alexametrics
Selasa, 15 Jun 2021
radarsurabaya
Home > Hukum & Kriminal Surabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Surabaya

Bawa Sabu dari Jakarta ke Surabaya, Sopir Angkot Ini Diupah Rp 16 Juta

10 Juni 2021, 10: 54: 06 WIB | editor : Wijayanto

JARINGAN MADURA: Kepala BNNP Jatim Brigjen Pol M Aris Purnomo menginterogasi tersangka M Mansyur.

JARINGAN MADURA: Kepala BNNP Jatim Brigjen Pol M Aris Purnomo menginterogasi tersangka M Mansyur. (SURYANTO/RADAR SURABAYA)

Share this      

SURABAYA - Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jatim masih mendalami kasus peredaran sabu-sabu yang melibatkan tersangka M Mansyur. Saat ini, petugas telah mengantongi nama pemasok berinisial WW. Tersangka WW diduga mengendalikan tersangka Mansyur untuk membawa kristal haram tersebut dari Jakarta ke Madura lewat Surabaya.

”Keberadaanya masih didalami. Dia tidak langsung bertemu dengan MM (Mansyur, Red) saat menyerahkan sabu,” ujar Kepala BNNP Jatim Brigjen Pol M Aris Purnomo melalui Kabid Pemberantasan Kombes Daniel Y Katiandagho, kemarin.

Daniel mengungkapkan, tersangka di Jakarta hanya berkomunikasi lewat ponsel dengan WW. Sebelum menerima sabu, tersangka diarahkan ke kawasan Condet. Paket sabu tersebut dikirim ke tersangka melalui jasa ojek online. ”Yang jelas ini tidak terkait dengan jaringan awal yang ditangkap dengan barang bukti 4 kilogram lalu,” ucapnya.

Baca juga: Polisi Berhasil Lacak Keberadaan Penganiaya Bocah hingga Tewas

Tabung Meledak, 5 Pekerja PT CAS Gresik Tewas Terbakar

Namun, lanjut Daniel, ada dugaan pelaku Mansyur terkait dengan jaringan Madura lain. ”Kita masih dalami. Tersangka ini pemain lama, dia sudah pernah ditahan juga,” tegasnya.

Di sisi lain tersangka mengaku selain mendapatkan janji imbalan uang Rp 16 juta juga memperoleh tester sabu. ”Saya dapat mencicipi. Sebelumnya saya pernah mendekam di lapas Medaeng, Madiun dan Bojonegoro,” ungkapnya.

Seperti diberitakan, M Mansyur, 41, warga Jalan Kebondalem VII, Simolawang, Surabaya, ditangkap BNNP Jatim karena membawa paket sabu seberat 1,64 kg. Paket tersebut dibawa tersangka dari Jakarta dengan tujuan ke Surabaya. Namun belum sampai ke Surabaya, tersangka ditangkap saat berhenti di sebuah minimarket di Jalan RE Martadinata, Karangsari, Tuban, Sabtu siang (5/6).

Kepala BNNP Jatim Brigjen Pol M Aris Purnomo mengatakan, penangkapan tersebut bermula dari informasi masyarakat terkait adanya pengiriman sabu dari Jakarta ke Surabaya yang dibawa tersangka. (rus/rek)

(sb/rus/jay/JPR)

 TOP