alexametrics
Selasa, 15 Jun 2021
radarsurabaya
Home > Surabaya
icon featured
Surabaya

Simpan 6 Poket Sabu, Warga Rusun Sombo Bunuh Diri Lompat dari Flat

09 Juni 2021, 09: 00: 59 WIB | editor : Wijayanto

BELUM DIKETAHUI PENYEBABNYA: Abdul Aziz (insert) ditemukan meninggal dunia di tempat setelah melompat dari kamarnya di Rusun Sombo lantai 4. Tak diketahui penyebab korban bunuh diri, tapi di saku celananya ditemukan 6 poket sabu siap edar.

BELUM DIKETAHUI PENYEBABNYA: Abdul Aziz (insert) ditemukan meninggal dunia di tempat setelah melompat dari kamarnya di Rusun Sombo lantai 4. Tak diketahui penyebab korban bunuh diri, tapi di saku celananya ditemukan 6 poket sabu siap edar. (ISTIMEWA)

Share this      

SURABAYA - Penghuni Rusunawa Sombo, Simokerto, dikejutkan dengan seorang pria yang diduga sengaja melompat dari lantai IV, Senin (7/6) malam. Abdul Aziz, 38, tinggal di Rusunawa Sombo Blok C, meninggal dunia di tempat seusai melompat dan terjatuh di atap rumah warga.

Korban mengalami luka pendarahan di bagian kepala belakangnya. Yang mengejutkan, saat diperiksa jenazahnya, petugas menemukan enam poket sabu-sabu (SS) dan timbangan elektrik di pakaian tersangka.

Kejadian tersebut bermula ketika Hosimah, 50, warga Rusunawa Sombo Blok A, mendengar ada suara orang terjatuh di atap bagian belakang. Saat dilihat ternyata ada jasad seorang pria tergeletak dan bersimbah darah.

Baca juga: Kembangkan Mangrove Wonorejo, Jembatan Bambu Dibiarkan Rusak Telantar

Dia kemudian memberitahu warga sekitar dan melaporkan ke Polsek Simokerto. Saat tim medis datang, korban sudah dinyatakan meninggal dunia di lokasi.

Kapolsek Simokerto Kompol Wahyu Setiyawan Kuncoro mengungkapkan, berdasar olah tempat kejadian perkara (TKP) dan keterangan saksi, korban diduga bunuh diri. Korban meninggal dunia dengan luka parah di kepalanya. ”Sampai saat ini kami masih dalami kemungkinan penyebab korban meninggal dunia,” katanya, kemarin.

Wahyu membenarkan bahwa petugas menemukan sabu dan sebuah timbangan elektrik. Saat Tim Inafis Satreskrim Polrestabes Surabaya memeriksa jenazah korban, ternyata ada sabu di kantong celana korban. Pihak kepolisian masih mendalami temuan sabu tersebut. ”Untuk sementara kami masih dalami bunuh dirinya dulu. Kami masih meminta keterangan keluarga korban,” ujar Wahyu.

Mengenai kemungkinan adanya pengejaran yang berakibat jatuhnya korban, Wahyu memastikan tidak ada polisi yang hendak melakukan penangkapan di flat tersebut. ”Tidak ada pengejaran, tidak ada anggota yang hendak menangkapnya,” tegasnya.

Informasi yang dihimpun di lapangan, korban diduga mengalami depresi sehingga nekat naik ke lantai empat, kemudian terjun bebas. Korban yang menganggur tinggal bersama ibunya, Kusmilah. Mengenai kejadian bunuh diri ini, polisi masih belum bisa meminta keterangan ibu korban karena syok saat mengetahui anaknya nekat bunuh diri. (gun/rek)

(sb/gun/jay/JPR)

 TOP