lalu.

VAKSINASI: Suasana vaksinasi pertama karyawan PT DLU yang dilakukan tanggal 10 Mei lalu. (NURUL AFIAH/RADAR SURABAYA)

Tak hanya membentengi dengan vaksinasi, protokol kesehatan (Prokes)  juga diberlakukan ketat. Baik di kantor pusat maupun pelabuhan. Mulai dari pembatasan kapasitas penumpang hingga 50 persen, persyaratan tes GeNose sebelum pemberangkatan, social distancing, dan wajib memakai masker. “Semua prokes tersebut wajib dilakukan penumpang dan kru kapal. Sebab kita tidak akan tahu pandemi ini akan sampai kapan. Jadi mari saling menjaga demi keselamatan bersama,” tegas Erwin.  

Sementara itu Penasihat DLU, Bambang Haryo Soekartono atau yang akrab disapa BHS mengatakan jika masyarakat tidak perlu khawatir lagi bepergian dengan angkutan laut. “Sebagai tuan rumah yang baik, selain prokes yang ketat diberlakukan, internal kami juga telah membentengi diri dengan vaksinasi. Kami ingin masyarakat merasa aman saat naik kapal Jokotole,” ucapnya.  

BHS menyebut usai vaksinasi, karyawan tetap diberikan vitamin dan jamu herbal agar antibodi tubuh terus terjaga. Bahkan penyemprotan disinfektan yang awalnya dilakukan dua kali sehari, ditambah durasinya menjadi tiga kali. Sebab bagi perusahaan, aset terbesar adalah kesehatan para sumber daya manusia.

Instruksi terkait program new normal seperti pembelian tiket secara online juga tetap dilakukan sebagai upaya PT DLU mengantisipasi pandemi Covid-19 yang tak kunjung usai. Bahkan PT DLU terus melakukan evaluasi apabila ada prokes yang belum maksimal penerapan di lingkungannya. (rul)

(sb/rul/jay/JPR)

 TOP